Monday, July 06, 2009

Daoed Joesoef


DR Daoed Joesoef lahir di Medan 8 Agustus 1926 atau saat ini berumur 83 tahun. Beliau adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia tahun 1978 sampai 1983 dalam Kabinet Pembangunan III. Orang tuanya bernama Moehammad Joesoef dan Siti Jasiah dan beristri Sri Sulastri. Beliau dikaruniai anak bernama Sri Sulaksmi Damayanti. Daoed Joesoef juga dikenal sebagai tokoh yang turut mendirikan CSIS- Centre for Strategic and International Studies, sebuah think tank dari pemerintahan Orde Baru.

Semasa menjabat sebagai menteri P&K Doaed Joesoef mengeluarkan kebijakan NKK/BKK- Normalsisasi Kehidupan Kampus / Badan Koordinasi Kemahasiswaan- yang tidak memperkenankan mahasiswa untuk melakukan kegiatan politik praktis. Konsep saat itu adalah mahasiswa tugasnyabelajar di kampus dan tidak pada tempatnya turut terlibat dalam kegiatan politik. Politik ya tugasnya seorang politisi. Dewan Mahasiswa di Universitas-universitas seluruh Indonesia juga dihapuskan sehingga hal ini menutup mahasiswa terlibat kegiatan politik. Menteri yang menjabat setelah periode Syarief Thayeb ini juga membuat kebijakan liburan selama puasa dihapuskan. Mendikbud berikutnya setelah Daoed Joesoef adalah Nugroho Notosusanto.

Terlepas dari adanya kekurangan beliau sedikit banyak telah berjasa dalam pembangunan fundamental pendidikan nasional.

Pagi itu udara cerah dan kicau burung terdengar merdu dari rimbunan pepohonan dan gemericik air. Kicau burung itu bukan terdengar di hutan atau pedesaan namun di dalam kota jakarta. Lokasinya di daerah kemang, jakarta selatan. Rombongan itu datang untuk mendengarkan kuliah dan wejangan dari sang mantan menteri. Kuliah Daoed Joessoef yang dilakukan di rumahnya merupakan salah satu kegiatan workshop narasi. Workshop yang dilakukan oleh sebauh institusi dipandu oleh penulis senior- Andreas Harsono.

Rumah dan pekarangan mantan menteri P&K terhampar luas dan asri. Banyak pepohonan tertata rapi dengan papan nama latin di setiap pohon. Halamannya luas dan berumput dirangkai bangunan di sana sini. Sebelah kiri terdapat bangunan SD yang dinamakan SD Kupu-kupu, dimana beliau turut mengelola. Bangunan lainnya adalah tempat tinggal, ruangan santai/diskusi dan sanggar melukis. Cukup mengherankan di lokasi yang masih masuk area ibukota terdapat tempat tinggal dengan pekarangan, taman dan kebun yang cukup asri. Landscape luas- 2000 meter persegi berkontur miring, terasiring dimana terdapat dataran tinggi dan rendah. Gemericik air jelas terdengar dari atas yang berasal dari sungai di bawah sana.

Pada kegiatan workshop yang dikemas santai dan akrab tersebut sang Doktor masih terlihat energik dan bersemangat memberikan materi kuliah-nya. Tidak betul-betul kuliah kecuali disebut sebuah obrolan dan penuturan tentang pengalaman saat menjabat menteri maupun pengalaman menulis. Sri Soelastri, istri tercinta nampak dengan sabar dan setia mendampingi suami memberikan wejangan kepada yang hadir yang umurnya sebaya dengan anak atau cucunya. Jadilah perbedaan ini semacam guru atau kakek memberikan petuah dan nasihat pengalaman hidup berharga kepada generasi berikutnya.

Kuliah berjalan sangat mengasyikan dan tidak terasa sang Menteri menyelesaikan wejangannya setelah hampir dua jam berbicara. Banyak yang ingin ditanyakan kepada beliau namun hadirin juga menghargai atas susah payah penuturan dan kuliahnya, sehingga hanya dua tiga orang yang bertanya. Pun pertanyaan ini dijawab dengan sungguh-sungguh penuh antusias, lugas namun cukup tuntas.

Acara selanjutnya adalah break, makan dan minum diseling pengakraban. Hidangan yang disajikan diantaranya jajanan pasar yang sederhana namun justru berasa nikmat karena suasana dan ketulusan. Buah rambutan yang disajikan berasal dari kebun pak Menetri. Sambil menyantap hidangan, rombongan juga minta tanda tangan untuk buku beliau yang berjudul Emak. Usai menikmati suguhan rombongan melakukan tour melihat-lihat koleksi tanaman, buah, pekarangan dan berkumpul di gallery lukisan. Terdapat tumpukan buku, lukisan yang belum jadi maupun yang sudah. Beragam lukisan hasil karya Daoed Joesoef seperti lukisan bunga, penari, hewan, burung maupun Nabi Musa Membelah Laut di tata rapi di gerainya. Sungguh meski sudah berusia diatas 80 tahun beliau masih terus berkarya dan melakukan kegiatan yang produktif. Hal ini banyak memberikan inspirasi bagi yang hadir untuk terus berkarya lebih baik lagi. Matahari berada di puncak teriknya namun nuansanya tetap adem dan sejuk. Rombonganpun berfoto bareng, mohon diri dan bubaran.
Read More ..

Tuesday, June 30, 2009

CELOTEH PILPRES


Siapakah calon presiden dan wakilnya menurut pilihan anda. Memang bila hal ini didiskusikan akan sangat luas perspektif-nya, juga subyektifitasnya. Setidaknya untuk pilpres yang akan dilakukan seluruh warga Negara Indonesia yang punya hak pilih, akan lebih mudah ketimbang memilih legislative beberapa waktu lalu. Capres hanyalah 3 pasang sementara calon legislative ada puluhan orang yang umumnya anda juga tidak kenal orangnya. Ditambah ketentuan KPU diadakannya beberapa kali debat di media elektronik membuat masyarakat lebih mengenal dan mengetahui calon presiden dan wakil yang akan menjabat periode 2009 – 2014.

Sebelum tiga pasang capres di sahkan oleh KPU ramai diwacanakan dan diperbincangkan berbagai tokoh atau profile yang layak menjadi seorang presiden dan wakilnya. Layak disini artinya cukup luas, bahwa calon harus seorang pemuka masyarakat, memiliki kemampuan, ketrampilan, pengetahuan dan kemauan. Calon juga harus bisa diterima oleh masyarakat luas dan memiliki dukungan. Calon ini juga harus memiliki record yang bersih. Tidak ketinggalan calon juga memiliki kapasitas secara global / internasional mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu anggota PBB dan perannya secara social, politis, maupun ekonomi.

Apalagi Indonesia dikenal sebagai Negara kepulauan, zamrud khatulistiwa, gemah ripah loh jinawi, konon bamboo-pun kalau dilempar bisa tumbuh. Indonesia juga dianggap sebagai paru-paru dunia terkait luas hutannya. Meski hutan itu semakin cepat saja ditebang dan dijual gelondong kayunya oleh mereka yang konon dapat konsesi – lucu ya asset Negara dibagi-bagi. Indonesia ini juga statusnya adalah pengimpor minyak meski awalnya sebagai anggota pengeskpor. Jangankan minyak, semua kebutuhan hidup seperti, buah-buahan, beras / sembako, pakaian, sepatu dan kapas/benang untuk membuat kainpun mesti diimport. Jangan kata barang yang terkandung sentuhan teknologi di dalamnya seperti transportasi, elektronik, computer dan mesin, semuanya praktis harus diimport. Dan,,,Indonesia memiliki salah satu hutang yang sangat besar sehingga bayi lahir-pun mesti menanggung hutang jutaan rupiah.

Dengan begitu banyak PR menumpuk sebenarnya mereka yang bersedia akan menjadi presiden dan wakil tentunya seorang yang sangat mulia. Kenapa, karena rela untuk “mencuci piring, membuang sampah”, bekerja keras membanting tulang , memikirkan jutaan rakyat dan kondisi negeri yang “luluh lantak” he he. Bila motif utama presiden dan wakilnya begitu mulia, tentu pantas didukung oleh semua rakyat, dan itulah yang diharapkan. Bukan motif lainnya untuk berkuasa menggenggam wewenang, memonopoli akses, membangun kerajaan bisnis dan memperkaya diri dan kelompoknya. Inilah motif yang akan membahayakan masa depan negeri ini !

Nah kembali ke calon presiden pilihan anda tadi, seorang sopir taxi sempat mengatakan akan memilih Mega-Prabowo. Lho kenapa, jawab sopir taxi tadi, siapa tahu ada perubahan, toh pemnimpin yang sekarang sudah tahu kiprahnya dan dianggap belum banyak melakukan perubahan. Mega-Prabowo kan kaya raya, jadi bisa saja memang niat mereka akan mensejahterakan rakyatnya, lanjut sopir taxi tadi. Tapi kan Mega pernah jadi Presiden, betul katanya, hanya sekarang kan ada Prabowo, siapa tahu akan membela wong cilik seperti petani, nelayan dan buruh. Toh kalaupun keduanya tidak terpilih, sopir taxi bilang tidak akan rugi atau kehilangan apa-apa, nothing to lose –lah istilah betawi-nya. Setidaknya dia memilih mengharapkan perubahan.

Kalau dikembalikan kepada prasyarat di atas keduanya mega-prabowo tentu memiliki modal yang cukup. Keduanya punya dukungan, dan kapasitas internasional. Keduanya juga tokoh dan pemuka masyarakat. Keduanya akan memiliki peluang seluas-luasnya untuk dapat membela wong cilik- sebagaimana slogan dan tag line kampanye. Keduanya punya kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan, memberdayakan BUMN, memberdayakan aparat Negara dan tidak asal menjual asset Negara secara besar-besaran. Itulah rangkuman tekad keduanya yang selalu dikumandangkan saat debat di media elektronik.

Lain lagu celoteh penjaja soto depan kantor yang akan tetep memilih SBY-Boediono. SBY sudah terbukti bisa memimpin negeri ini dan berjalan lancar-lancar saja. Semua rakyat bebas berusaha dan mencari makan, pendapat bakul soto itu. Dia yakin SBY akan membuat perubahan atau minimal menjamin negeri ini aman tentram dan memberi rakyatnya ruang kehidupan. SBY juga selalu santun dan disukai oleh masyarakat atas sikap sopannya itu. Perkara dicap peragu ya nobody’s perfect-lah, emangnya malaikat mesti sempurna, presiden juga manusia. Lha kalau pak Boediono yang sering dianggap pro asing, tukang soto ngga mau ambil pusing, wakil tentu akan membantu presidennya. Menurut pandangan tukang soto pak Boed itu dilihat dari prejengannya- profilnya itu orang jujur, santun, dapat dipercaya dan memikirkan rakyat bawah.

Pemerintahan yang bersih, berwibawa dan dapat memberantas korupsi adalah tag line kampanye pasangan nomor urut dua ini. Keduanya juga menjanjikan untuk bisa menjaga kestabilan ekonomi, pembangunan infratsruktur dan bertekad lebih memeratakan pembangunan nasional. Keduanya juga bertekad menjaga jati diri bangsa dan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD45. Maka slogan Lanjutkan- menjadi andalan pasangan SBY-Boediono bahwa fundamental Negara yang sudah kuat akan dialanjutkan guna mencapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Keduanya, tidak dipungkiri memiliki modal cukup dan pengakuan secara internasional. Keduanya sudah membuktikan memiliki akses dan network secara internasional. Keduanya juga memiliki keahlian di bidangnya. Sehingga bila motif keduanya adalah mensejahterakan rakyat, keduanya ada di posisi yang tepat. Tentu keduanya perlu merevisi berbagai kekurangan di masa sebelumnya untuk penyempurnaan ke depan.

Sementara rekan tetangga kamar kost sudah menetapkan pilihannya, JK-Wiranto, lebih cepat lebih baik katanya. JK, dimata sang rekan menggambarkan profil yang cekatan dan cepat bertindak. JK cenderung menjadi problemsolver dan solusioriented. Disaat sekarang dimana era sudah berubah dan makin cepat dibutuhkan pemimpin yang bisa mengambil keputusan dengan cepat pula. Soal JK bukan orang Jawa, wah kenapa kembali bicara kesukuan sanggah sang rekan. Justru Indonesia harus membuktikan bahwa suku apapun sama dan berhak menjadi pemimpin. Lagipula jama gene masih bicara suku, cape deh, celoteh rekan tadi.

Lagi-lagi kedua calon JK-Wiranto memiliki modal yang sama, dukungan dan pemuka masyarakat. Untuk akses dan network internasional, keduanya-pun memiliki. Sehingga memang ketiga pasangan bisa dianggap memiliki kapasitas yang dibutuhkan sebagai seorang pemimpin sebuah Negara besar.

Siapapun yang akan memimpin dan menjabat, yang penting dapat mensejahterakan rakyat, mengangkat derajat bangsa setara bangsa lainnya, menjaga dan mempertahankan asset dan sumber daya Negara bagi kehidupan saat ini dan generasi mendatang. Pilihan ada ditangan anda, dan lakukan sesuai keyakinan anda. Apapun pilihan rakyat adalah yang terbaik, bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan.
Read More ..

Monday, June 29, 2009

Kerjasama ATSI – Pemerintah Kota Yogyakarta


Pemberdayaan Infrastruktur Telekomunikasi Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Masyarakat Melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Yogyakarta, 25 Juni 2009. Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memaksimalkan pemberdayaan menara sebagai bagian dari Strategi Nasional Pengembangan E-Government. Kerjasama ini sekaligus merupakan wujud dukungan dan partisipasi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi yang prima serta memberikan dampak yang positif bagi peningkatan kualitas pendidikan masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Penandatanganan kerjasama dilakukan hari ini (25/6) oleh Walikota Yogyakarta - H. Herry Zudianto dan Ketua ATSI - Merza Fachys, di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Penandatangan kerjasama antara ATSI dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dilakukan disela-sela diskusi Bersama mengenai “Peranan Industri Telekomunikasi dalam Mendukung Kemajuan Dunia Pendidikan Indonesia” di Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta. Diskusi ini menghadirkan Dirjen Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika RI - Basuki Yusuf Iskandar, Direktur Urusan Pemerintah Daerah Direktorat Jenderal OTDA, Departemen Dalam Negeri - Made Suandi, Walikota Yogyakarta - H. Herry Zudianto, Ketua ATSI - Merza Fachys dan Kepala Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Gadjah Mada - Bambang Nurcahyo Prastowo.

Pada acara ini, ATSI juga menggelar program CSR (Corporate Social Responsibility) dengan menyediakan fasilitas Telepon Umum Gratis (TUG) yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang hadir pada acara ini secara cuma-cuma.

Merza Fachys, Ketua Umum ATSI, mengatakan bahwa, “Tingginya tingkat penetrasi selular di Indonesia, yang hingga saat ini telah mencapai 160 juta pengguna, menuntut para operator untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi yang prima. Untuk menghadirkan layanan berkualitas hingga menjangkau ke daerah-daerah terpencil, tentunya para operator memerlukan dukungan pemerintah daerah untuk pengadaan infrastruktur telekomunikasi melalui regulasi dan kebijakan yang berlaku di daerah masing-masing. ATSI menyambut dengan baik respon yang positif dan partisipatif dari Pemkot Yogyakarta untuk menyusun serta mengimplementasikan kebijakan/regulasi daerah (peraturan walikota) yang mendukung pemberdayaan menara sebagai infrastruktur telekomunikasi.”

Kerjasama ATSI dan Pemerintah Kota Yogyakarta ini merupakan sinkronisasi terhadap kebijakan/regulasi dari Pemerintah Pusat yang berkaitan dengan pemberdayaan menara telekomunikasi yaitu Peraturan Bersama (Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Komunikasi dan Informatika serta Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal) No. 18 Tahun 2009, 07/PRT/M/2009, 19/PER/M.KOMINFO/03/2009, 3/P/2009 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi, serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 02/PER/M.KOMINFO/3/2008 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi.

Dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta yang dituangkan dalam kerjasama ini adalah :
- Mengutamakan optimalisasi/pemanfaatan menara telekomunikasi yang telah berdiri (existing towers) di Kota Yogyakarta dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi kepada masyarakat.
- Mengakomodasi kebutuhan para operator telekomunikasi yang berkaitan dengan pengembangan area layanan (coverage), daya dukung terhadap kapasitas panggilan (capacity) dan perkembangan teknologi telekomunikasi (WIMAX, CDMA 800 Mhz, GSM 900 Mhz, DCS 1800 Mhz, 3G 2100 Mhz, CDMA 1900 Mhz, dan lain-lain).
- Memfasilitasi pengurusan perizinan (IMB dan HO) bagi pembangunan menara telekomunikasi melalui pelayanan terpadu satu pintu.

Lebih lanjut H. Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta menambahkan, “Kerjasama dengan ATSI ini merupakan salah satu dari strategi Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengembangkan sistem pelayanan publik yang andal dan terpercaya serta terjangkau oleh masyarakat luas. Manfaat dari kerjasama ini adalah perluasan dan peningkatan kualitas jaringan komunikasi dan informasi ke seluruh wilayah pada tingkat harga yang terjangkau oleh masyarakat, sehingga dapat menggerakkan perekonomian rakyat. Selain itu, sesuai dengan komitmen Yogyakarta sebagai kota pelajar, maka kerjasama ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara optimal.”

Penyediaan dan pemanfaatan infrastruktur telekomunikasi yang ada pada saat ini belum maksimal dalam mendukung perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi dunia pendidikan. Sistem pendidikan berbasis TIK (“E-Learning/E-Education”) dapat memberikan solusi terhadap sejumlah hambatan dalam kegiatan belajar mengajar konvensional (bertatap muka secara langsung) yang seringkali dibatasi oleh keberadaan ruang dan waktu, serta kelangkaan sumber bacaan/literatur.

Kota Yogyakarta, sebagai kota pelajar, sangat potensial untuk pengembangan jaringan dan jasa telekomunikasi dalam mengoptimalkan sistem pendidikan berbasis TIK (“E-Learning/E-Education”). Ini karena lebih dari 20% (dua puluh persen) penduduk usia produktif di Kota Yogyakarta adalah golongan pelajar yang sangat adaptif dengan perkembangan TIK, khususnya telekomunikasi.

Saat ini, di Yogyakarta dan sekitarnya memiliki sekitar 137 (seratus tiga puluh tujuh) institusi pendidikan yang sangat membutuhkan layanan Internet untuk berbagai kebutuhan E-Education seperti akses ke perpustakaan digital (virtual library), bertukar informasi/materi perkuliahan secara on-line (e-mail), menyediakan fasilitas mesin pencari data di dunia maya (search engine), dan lain sebagainya.

Sebagaimana yang diketahui, bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta konsisten dalam komitmennya menjadikan kota ini sebagai learning center, yaitu salah satunya dengan membuat kebijakan-kebijakan dan upaya-upaya yang dapat memfasilitasi dan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan hak mereka dalam mendapatkan pendidikan yang layak.

“Kota Yogyakarta merupakan Pemerintah Daerah pertama yang melakukan sinkronisasi dan implementasi Peraturan Bersama 4 Menteri. Tentunya kami berharap agar apa yang telah dilakukan oleh Pemkot Yogyakarta ini juga dapat diikuti oleh Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota lainnya. Sehingga para operator dapat memaksimalkan layanan telekomunikasi selular yang dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat“ pungkas Merza.
Read More ..

Wednesday, June 24, 2009

Debat Wapres 2009


1. Prabowo memaparkan bahwa sejak merdeka Negara tidak bisa mensejahterakan rakyatnya. Banyak sumber daya ekonomi yang dijual ke asing. Negara menjadi sumber tenaga kerja murah, asset mengalir ke negeri asing dan hanya menjadi pasar dari produk asing. Rakyat dengan penghasilan di bawah 20 ribu rupiah per hari mencapai jumlah 115 juta, sungguh memprihatinkan.

Bertekad mengangkat bangsa menjadi sejahtera dan bermartabat dengan membangun perekonomian.

Terjadinya konflik di berbagai daerah karena sistem tidak bisa memberikan kehidupan yang baik, kebutuhan dasar manusia. Ideologi falsafah apapun tidak jalan manakala mereka tidak dapat terpenuhi kebutuhannya. Tidak terpenuhi kebutuhan dasar akhirnya timbul frustasi, radikal dan rawan dipicu konflik. Miskin gampang perpecahan. Hakekat membangun untuk memenuhi kebutuhan dasar semua rakyatnya.

Negara dalam keadaan kegagalan sistemik, siapapun yang memerintah, bila system dipertahankan terjadi kesenjangan sosial. Kekayaan nasional tidak di Indonesia, keluar setiap tahun. Liberal tidak sesuai Pancasila, dipertahankan, membuat tidak punya alat, sumber daya menghilangkan kesenjangan. Selesaikan kegagalan, kapitalis gagal beri kesejahteraan rakyat banyak terjadi di Eropa Barat, Amerika. Kita harus berani rubah strategi haluan system keliru. Jatidiri yang tidak sesuai berakibat terjadi kesenjanagan.

Kecelakaan dan bencana, kegagalan sistemik yang dialami. Degradasi kapasitas pemerintahan, pengawasan, pemeliharaan setiap lini.tidak punya uang dan sumber daya adalah masalah kunci. Kalau setiap pejabat mundur karena bersalah maka akan banyak pejabat mundur tiap tahun.Hal ini tidak diharapkan. Harus dicari akar masalahnya dimana, bocornya kekayaan ditutup agar memiliki uang untuk memperbaiki, gaji pegawai negeri, biaya pemeliharaan dan seterusnya.

Sepakat bahwa agama, tetap diatas ranah politik praktis.

Tidak khawatir kesukuan, bahasa Indonesia pemersatu, transaksi, komunikasi sudah menjadi baku sehari- hari. Kawin antar suku, optimis, yang pening bisa memenuhi kebutuhan dasar rakyat. Aktualisasi dan melunasi harapan rakyat.

Pendidikan kunci yang sangat strategis. Investasi besar-besaran bidang pendidikan tercakup dalam undang-undang. Anggaran 20% APBN harus dioperasionalkan. Amankan eknomi dan investasikan pendidikan, komplek, kurikulum, gaji, prasarana, startegi jangka panjang. Jangan lulusan hanya memiliki keahlian umum. Harus dikaitkan dengan strategi secara nyata pembangunan eknomi,budaya bagian dari pendidikan, budaya disatukan dengan pendidikan.egaliter dan alat pemerataan.perbaikan UU yang tidak sesuai.

Pendidikan sebagai alat pemerataan, rakyat, perintah UUD, pendiri bangsa, cerdaskan kehidupan bangsa. Output pendidikan tidak hanya dari sekolah, buku, guru tapi juga dari rumah. Kondisi ekonomi juga sebagai kunci pendidikan bangsa, kondisi miskin sulit lahirkan anak cerdas.

Pilihan ada di depan bangsa, 8 Juli pilihan antara perubahan dan pertahankan system sekarang. Dengan tegas kita harus koreksi system ini terbukti tidak bisa membawa kesejahteraan dan kemakmuran setelah 64 tahun miskin, degradasi kapasitas, hutang jalan terus dari negara lain, kinerja , dan pertimbangkan bahkan BPK pun tidak mau beri penilaian penggunaan APBN.

2. Boediono memaparkan bahwa jati diri bangsa tergambar pada Pancasila, UUD45, NKRI dan Kebhinekaan. Pemerintah yang bersih mampu memberantas korupsi yang sudah membudaya. Pembangunan harus adil dan merata bagi rakyatnya.

Pilar jati diri bangsa bertumpu pada empat pilar yakni budaya, ekonomi, politik dan hukum. Budaya termasuk pengembangan bahasa Indonesia dan budaya daerah/nasional. Ekonomi harus memasukan nilai-nilai Pancasila di dalamnya, pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia dan kesejahteraan yang makin merata.Politik diantaranya NKRI merupakan harga mati dan tidak bisa ditawar dan pengembangan demokrasi. Hukum termasuk perlindungan hak azasi, penegakan konstitusi dan reformasi hukum termasuk pemberantasan mafia hukum. Pemerintahan yang bersih dibutuhkan guna pemberantasan korupsi.

Atas berbagai konflik agama dan lain lain, Pancasila tetap menjadi perekat kesatuan. Keadilan bagi masyarakat.

Permasalahan kesenjangan sosial diatasi dengan meningkatkankan dan memperluas kegiatan ekonomi. Caranya banyak dan peran negara dan masyarakat, dunia usaha harus dua-duanya dimanfaatkan dengan optimal dan sinergi jangan mematikan lainnya. Kebijakan Negara dan inisiatif dari masyarakat, jangan ibarat mengayun bandul namun beda keseimbangan. Pemerataan ranah negara, semua hasil kegiatan eknomi. Negara, pajak sebagai instrument pokok, wajib pajak harus patuh. Mereka yang tidak mampu, redistribusi lewat kebijakan, perpajakan, pendidikan, kesehatan, usaha kecil dan sebagainya.

Terkait banyaknya kecelakaan transportasi dan bencana bahwa dunia cukup kompleks, tidak ada satu kambing hitam tertentu. Cara yang bisa dilaksanakan harus terintegrasi karena elemen banyak. Semua pihak perlu prihatin dan memikirkan jalan keluar. Terdapat peralatan yang sudah tua, pengawasan tidak jalan, pelanggaran ketentuan houum oleh masyarakat dan pelaku. Ada yang menyangkut alam, cuaca dan sebagainya, dan ini kompleks. Dilihat secara terintegrasi, perbaiki hal dengan jelas, infrastruktur yang ketinggalan, jalan, kereta dan sebagainya. Sistem pengawasan harus jalan, banyak sumber yang tidak efektif karena pemerintah yang tidak bersih. Harus melihat secara sistemik.

Agama terlalu mulia dan sebaiknya tidak dijadikan elemen politik praktis. Sakral hubungan manusia dengan Tuhan. Negara bertanggung jawab memberi ruang seluasnya bagi mereka yang berkeyakinan serta melindungi dalam melaksanakan ibadah agamanya. Undang-undang harus melindungi dan menjamin warganya mempunyai kebebasan berkeyakinan. Antar manusia ada friksi yang harus diatur. Negara bersikap tidak merugikan warga yang lain. Keharmonisan tugas Negara, sepaya tenang dan damai. Kata dan perbuatan mesti selaras demi kebaikan bersama.

Optimis tidak akan terdisintegrasi karena kuat rajut menyatukan. Dulu dikhatiwrkn sprt Yugoslavia tapi tdk, rakyat, system bersatu, pemerintah, dunia usaha, dan rakyat bs membangun infratrusktur efektif di semua bidang, informasi, jalan dsb maka arus brg, manusia antar manusai akan cepat. Tdk khawatir pecah. Generasi muda luar biasa, sgt miobile, cepat, menyatu. Kledepoan Indonesia satu dan menyatukan berbagai aturan yg menghambat arus manusia, barag dsb.

Permasalahan pendidikan merupakan hal yang penting bagi kita. Cermat, serius dengan jadwal perbaikan yang jelas. Tataran isi pendidikan dan dijabarkn secara cermat, strategi substansi. Kedua, system pelaksanann pendidikan, delivery system, sekolah, guru, dan prasarana. Ketiga, kebijakan pemerintah dalam rangka mengatasi kesenjangan, yang miskin dan sebagainya. Susbtansi, strategi besar, perlu pertemuan para ahli dan tokoh menyatukan pandangan jangka panjang. Sistem, sekolah banyak yang bisa dilakukan, anggaran cukup dibanding sektor lainnya, gunakan sebaik-baiknya, pendidikan dasar akses dan kualitas semuanya penting.

Akhir-akhir ini banyak mengunjungi berbagai tempat di tanah air dan mendapatkan rakyat yang tulus dan harapan tinggi. Dibutuhkan pemimpin amanah, pemerintahan yangg bersih, ingin berbangga kembali sebagai bangsa Indonesia. Kerja keras, upaya lebih dalam, merespon harapan. Bersedia berbakti menjawab harapan tulus ikhlas rakyat

3. Wiranto mengawali paparannya dengan potongan bait lagu, bangunlah jiwanya bagunlah raganya untuk Indonesia Raya. Spiritual dan jasmaniah adalah karakter bangsa. Seorang temannya warga Negara asing pernah mengatakan tidak tahu jati diri Indonesia seperti apa. Ini merupakan sindiran meski bangsa ini berpotensi luar biasa namun tidak berjati diri. Pancasila-lah yang mengantarkan kehidupan bangsa sampai sekarang ini. Namun Pemerintah ternyata juga merupakan penghutang nomor 4 dunia. Politik justru penyebab perpecahan, misalnya kasus Ambalat, TKI dan lain-lain.

Tanpa jatidiri negara tidak memiliki pedoman, menjadi bulan-bulanan, tersingkir dari pergaulan global. Apa yang dilakukan, mesti ada niat untuk perubahan dan mengukuhkan jati diri bangsa. Perlu kepemimpinan kuat. Visi Indonesia yang lebih adil berdaya saing, mandiri, bermartabat. Kembangkan visi yang erat dengan jati diri bangsa.

Butuh kebersamaan, kepemimpinan yang lebih cepat pikir, bertindak, mengambil keputusan. Jati diri penting dan tidak bisa ditunda lagi. Lebih cepat lebih baik.

Dirasakan oleh ibu pertiwi yang bersenandung, mengharukan bermakna ibu pertiwi sedang bersusah hati.

Permasalahn konflik diberbagai daerah. Sebenarnya ada sumpah pemuda, sebelum adanya Pancasila, wadah sebagai tekad bersatu. Pengikat bahasa Indonesia, embrio ikatan semua suku bangsa. Manakala kebutuhan dasar bangsa tidak tercukupi akan menjadi konflik. Perlu memberi kebutuhan dasar, pembangunan jangan ekonomi makro saja tapi manusia seutuhnya. Ada isolasi, mediasi dan sistemitasi.

Mengapa terjadi kesenjangan social. Langkah yang harus ditempuh adalah dua arah, top down dan bottom up. Cara dokrint gagal, maka dengan cara edukatif, kebijakan berani masuk ke wilayah untuk setiap departemen tugasnya turut menyebar luaskan Pancasila. Tauladan pemimpin mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, semangat Pancasila. Cara bottom up dengan pendidikan berjenjang dan berlanjut, budi pekerti, moral berlanjut. Lingkungan kondusif bernafaskan Pancasila. Pancasila harus membumi dan menjadi way of life.

Kecelakaan transportasi, kereta, pesawat dan bencana alam. Bila terjadi sekali namanya musibah, dua kali karena kelalaian, dan tiga kali berarti ketidakpedulian. Tanggung jawab konstitusi ada di pemerintah. Pemerintah yang melindungi segenap tumpah darah. Tanggung jawab teknis setiap jenjang ada. Moral dan masyarakat bertanggung jawab secara moral, Perbaikan system, manusia bertanggung jawab. Disiplin nasional, tertib, bersih dan waktu, bangsa selalu mematuhi hukum. Ada kepastian di negeri ini dimana sekarang banyak ketidakpastian.

Permasalahan agama -mengkritik paparan dari pak Boediono - masih normative dan membingungkan, masalah agama diakui benar beda wilayah dengan politik dan peran berbeda, hubungan antara manusia-manusia dan manusia-Tuhan.

Permasalahan Desentralisasi- disiasati dengan mengaktifkan TOD TOA- tour of duty, tour of area. Guru2-guru dilakukan perpindahan jabatan dan tempat tugas. Terjadi pergeseran posisioning agar tidak fanatik kedaerahannya. Waktu kawin mawin antar suku sudah banyak terjadi. Tidak ada lagi nanti sukuisme karena system kawin antara suku sudah kuat sekali. Nantinya menjadi suku Indonesia, bukan sukuisme. Ditambahkan dengan transmigrasi akan membaur dan membangun Indonesia satu.

Permasalahan pendidikan Wiranto melihat dari angle yang berbeda, hormat pada pendahulu yang antisipasi jauh ke depan, tiap bangsa bersaing dalam kecerdasan. Membayar mahal teknologi yang tidak dimiliki terkait dengan kecerdasan bangsa Jangan kalah hanya karena pendidikan buruk. Pendidikan mencetak output manusia cerdas bagi anak Indonesia, peluang sama adil bagi anak didik. Tidak ada kesinambungan, ganti menteri ganti kebijakan. Pendidikan saat ini tidak bertingkat dan berlanjut. Ada Grand strategi dimana ganti menteri tidak boleh ubah yang ada karen berkesinambungan.Hubungan budaya tidak bisa dilepaskan, bagian dari budaya. Pendidikan yang baik erat dengan budaya daerah dalam upaya mencerdasakan bangsa.

Wiranto adalah anak guru dengan 9 saudara, ingatan kecil bagamana menderita keluarga yang tidak mampu, sekarang dapat raskin dan BLT. Tekad menyelesaikan masalah bangsa, mensejahterakan masyarakat miskin, terjadi disparitas. Hal ini jangan dibiarkan lama-lama, lebih cepat lebih baik. Berpikir bertindak memutuskan cepat hal yang menyangkut rakyat Indonesia.
Read More ..

Monday, June 22, 2009

Coach & Counsel


Wanita Australia itu benar-benar sama rata dan sama tinggi dengan kaum prianya. Saking sama tinggi dan merasa sama hebat konon kaum perokok dan peminum kebanyakan perempuan. Ya mereka merokok dan minum bir. Sebaliknya para laki-laki lebih memilih hidup sehat, olah-raga dan membentuk tubuh yang kekar. Kaum lelaki malu dan mesti sembunyi-sembunyi bila harus merokok, karena kebiasaan itu dilakukan hanya oleh kaum perempuan. Kekekaran dan ketegapan orang Australia sudah terkenal dan mengalahkan Negara maju lainnya. Bila anda kebetulan melihat sepak bola khas Australia, para pemainnya terlihat tegap dan kekar. Profil ini seolah menjadi gambaran umumnya pria dari negeri kangguru tersebut.

Itulah sekelumit intermezzo pembuka pelatihan Coaching and Counseling yang disampaikan seorang trainer dari negeri di belahan selatan khatulistiwa tersebut. Konon seorang manager itu mencapai tujuannya dengan memberdayakan bawahannya. Nah bawahan ini lah yang perlu di kembangkan dan dimotivasi guna mendukung efektifitas seorang manager.

Barangkali anda mendengar istilah Coach dan Counsel sejak anda masuk SD. Coach dekat dengan istilah olah raga yakni pelatih sementara Counsel atau penyuluhan anda umumnya ingat guru BP. Siswa yang nakal dan bermasalah mesti bersiap menghadapi tampang galak dari Guru BP tersebut. Banyak diantara anda yang sampai saat ini masih belum pernah dipanggil atau bertemu dengan guru BP.

Pemahaman Coaching dan Counseling bisa jadi tidaklah seseram dengan guru BP tadi. Tanpa disadari anda sering melakukan terhadap bawahan anda. Saat anda mengajari bawahan membuat report atau program tertentu artinya anda telah melakukan coaching. Dan bila suatu saat anda membantu bawahan memberikan saran dan nasihat atas problem pekerjaan atau keluarganya artinya anda sudah melakukan counseling.

Secara umum dimensi dari coaching adalah waktunya menengah, lingkupnya meningkatkan ketrampilan/prestasi kera, fokusnya mempelajari pekerjaan saat ini/mendatang serta pelaksanaannya sehari-hari dengan metode pemberian contoh dan koreksi kesalahan.

Sementara Counseling waktunya lebih jangka panjang, lingkupnya mengatasi masalah motivasi/sikap, fokusnya pengembangan aspek kehidupan dengan metode dialog menggali nilai-nilai hidup.

Teknik dari coach dan counsel bisa jadi cukup banyak dan beragam. Salah satu yang umum dengan STEERING-arahkan, yakni Spot- lihat peluang, Tailor- sesuaikan, Explain- jelaskan, Encourage- dorong, serta Review- lihat perkembangan. Sementara Counseling bertujuan membantu bawahan mengatasi/menanggulangi masalah yang dihadapi. Penyebab timbulnya masalah bisa beragam diantaranya stress/tekanan, masalah personal di kantor atau keluarga, emosional maupun konflik-konflik lainnya.

Mengapa harus dilakukan keduanya Coach dan Counsel, diantaranya karena tugas, tangung jawab serta wewenang manager sangatlah luas. Tugas yang banyak ini sebaiknya juga didelegasikan kepada bawahan. Banyak bawahan yang tanpa disadari oleh manager sering menemukan berbagai hambatan dalam pekerjaan. Bawahan yang tugasnya hanya itu-itu saja cenderung bosan. Bawahan dengan tingkat upah rendah cenderung memiliki permalasahan ekonomi yang imbasnya kepada keluarga. Beragam masalah bawahan inilah yang mesti dicarikan pemecahannya oleh manager.

Terkadang bawahan memang hormat dan selalu mematuhi atasanya. Namun hal ini tidak berarti mereka merasa puas atas pekerjaan dan posisinya. Apapun yang terjadi dengan bawahan imbasnya akan menmghambat tugasnya. Berikutnya akan menjadi hambatan atasan atau manager dan terus akan menghambat pencapaian tujuan departemen dan muaranya menghambat tujuan organisasi.

Barangkali anda mesti merefresh kembali siklus manajemen yang terdiri dari POAC- Plan, Organise, Actuate dan Control. Plan berarti membuat rencana tindakan berdasarkan tujuan yang akan dicapai. PengOrganisasi-an artinya membagi tugas, tanggung jawab dan wewenang secara terkordinasi. Actuating/penggerakan berarti mengembangkan dan memotivasi bawahan mencapai tujuan yang ditetapkan. Sementara control berarti membandingkan antara rencana dan hasil. Coach dan Counsel erat dengan siklus Actuating di atas.
Read More ..

Silverstone 2009


Apakah anda memperhatikan dan mengamati jalannya race F1 Silverstone yang disiarkan oleh salah satu stasiun TV. Apa yang menarik perhatian anda. Yup, setuju, angle pengambilan gambar sungguh bagus dan hidup kali ini. Race semalam menyajikan salah satu angle pengambilan gambar terbaik, indah dan sensasional. Gambarnya sungguh seolah bicara. Manufer Alonso menekan Heidfeld terlihat indah, meski baru berhasil overtaking setelah pit. Bagaimana mobil meliuk, akselerasi serta ber-maneuver ke kanan atau ke kiri, menjadi begitu hidup. Kamera juga diset di di permukaan trek sehingga mobil yang lewat seolah melindas pemirsa tv, kayak 3 dimensi. Bila anda perhatikan desain trek- dibuat untuk membantu pembalap secara maksimal dimana pada setiap ruas racing line, terdapat paving ekstra. Hal ini dimaksudkan bila pembalap mesti melebar dari racing line-nya masih dapat trek halus di atas paving tadi, kecuali sangat lebar barulah mobil masuk ke gravel.

Apakah anda pernah mendengar teknologi pencatatan waktu, timing lap demi lap, termasuk kualifikasi dan race. Bagaimana teknologi pencatat waktu menghitung hingga perseratus atau perseribu detik untuk setiap mobil di berbagai kecepatan tanpa kesalahan. Pernahkah anda sempat membaca regulasi F-1 yang harus disusun secara rinci, jelas dan netral. Bahkan regulasi yang sudah begitu gamblang –pun sering masih menyisakan permasalahan antar pembalap, tim maupun mobilnya sehingga perlu diteruskan ke persidangan dewan. Regulasi ini mesti mencakup aturan detail dari mesin, power, transmisi, suku cadang, chasis, dan seabreg seluk beluk lainnya.

Silverstone, sirkuit yang berlokasi di Inggris ini termasuk sirkuit cepat dan menyenangkan bagi pembalap- sirkuit favourit-lah. Posisi pit dibuat sedemiakn rupa sehingga waktu pit stop lebih singkat. Mestinya tim bisa membuat 3 strategi pit, namun mengingat karakter sirkuit yang cepat namun cukup sulit overtaking, membuat tim rata-rata menerapkan pit 2 kali.

Race berlangsung seru, kencang dan maksimal. Hampir semua pembalap terlihat ngotot untuk saling menekan, menempel dan overtaking bila lawan lengah. Sirkuit yang fastest lapnya masih dipegang Schumacer tahun 2004, yakni 1 menit dan 18 detik ini memang cukup menyenangkan bagi pembalap. Saat ini hamper semua pembalap memiliki skill yang relative sama dan menyandarkan kemenangan pada sedikit keunggulan mobil, strategi dan “nasib”. Ferari misalnya, sudah menurunkan mobil barunya dengan desain dan bobot yang lebih ringan. Pagi-pagi Raikonen sudah melejit ke barisan depan dan mengancam Rosberg. Apa daya Rosberg-pun ngotot dan terjadilan aksi adu skill dan kecepatan. Barichello yang sempat berada di belakang pemimpin lomba, Vettel, akhirnya harus mengakui kehebatan Weber dan merelakan posisi duanya diambil. Duet Red Bull RB5 ini terlihat begitu perkasa, mendominasi balapan dan finish satu dua pada akhirnya. Vettel –pembalap muda Germany terutama begitu menonjol sejak kualifikasi hingga race. Dari start sampai finish tak tergoyahkan, memimpin di depan dan sempat overlap Lewis , sang tuan rumah sekaligus juara 2008. Vettel bahkan bisa finish secara meyakinkan dengan gap 15 detik di depan runner up- Weber.

Pembalap kawakan Barsil, Barichello kali ini berkesempatan naik podium dengan finish ketiga. Disusul Ferari !! secara mengejutkan Massa berhasil mendulang poin cukup meyakinkan dengan finish keempat. Massa dengan spiritnya yang luar biasa patut diacungi jempol dan pantas menjadi kuda hitam pada race kali ini. Berikutnya menyusul Rosberg- pembalap Germany yang mengendarai Toyota berhasil mendulang poin. Button sang juara klasemen, yang start dari barisan tengah, sempat tertahan lama di antara posisi 7, 8 dan 9. Dengan kegigihannya dan semakin mantapnya grip roda-nya perlahan Button mulai menempel posisi 5 dan saat finish keenam hanya berselisih 0.3 detik di belakang Rosberg. Andaikan diberi kesempatan 2 atau 3 lap lagi tidak mustahil Button bisa merebut posisi 5 atau bahkan 4 melihat kecepatannya pada lap-lap akhir.

Poin ditutup oleh Trulli Toyota dan Kimi Ferari. Seperti Biasa Duet Toyota Glock dan Trulli yang start awal cukup bagus, harus puas dapat hanya dua poin dan bahkan tanpa poin bagi Glock. Kimi yang sempat terbang di awal lomba dengan Ferari-nya seperti biasa kambuh kekurang konsistennya dan harus puas dengan satu poin. Nakajima yang start dari depan mestinya bisa mendapat poin pertamanya, apa daya race kali ini belum beruntung dan melemparkannya jauh ke belakang. Lewis dan, Alonso –dua pembalap bertalenta-serta Kubika/Hiedfeld-duet BMW, belum beruntung kali ini dan tercecer di barisan belakang. Kovalainen bahkan harus berhenti lomba atas kerusakan mobilnya. Meski urung dapet poin, Lewis sempat melakukan burning pada akhir lomba sebagai penghormatan dan simpati kepada pendukung di kandang sendiri. Hanya Button –wakil tuan rumah yang menyelematkan muka Inggris kali ini, menyusul kegagalan Lewis serta tidak ada mobil Inggris berlomba di kancah F-1.

Pos Driver Nationality Team Points 1 Jenson Button British Brawn-Mercedes 64 2 Rubens Barrichello Brazilian Brawn-Mercedes 41 3 Sebastian Vettel German RBR-Renault 39 4 Mark Webber Australian RBR-Renault 35.5 5 Jarno Trulli Italian Toyota 21.5 6 Felipe Massa Brazilian Ferrari 16 7 Nico Rosberg German Williams-Toyota 15.5 8 Timo Glock German Toyota 13

Pos Team Points 01 Brawn-Mercedes 105 02 RBR-Renault 74.5 03 Toyota 34.5 04 Ferrari 26 05 Williams-Toyota 15.5 06 McLaren-Mercedes 13 07 Renault 11 08 BMW Sauber 8 09 STR-Ferrari 5 10 Force India-Mercedes 0

Dari table terlihat Button makin kokoh di puncak, sementara Vettel/Weber mulai mengancam poin Barichello. Massa dari Ferari mulai merangkak naik mendekati Trulli Toyota.

Yang masih menjadi bahan diskusi menarik adalah bagaimana Brawn dan RBR yang mesinya dipasok oleh Mercedes dan Renault justru bisa unggul dan lebih kencang dari tim utama pabrikan pemasokanya yakni McLaren dan Renault. Semestinya Lewis dan Alonso masih harus banyak belajar dari Button dan Vettel !!! Race ke-9 akan berlangsung di Nurburgring Germany, 3 minggu mendatang.
Read More ..

Monday, June 08, 2009

F-1 Turkish Grand Prix 2009


Barangkali anda sempat memperhatikan mobil brawn gp milik jenson button. Mobil warna putih berkelir hijau-kuning-nya nyaris polos kecuali tulisan bridgstone dan virgin di badan mobil. Lahirnya brawn gp memang fenomenal manakala Honda mundur dari gelaran f1 karena pertimbangan budget dan marketing. Duo pembalapnya button dan rubens nyaris absent dan tidak mendapat tempat di f1. Entah bagaimana pertimbangannya Rass Brawn yang melihat talenta kedua pembalap membangun tim-nya. Tentu saja membangun tim F-1 butuh budget sangat besar. Itulah kenapa tidak banyak baik pabrikan atau principal bermain di ajang ini. Disamping tentu ada batasan jumlah peserta, namun 20 pembalap atau hanya 10 tim yang berlaga dari semua belahan dunia bisa dianggap masih relative sedikit.

Dalam salah satu wawancara Schumacer dengan autocar, pernah ditanyakan siapa pembalap yang dikagumi. Schummy menjawab jenson button, kenapa lanjut autocar, karena button itu sebenarnya hebat dan tampil apa adanya. Itulah jawaban legenda hidup schummy kala itu disaat performance button masih biasa saja dibawah tim Honda. Rupanya penilaian schummy terbukti pada musim ini dimana tim debutan brwan gp yang mesinnya saja mesti dipasok Mercedes bisa tampil gemilang. Button finish di puncak enam dari tujuh race !! Barangkali anda sempat sedikit tercekat melihat button dengan mobil dan seragam putihnya, yang tanpa sponsor dengan percaya diri naik podium, dibanding tim lain yang penuh dukungan dari sponsor. Bila button konsisten dengan achievement-nya tidak mustahil musim depan akan banyak sponsor datang.

Race itu sendiri berlangsung cukup dengan sirkuit yang medium to high speed dirangkai trek panjang sehingga mobil bisa dipacu 309 km per jam. Race dengan 58 lap dan jarak 300-an km diselesaikan dalam 1.5 jam kurang dengan kecepatan rata-rata 214 km per jam. Meski Vettel berhasil menempati pole dari hasil kualifikasi namun di lap pertama saja sudah diover taking button karena mobil vettel sempat melebar ke kiri. Vettel yang sebenarnya tampil gemilang, dengan strategi 3 pit mesti puas finish ketiga. Mestinya kalau dia menggunakan 2 pit tidak tertutup menjadi runner up atau bias mengancan button berebut finish pertama. Memang posisi pit cukup dekat dan tidak menyita banyak waktu, namun perlambatan saat masuk dan keluar pit sedikit banyak ternyata merugikan vettel.

8 besar masih didominasi oleh pembalap brawn gp, red bull dan Toyota. Rosberg dan terutama Glock yang start dari barisan tengah bisa menyodok ke depan. Rosberg bahkan bias mengovertaking kimmi dan massa sebelaum akhirnya finis kelima. Di belakang button secara konsisten bertengger weber yang sempat battle dengan vettel. Trulli kali ini berhasil mendulang poin lumayan dengan finis empat. Sementara 6 dan 7 dihuni massa dan kubika, dua tim besar yang masih tertatih-tatih meski sejak 2005 sirkuit turki dibuka massa adalah rajanya di sana namun mobil Ferrari yang masih tertinggal urung mengantar massa finish lebih baik lagi. Glock bias dikatakan menjadi kuda hitam dalam race ini, meski start dari belakang namun berhasil mendulang poin dengan finis 8. Kimmi, lagi-lagi menunjukan kekurangkonsistenya dan menyia-nyiakan hasil kualifikasinya yang cukup bagus. Di bawah kutipan comment dari pembalap ferrari yang mengantongi salah satu gaji terbesar musim ini.

Kimi Raikkonen (9th):
“It was definitely not the race we were expecting or the one we wanted. The first lap was decisive for me: I lost valuable places and then it wasn’t possible to get them back because today we weren’t quick enough. Over recent weeks, we have improved our performance a lot, but we are not yet at the level of the best, especially at tracks like this one. It is never easy to catch up, because in the meantime, the others are not exactly stopping their own development. We must not be negative about this after a weekend like this one, but we should continue to concentrate and to push: I am sure we can soon return to fighting for the top places. It won’t be easy but I have confidence in this team.”

Dua pembalap bertalenta namun terdampar di belakang adalah Alonso yang masih belum kunjung kompetitif renaultnya. Flavio Briatore, Renault managing director bahkan sempat komentar peluang mereka sudah habis musim ini dan berjuang sekedar tidak menjadi tim papan bawah. Sementara rubens yang start dari posisi ketiga sempat mengalami stall karena gearboks bermasalah dan terlempar jauh di belakang. Sempat battle dengan kovalainen dan bersinggungan yang menyebabkan sliding dan diovertaking tiga pembalap. Saat di barisan belakang kembali rubens bersinggungan yang berakibat mobilnya tidak dapat melanjutkan lomba. Lewis masih belum menemukan performa terbaiknya dan harus puas bisa finish 13 tanpa poin.

Posisi pembalap papan atas adalah button, rubens, vettel/weber. Papan tengahnya dihuni trulli, glock, rosberg, massa dan Alonso. Sementara sisa pembalap termasuk raikonen, lewis, heidfeld dan kovalainen harus puas di papan bawah. Sungguh sebuah race memang merupakan game dimana juara dunia 2008 dan runner up-nya harus terlempar jauh di bawah.

Posisi tim papan atas masih ditempati brwan, red bull dan Toyota, sementara papan tengah dihuni ferrari, mclaren, William dan Renault. Sementara sepuluh sisa race akan berlangsung di daratan eropa seperti inggris, kelahiran button, germany- negerinya vettel maupun hongaria. Daratan eropa masih terus menyelenggarakan sampai german, belgia dan italy sebelum kembali ke asia di singapura dan jepang, disusul amerika selatan brazil- negerinya rubens dan ditutup di timur tengah abu dhabi pada bulan nopember 2009.
Read More ..

Sunday, June 07, 2009

ISO


ISO, apa yang terpikirkan di benak anda manakala mendengar istilah tersebut. Mungkin sambil kelakar spontan teringat masakan iso babad, hmm nama jeroan ini memang tenar karena rasanya banyak digemari meski tinggi kolesterol. ISO yang memiliki kepanjangan International Organization for Standardization biasanya disamakan dengan persepsi prosedur yang njlimet, tumpukan kertas, filing dan sering dilakukan audit. Banyak yang berpendapat bahwa ISO itu merepotkan, tambahan pekerjaan dan kalau boleh memilih lebih baik “dihindari” he he he. Tidak kurang dari banyak manager di perusahaan manakala dilibatkan dalam ISO cenderung melimpahkan kepada supervisor atau staff-nya, seolah mereka menganggapnya kurang penting.

ISO yang ditetapkan pertama kali pada 23 Februari 1947 saat ini merupakan salah satu tools penting yang berlomba diterapkan oleh perusahaan manufaktur, industri, perbankan, retail, perusahaan jasa dan bahkan dunia pendidikan. Tidak dipungkiri banyak perusahaan menerapkan standarisasi mutu tersebut manakala wikipedia memberikan manfaat penting dari ISO sebagai berikut :

• Meningkatkan citra perusahaan
• Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan
• Meningkatkan efisiensi kegiatan
• Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act)
• Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan
• Mengurangi resiko usaha
• Meningkatkan daya saing
• Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan
• Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemodal

ISO diterapkan salah satunya ketika stakeholder – pemangku kepentingan perusahaan dirugikan. Kasus keracunan makanan, perangkat elektronik yang cacat atau berbagai produk yang tidak sesuai dengan promosi/brosur dan spesifikasi-nya banyak terjadi. Dengan penerapan ISO perusahaan bisa mencari apa yang salah dengan input, proses dan outputnya. Ada satu istilah yang sering muncul dalam konteks ISO ini yakni “MUTU”. Menurut handout dari TUV Rheinland pengertian Mutu adalah Derajad dimana satu kumpulan karakteristik dasar memenuhi persyaratan, atau kemampuan untuk memenuhi suatu persyaratan. Sementara karakteristik diartikan sebagai unsur-unsur yang membedakan dan persyaratan diartikan sebagai kebutuhan / harapan yang dinyatakan pada umumnya tertulis atau keharusan. Contoh dari karakteristik misalnya strategic plan, struktur, prosedur, ERP, ICT, competent, tanggung jawab, infrastruktur, teknologi dan lain-lain.

Masalah umum yang dihadapi perusahaan adalah bagaimana sumber daya manusianya bisa memahami dan menguasai ISO sehingga menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari. Untuk itulah sering perusahaan membentuk departemen yang mengurusi ISO, mencari konsultan yang bisa memberikan pemahaman dan membantu perusahaan beserta sumber daya manusia memenuhi standard tersebut. Selain konsultan terdapat beberapa badan sertifikasi internasional yang sudah cukup dikenal saat ini.

Salah satu badan sertifikasi ISO yang memiliki tag line “Precisely Right” TUV Rheinland belum lama ini melakukan workshop awareness of ISO 9001 : 2008 di sebuah perusahaan telekomunikasi. Meski peserta workshop banyak yang sudah mendengar dan mengetahui apakah ISO itu namun tetap workshop tersebut dibutuhkan untuk penyegaran dan update perkembangan standard mutu tersebut. Umumnya penerapan ISO lebih dijiwai mereka yang bekerja pada industri manufaktur ketimbang jasa, barangkali karena input, proses dan output manufaktur lebih bersifat fisik ketimbang jasa.
Ada beberapa hal yang mendapat sorotan dari workshop tersebut diantaranya keluhan pelanggan atas produk atau layanan serta perawatan network atau operation. Bila terdapat keluhan pelanggan atas kasus yang sama terjadi berkali-kali maka tentu ada sesuatu yang harus dibenahi atau dikoreksi. Tidak sulit mencari puluhan atau ratusan keluhan pelanggan dari browsing di internet. Saat ini banyak mailing list atau media konsumen yang bisa dengan cepat dan luas menyampaikan ketidakpuasan atas berbagai produk dan layanan yang mereka terima. Pada era borderless / tanpa batas ini tidak ada sesuatu yang dapat ditutupi atau disembunyikan oleh perusahaan atas produknya. Dengan ISO ternyata sedikit banyak bisa dilacak / trace adanya keluhan dimulai dari proses awal. Dengan ISO dapat juga membantu menghindari tumpang tindih pekerjaan/proses dan menempatkannya pada departemen yang sesuai.

Pada workshop tersebut juga disinggung apakah sudah dilakukan pencatatan atas suhu dan kelembaban dari gudang logistic maupun shelter. Hal ini sangat penting karena terkait dengan storage barang elektronik. Ternyata suhu dan kelembaban memiliki peran yang penting untuk menjaga produk elektronik tetap dalam kondisi baik maupun perangkat terjaga kinerjanya.

Saat ini ISO sudah sangat meluas perannya tidak hanya pada International Standards for Business namun juga dalam Government dan Society. Management Standard Iso juga mencakup ISO 9000/ISO 14000 yang merupakan standard quality management maupun environment management.
Read More ..

Wednesday, June 03, 2009

Airbus A300-200


Bisa dikatakan teknologi pesawat terbang dan ruang angkasa merupakan salah satu pencapaian tertinggi umat manusia. Kenapa - karena dengan teknologi tersebut manfaat dan kontribusi yang diberikan sangatlah besar. Manfaat itu merupakan efek domino yang mendorong manusia mencapai hasil yang lebih tinggi lagi. Kenapa efek domino, ilustrasi sederhananya begini. 20 dokter spesialis jantung dari berbagai Negara perlu meeting di genewa membahas pengembangan pengobatan jantung. Andaikan belum ada pesawat terbang, berapa lama waktu yang dibutuhkan mencapai genewa dari berbagai Negara bila lewat darat atau laut. Sudah waktu tempuh pergi dan pulang akan sangat lama karena jarak ribuan kilometer, ditambah mereka harus riset, meeting lagi dan seterusnya sehingga butuh mungkin bertahun-tahun. Dengan adanya pesawat terbang, jangankan meeting sebulan sekali, tiap minggupun dimungkinkan, sehingga waktu tempuh lebih singkat yang akan berdampak semakin cepatnya seminar, bahasan, riset dan konfirmasi lanjutan hingga mencapai hasil diharapkan guna kepentingan umat manusia.

Hal ini mendorong manusia selalu menggunakan moda angkutan udara ini manakala butuh menempuh jarak demikian jauh. Kategori jauh bisa disepakati jarak mulai dari 500, 1000, 10000 km atau lebih. Dengan pesawat terbang yang jelajahnya bisa diatas 10000 km dengan waktu tempuh 12 jam-an maka hanya inilah pilihan yang masuk akal saat ini. Barangkali untuk jarak 500 sampai 1000 km dengan tujuan santai mereka bisa saja memilih kereta api atau kapal laut. Namun guna fokus pada waktu dan pertimbangan bisnis misalnya moda udara-lah yang paling menjawab kebutuhan. Apalagi banyak pesawat terbang yang menawarkan tariff murah. Barangkali lima atau sepuluh tahun terakhir ini merupakan era penerbangan dimana tariff pesawat berlomba diturunkan hingga tidak jarang lebih murah dari tariff kereta api.

Tentu ada semacam trade off disini disamping berbagai keunggulan waktu, kenyamanan dan lainnya moda udara atas moda lainnya juga sekaligus memiliki sebuah kekurangan telak. Kekurangan disini terutama terkait dengan resiko bila terjadi kecelakaan dimana moda udara umumnya akan berpotensi kehilangan jiwa bagi penumpangnya jauh lebih besar ketimbang moda lainnya. Hal ini tak terbantahkan manakala manusia yang kodratnya hidup di darat, menghirup udara dan menopangkan pada sumber daya dari tanah mesti “terbang” di ketinggian 15000 sampai 45000 kaki. Secara alamiah ketinggian tersebut memiliki suhu sangat dingin dan tidak mungkin manusia bertahan hidup.

Sehingga kenapa berita hilangnya pesawat komersial milik Prancis jenis Airbus 330-200 rute Rio – Paris yang berjarak 9000-an km dengan 228 penumpangnya pada hari Senin, 1-Juni di atas lautan Atlantis menghenyakna banyak orang. Pesawat diperkirakan jatuh setelah terbang sekitar 4 jam dari 10-an jam seharusnya dengan kecepatan 800-an km per jam. Disamping sangat prihatin atas hilang dan meninggalnya ratusan penumpangnya dunia kembali tersadar atas “kemajuan” yang telah mereka raih dengan riset selama bertahun-tahun. Berbagai perkiraan dan hipotesa-pun mereka ajukan untuk mengetahui sebab yang paling mungkin atas hilangnya pesawat buatan tahun 2005 tersebut. Di media banyak diulas bahwa pesawat canggih era sekarang sudah didesain tahan menghadapi berbagai petir dan menghindari badai. Tentunya ditambah dengan factor manusianya seperti pilot handal dengan ribuan jam terbang, crew berpengalaman, serta navigasi canggih dan infrastrutur pendukung lainnya. Diakui bahwa moda udara masih merupakan salah satu yang teraman ketimbang moda lainnya secara hitungan statistic.

Musibah yang menimpa Airbus A330-200 kembali membuat dunia tercenung mengingat kecanggihan pesawat ini yang dikutip dari media sebagai berikut.

- Menurut Jaringan Keamanan Penerbangan, pesawat jenis ini tidak pernah mengalami kecelakaan fatal sejak uji coba pada 1994.
- Bermesin kembar, dirancang menempuh perjalanan jauh. Jet ini mampu mengangkut penumpang dengan kapasitas medium.
- Airbus A330-200 pertama kali beroperasi pada 1998.
- Jumlahnya di seluruh di dunia sebanyak 341.
- Panjang: 58,8 meter.
- Kapasitas: 253 penumpang dengan konfigurasi standar; 293 penumpang dalam konfigurasi dua kelas.
- Jangkauan maksimal: Hingga 12.500 kilometer. Ini memungkinkan menempuh perjalanan seperti Paris-Singapura, Paris-Los Angeles atau Dubai-London.
- Maskapai yang menggunakan pesawat ini termasuk Air France, KLM, Northwest Airlines, Jet Airways, Turkish Airlines, Air China, dan China Southern Airlines.

Berbagai pakar penerbangan mengajukan hipotesa bahwa kemungkina telah terjadi rangkaian kejadian yang sangat serius. Rangkaian disini ditekankan karena menjelaskan banyak musabab ketimbang sekedar petir atau arus angin yang kuat. Tentu penyebab itu akan terus dicari sampai ketemu guna antisipasi dan pengembangan penerbangan ke depan.

Memang yang namanya musibah dan hilangnya jiwa kapan dan dimanapun bisa terjadi. Jangankan di dalam pesawat yang terbang jauh di angkasa, di rumah atau di tempat tidurpun banyak manusia kehilangan jiwa-nya dengan berbagai sebab. Namun yang terpokok lainnya adalah kembali manusia diingatkan bahwa betapa kecil dan lemahnya mereka di depan Tuhan Yang Maha Besar. Bagaimana bumi, tata surya dan galaxy yang manusia bahkan belum dapat membayangkan luasnya merupakan ciptaan-NYA. Disinilah Tuhan seolah menegaskan hak mutlak NYA sebagai Maha Pencipta dan Maha Berkuasa atas hidup seluruh umat manusia. Kembali diingatkan setinggi dan sehebat apapun pencapaian manusia ternyata masih sangatlah rapuh dan jauh dari kesempurnaan.
Read More ..

Monday, June 01, 2009

Grand Indonesia


Bagaimana bila anda satu tahun saja berada di luar Jakarta. Tentu akan cukup banyak ketinggalan update / perkembangan dari ibukota yang merupakan salah satu kota terbesar dunia tersebut. Secara kebetulan seorang rekan minta ditemani ke Grand Indonesia karena ada janji dengan teman lamanya. Sang rekan belum tahu lokasi supermall tersebut meski sudah beberapa bulan tinggal kecuali sepotong info loaksinya di jalan Sudirman/Thamrin. Karena kita berdua belum tahu kendaraan diarahkan saja menyusuri jalan Thamrin. Baru lepas underpass dukuh atas beberapa menit kemudian di sebelah kiri jalan terlihat bangunan megah bertuliskan Grand Indonesia. Lantas kendaraan diarahkan memasuki parkir gedung yang dijaga satpam plus anjing pelacak, ehm jarang juga mall dijaga binatang galak ini. Selepas penjagaan kendaraan masuk halaman gedung dan dibelokan ke kiri mengikuti arah parkir di lantai 6 gedung.

Menyusuri mall terlihat bahwa bagian dalam mall ini megah, luas, mewah, prestige dan rasanya tidak kalah dengan yang ada di Singapura atau di negara maju lain. Kalau ada kebanggaan yang muncul tentu wajar saja karena ternyata negeri ini memiliki pusat perbelanjaan dan hiburan berlokasi persis di jantung ibukota serta menyuguhkan profile layaknya sebuah negara yang sudah maju. Keseluruhan Mall seluas 64 hektar yang konon pertama digagas oleh presiden Soekarno ini benar-benar lengkap. Meski ternyata Bung Karno belum bisa mewujudkan secara lengkap dan butuh sekian tahun dari sekian periode presiden toh pada akhirnya dapat menjadi kenyataan juga.

Rangkaian mall tersebut mencakup Shopping Town, Kempinski Residences, Menara BCA dan Hotel Indonesia yang pembangunannya konon menyedot anggaran sebesar US$242 juta atau setara dengan Rp. 2.4 trilliun yang dibiayai oleh raksasa rokok Indonesia, Djarum dengan kontrak 30 tahun Built, Operate & Transfer. Jumlah keseluruhan lantainya adalah 57 residences, 56 office tower, 8 mall dan 14 hotel yang bentangannya mencapai 25 hektar.

Mungkin baru kali ini anda berkesempatan melihat sebuah pertunjukan spektakuler berupa dancing water di sebauh supermall. Ternyata air pun bisa menari dengan indahnya dirangkai iringan musik dan lampu warna warni. Tarian air itu bisa membentuk berbagai garis, lengkung, liuk dan beragam bentuk yang sulit digambarkan dengan kata-kata kecuali menyaksikan langsung pertunjukan yang disuguhkan gratis di dalam mall. Pertunjukan atraktif lainnya adalah life musik di ground floor, kereta gantung dan tentunya masih banyak lagi.

Beragam menu kuliner bisa ditemui di dalamnya mulai dari masakan modern, tradisional, trend maupun yang regular. Anda bisa leluasa memilih menu mulai dari sate senayan, cwie mie malang, sampai dengan masakan korea dan jepang. Hanya sayang dengan lay out food court yang memberikan pilihan banyak menu, pengunjung cukup kesulitan mendapatkan duduk untuk menikmati makanan yang sudah dipesan dan dibayar. Membludaknya tamu tidak diimbangi dengan jumlah bangku dan meja yang selalu penuh pengunjung mendatangkan masalah tersendiri. Tidak jarang anda harus menunggu tamu lain selesai makan sambil menenteng nampan. Memang tersedia juga resto atau café yang menyediakan bangku-nya ekslusive di dalamnya sehingga tamu tidak mendapatkan kesulitan.

Canggihnya teknologi turut tergambar dari pemesanan makanan dan minuman yang menggunakan kartu. Anda cukup menyebutkan pesanan makan dan minum, kemudian petugas akan mengetik, selesai dan sebuah kartu tinggal dibawa ke kasir untuk dibayar. Struk pembayaran dipakai untuk mengambil pesanan.

Sementara di salah satu sisi mall berdiri cukup megah sebuah gerai buku ternama yang membuka gerainya full 2 lantai. Sabtu malam itu pengunjung memenuhi semua bagian gerai. Ruangan dan rak buku yang luas seakan tidak kuasa menampung melimpahnya pengunjung. Antusias dan perilaku hidup kota besar tergambarkan dengan berserakan dan porak poranda-nya susunan buku di lantai-lantai di bawahnya. Terlihat petugas toko buku kewalahan mengatur kembali beragam buku yang berserakan jauh dari kelompok rak-nya. Namun ya itulah resiko usaha, banyak tamu, pengunjung membludak, antrian kasir panjang dan tumpukan bukunya berantakan. Big business, big constrains.

Parkirpun sudah menggunakan sensor lampu untuk melihat dimana tersedia lot parker. Bila lot ditempati lampunya akan berwarna merah, namun bila kosong akan berwarna hijau. Entah karena masih relative baru, atau terlampau banyaknya mobil sabtu malam minggu itu dibutuhkan setengah sampai satu jam untuk mendapatkan sepotong lot parkir. Akhirnya jalur parallel ala parkir jalanan-pun ditempuh. Petugas juga kewalahan diprotes pengunjung yang kesulitan memarkir mobilnya. Penderitaan rupanya belum usai manakala butuh satu jam lebih untuk bisa turun dan keluar dari gedung. Rupanya antrian turun macet karena setiap lantai bertemu antrian keluar. Praktis perlu dua jam-an untuk urusan perparkiran. Apakah masalah parker hanya berbarengan saat week end saja atau memang lay out dan alur parkir-nya yang masih perlu dibenahi.

Terlepas dari berbagai hal, dari makin bertambahnya supermall di ibukota, dampak dan ekses-nya akan selalui ada. Pakar tata kota sering menjelaskan bahwa pusat perbelanjaan kurang tepat dibangun di tengah kota karena akan memacetkan jalanan dan menambah permasalahan social adalah hal yang tidak terbantahkan. Sementara bagi investor jelas memilih lokasi pusat kota dengan pertimbangan mudah dijangkau pengunjung. Dua kepentingan bertolak belakang tersebut akan selalu muncul.
Read More ..

Monday, May 25, 2009

Monaco Race 2009


Kejayaan Brawn GP terus berlanjut pada GP Monaco 2009 dimana mereka dominant dan menguasai finish dua teratas. Meski pada kualifikasi Kimi Ferari sempat menyodok di pole dua namun saat race Rubens tidak menemukan kesulitan berarti overtaking Kimi. Sirkuit Monaco yang ibarat lorong sempit dimana pembalap mesti ngantri dan hanya sedikit titik untuk overtaking memunculkan pendapat siapa yang di depan pada kualifikasi artinya sudah unggul 50% pada sesi race. Asumsi ini hamper benar manakala 8 terdepan hasil kualifikasi enam diantaranya finish dengan poin kecuali vettel dan kovalainen yang tidak finish karena accident. Dua pembalap yang masuk finish dengan poin adalah Alonso dan Bourdais dimana keduanya start dari posisi 9 dan 14.


Kedudukan konstruktor masih relative sama dimana papan atas ditempati Brawn-Mercedes, RBR Renault dan Toyota sementara papan tengah dihuni Ferari, McLaren dan Renault. Sisa tim tentunya menempati papan bawah. Ada lompatan significan dilakukan Ferari dimana saat ini tampil di 4 besar konstruktor seiring membaiknya performance pembalapnya yang finish 3 dan 4 pada GP Monaco yang merupakan seri 6. Sementara Toyota yang cukup mengesankan beberapa race terdahulu kali ini absent mendulang poin dimana duo pembalapnya Trulli dan Glock menjadi juru kunci akibat hasil kualifikasinya yang menempatkan start dari 18 dan 19. Sungguh lampu kuning bagi tim papan atas yang mulai dikejar poinnya oleh tim tengah.

Lomba itu sendiri barangkali hanya tampilan rutin dan membosankan apalagi di sirkuit “lorong” Monaco ini namun banyak hal menarik bila dicermati. Bagaimana Button meng-overlap Lewis, sang juara dunia 2008, head to head Vettel dengan Massa dan overtaking Rubens atas Kimi maupun strategi ban dan bbm oleh tim. Di tengah makin membaiknya kinerja Ferrari banyak tersiar kabar perseteruan antara tim kuda jingkrak atas rencana FIA memangkas budget untuk musim mendatang. Menjadi rahasia umum bahwa keberadaan Ferari sebagai tim besar dan legendaries dalam F-1 mendapat perhatian khusus dari bos FIA Bernie Eclestone. Puncaknya adalah ancaman Ferari untuk keluar dari gelaran F-1 dan sikap Eclestone yang semakin kurang bersahabat.

Patut disorot adalah kiprah Ross Brown, bos Brawn GP yang dengan naluri seorang ahli strategi membangun tim dan merekrut pembalap Honda, Button-Rubens yang sempat terancam tidak mendapat tempat di musim 2009 karena mundurnya Honda dari gelaran, ternyata hasilnya berbalik 360 derajat. Barangkali masih banyak yang ternganga bagaimana tim debutan yang mesinnya dipasok Mercedes yang tentunya performanya “tidak lebih baik” dari McLaren bisa memenangkan 5 dari 6 seri yang sudah dilombakan. Sekaligus kembali membuktikan bahwa paket aerodinamika dan strategi merupakan dua penentu keunggulan sebuah mobil disamping mesin, chasis, dan pembalap.

Patut pula dicermati kiprah Adrian Newey yang berada dibalik RBR Renault yang menghasilkan mobil kencang dipadu duet pembalap berbakatnya Weber dan Vettel yang menempatkannya sebagai konstruktor terbaik kedua sampai sesi Monaco ini.

DRIVER STANDINGS
01 Jenson Button 51
02 Rubens Barrichello 35
03 Sebastian Vettel 23
04 Mark Webber 19.5
05 Jarno Trulli 14.5
06 Timo Glock 12
07 Fernando Alonso 11
08 Kimi Räikkönen 9
09 Lewis Hamilton 9
10 Felipe Massa 8

Jadi akankah gelaran F-1 tetap menarik akan bertumpu pada perseteruan Button/Rubens mempertahankan kinerja, ancaman Vettel/Weber/Trulli/Glock, kebangkitan Kimi/Masa dan juga Kovalainen/Lewis, maupun kejutan Alonso. Always be there,,,,
Read More ..

Monday, May 11, 2009

Catalunya 2009 Race



Setelah berjalan empat seri nampak race catalunya ditunggu sebagai pembuktian. Setelah polemic tentang paket difusser yang berakhir legal dan hasil pengembangan mobil pada hasil empat race yang mencuatkan Brawn dan RBR Renault maka catalunya diharapkan pembuktian dari tim mana yang sebenarnya kuat. Nampak semua tim mengembangkan paket diffuser dan menunggu apakah doiminasi Brawn bisa tergoyahkan oleh trio McLaren-Ferari dan BMW. Namun hasil catalunya kembali membuktikan bahwa Brawn masih memiliki keunggulan atas pesaingnya. Melejitnya Vettel dan Weber yang membesut RBR Renault dengan dukungan direktur teknik Adrian Newey menjadi fenomena lain dari bersinarnya Brawn GP.

01 Jenson Button 41
02 Rubens Barrichello 27
03 Sebastian Vettel 23
04 Mark Webber 15.5
05 Jarno Trulli 14.5
06 Timo Glock 12
07 Lewis Hamilton 9
08 Fernando Alonso 9
09 Nick Heidfeld 6
10 Nico Rosberg 4.5

01 Brawn-Mercedes 68
02 RBR-Renault 38.5
03 Toyota 26.5
04 McLaren-Mercedes 13
05 Renault 9
06 BMW Sauber 6
07 Ferrari 6
08 Williams-Toyota 4.5
09 STR-Ferrari 4

Dari sesia kualifikasi dan race terlihat bahwa Ferari mulai menampakan hasilnya atas paket pengembangan mobil. Meski Kimi terganjal pada kualifikasi pertama dan start dari barisan belakang, Masa mulai menyumbangkan poin. Dalam race Masa mendapat peluang finish keempat namun terganjal strategi bbm dan harus merelakan dioverlap Vettel dan Alonso. Dengan menyumbang tiga poin ditambah sebelumnya Kimi juga tiga poin maka saat ini Ferari berada pada papan 7 konstruktor. Celakanya pesaingnya sudah melejit sedemikian jauh.

Bila diamati sampai race keliam terlihat ada tiga pembalap pada posisi puncak, tiga ditengah dan beberapa di bawah. Nampak trio Button- Rubens dan Vettel seolah meninggalkan pembalap lainnya. Berikutnya trio Webber-Trulli dan Glock bertengger pada papan tengah klasemen pembalap. Konstruktor tentu mengikuti perolehan poin dari pembalpnya sehingga tergambar tiga mobil papan atas, Brwan Mercedes- BRB Renault dan Toyota. Berikutnya ada dua tim di papan tengah yakni McLaren dan Renault disusul sisanya di papan bawah. Dua tim besar Ferari dan BMW sementara harus puas menghuni papan bawah.

Race catalunya kembali membuktikan sulitnya mendapatkan poin bagi tim sekaliber McLaren maupun Toyota yang sempat cukup menjanjikan pada kualifikasi. Tim Toyota tidak bisa secara konsisten mengikuti keberhasilan duet Brawn dan BRB dan harus puas tanpa poin atas kecelakaan Trully dan finish 10 bagi Glock.

Memang masih ada 12 race lagi untuk menyelesaikan musim balap 2009 dan race Monaco dan Turki bisa diharapkan menjadi serunya persaingan musim ini. Dan bisa ditunggu pembuktian dari Button - pembalap asal Inggris menjuarai race jet darat musim 2009 , kiprah Ruben- pembalap kawakan Brasil dan pembalap belia Vettel dari German yang diharapkan menggantikan legenda hidup Schummy. Serta 12 race pembuktian masih akan bangkitkah tim besar yang saat ini terseok-seok.
Read More ..

Thursday, April 23, 2009

Pemilu Oh Pemilu


Kembali kita melakukan pesta demokrasi dengan pemilihan langsung, umum, bebas dan rahasia 9 April kemarin. Pemilihan ini untuk memlih wakil rakyat yang akan duduk di dewan baik pusat maupun daerah. Fenomena pemilihan ini nampak semakin dinamis manakala beberapa pengamat melihat kecenderungan jumlah yang tidak memilih, biasanya disebut golongan putih- golput meningkat dari pemilu sebelumnya. Hari pencontrengan itu sendiri sudah berlangsung tenang meski tentu ada letupan kecil disana sini. Sebelum hari H, sempat diperbincangkan banyak wacana mulai dari daftar pemilih yang kurang akurat- banyak yang tidak terdaftar- atau anak kecil dan orang meninggal malah terdaftar dan sebagainya. Di salah satu media elektronik ada perbincangan untuk menunda pemilu karena salah satunya adalah faktor daftar pemilih yang menimbulkan polemic berkepanjanagan tadi. Yang juga heboh adalah kampanye dari calon legislatif yang memenuhi berbagai ruang public seperti jalan, gedung, pasar dan semua sudut yang ada. Tentu komisi pemilihan umum- KPU merupakan salah satu institusi paling sibuk dalam persiapan jelang pemilu ini.

Usai pencontreangan nuansa kembali heboh dengan hasil perolehan suara dari partai atau calon legislatif-nya. Bukan rahasia lagi kalau untuk bisa dicalonkan seseorang-entah anggota partai atau partisan mesti memiliki modal yang cukup.Ibarat nonton bioskop ya bayar dan beli tiket dulu baru boleh duduk dan melihat film-nya. Kalau anda ingin dicalonkan sebagai legislative anda harus melakukan tawar menawar dengan partai, apa yang anda bawa dan kontribusikan. Anggota partai itu sendiri-pun tentunya tidak serta merta dicalonkan kecuali memang ketua umumnya atau tokoh pendiri dari partai tersebut. Saking banyaknya partai ini banyak kejadian konyol pemilih yuang bingung entah dengan partai mana atau calon mana mesti dicontreng. Ada yang karena tidak tahu ya dicontreng yang paling atas, tengah atau bawah. Atau mencontreng calon yang paling cantik atau paling ganteng. Tidak sedikit yang mencontreng orang yang hanya dikenal entah itu artis atau caleg yang sering muncul di media.

Munculnya ribuan banner dan spanduk sebelum pemilu juga dibarengi berbagai promo dan iklan dari partai konstentan pemilu. Lagi-lagi bukan rahasia bahwa partai tersebut membelanjakan milyaran rupiah untuk bisa tampil dan show off di media entah cetak maupun elektronik. Bila diakumulasi seluruh belanja iklan dari partai tersebut bisa jadi mencapai triliunan rupiah. Sementara dari KPU sendiri jauh hari tentunya mesti menyiapkan prasarana pemilu seperti kertas pemilu, kotak, logistic, tinta, jaringan data, sumber daya manusia dan seterusnya. Saking hebohnya pesta dan gawean pemilu seolah pesta itu merupakan tujuan dari adanya suatu pemilu itu sendiri. Meski semuanya sepakat pemilu hanyalah proses demokrasi untuk memilih wakil rakyat. Kalau dari mindset agama konon seorang bijak yang ingin menjadi wakil rakyat justru akan merasa berat mengemban amanah dan tanggung jawab besar. Entah bagi calon legislative :amanah: itu begitu menarik seolah berhasil duduk di senayan atau kantor dewan merupakan prestige tersendiri. Atau bagi sebagian mereka menjadi anggota dewan identik dengan berbagai fasilitas yang wah dan terhormat. Nampak bagi para calon itu yang terlihat hanyalah hak, hak dan berbagai kesenangan nantinya bila terpilih. Hampir tidak terlihat bahwa menjadi wakil rakyat merupakan beban dan tanggung jawab luar biasa berat. Bayangkan Negara dengan 250 juta penduduk yang masih relative -maaf- miskin ! dengan pendapatan perkapita hanya $1000. Tentunya bagi yang arif jabatan ini sungguh berat. Apa daya semuanya berebut demi kilau berbagai hak dan fasilitas wah tadi yang rupanya menutupi sisi kewajiban dan tanggung jawabnya.

Pemilu sudah dilakukan dan hasilnya mulai dihitung. Kembali negeri ini menjadi semacam ajang prediksi dan analisis berbagai pihak. Ada penghitungan cepat yang sudah diungkapkan dan keluar besaran angka perolehan tiap partai. Meski diberitakan jumlah daftar pemilih adalah 170-an juta sementara sampai hari ini baru sekitar 13 juta suara yang masuk dan dihitung. Terlepas dari berapa jumlah golput namun semua suara mesti dihitung. Komisi pemilu menghadapi tugas berat menghitung jutaan kertas suara dari seluruh negeri. Nampaknya penghitungan juga jauh dari selesai meskipun target waktunya konon sudah terlewati.

Gambaran berikutnya adalah mulai muncul banyak orang stress dari calon legislative yang perolehan suaranya sedikit. Sungguh hasil sangat jauh dari ekspetasi semula. Mereka bermimpi dengan modal sekian, belanja iklan sekian, nampang di banner sekian, dan berbagai maneuver, tebar pesona akan bisa membawanya ke kursi empuk anggota dewan. Apa daya rakyat pemilih jauh berbeda dengan Harapan dan persepsi caleg tersebut. Pemilih yang notabene masyarakat dengan mayoritas pendidikan rendah kebanyakan lebih bingung begitu membuka kertas suara yang besar lebar dan gambarnya banyak sekali. Dari gambaran awal perolehan suara nampak partai lama- status quo yang umumnya dipilih. Memang ada juga partai debutan mendapat perolehan diatas electoral threshold yang 2.5% namun mesti diimbangi dengan belanja iklan luar biasa besar. Tidak kurang dari Rumah sakit jiwa konon mengantisipasi dampak hasil pemilu bagi caleg. Mereka menyiapkan kamar dan perawat ekstra bila pasien jiwa bakal melonjak terutama dari caleg yang perolehan suaranya sedikit atau nol besar. Ada juga petugas penghitung suara kedapatan meninggal dunia karena dua hari tidak tidur dikejar target. Ibarat bermain sebuah game, kita tidak tahu dan tidak mampu untuk menyelasikan permainan yang terlanjur dimulai. Memang mesti diselesaikan namun rupanya permainan ini terlampau besar dan luas sehingga diluar kemampuan sumber daya yang ada.

Sementara dari pelaku politik sendiri yang entah sadar atau tidak bahwa penghitungan masih sangat kecil- berpijak hasil quick count yang tracknya beberapa kali mendekati akurat- nmulai saling bermanuver. Partai kecil tentunya bargaining juga kecil, yang besar akan seiring dan menjadi tumpuan partai lainnya. Karena hasil suara akan menentukan berapa kursi yang akan diperoleh. Meskipun kita Negara penganut asas parlementer periode kemarin kita juga memilih langsung presiden dan wakilnya. Nah dalam rangka pemilihan capres dan wakil mulai terjadi berbagai maneuver, nego, rencana koalisi, adu strategi dan seterusnya. Itu sudah merupakan kehalian dan makanana empuk politisi itu. Wajah-wajah mereka terus ad adi sana sejak negeri ini merdeka sampai hari ini. Rakyat banyak mungkin sudah jenuh dengan banyolan ala srimulat. Inilah puncak dan antiklimaks hiruk pikuk pesta demokrasi yang sedang terjadi. Meski kembali harus diingatkan bahwa terpilihnya wakil maupun eksekutif bukanlah tujuan akhir namun justru awal dari sebuah pekerjaan maha berat bagi bangsa ini. Mesti diingatkan kepada mereka yang yakin mampu menjadi anggota dewan bahwa tugas mereka bakal lebih berat ke depan. Manakala kelak mereka setelah terpilih hanya menjalani rutinitas belaka, datang, duduk, diam dan duit maka kembali rakyat dari negeri ini menjadi korban. Demikian juga presiden dan wakilnya- entah siapapun yang terpilih hanya sekedar rutinitas belaka- maka negeri ini bakal akan tetap terpuruk dan jauh dari kemakmuran bagi rakyatnya. Apalagi ibarat investasi- mereka sudah keluar modal berapa dan harus mengembalikan beserta bunga, untung, bonus dan seterusnya maka kembali kiprah kepemerintahan berjalan seperti puluhan tahun sebeklumnya. Atau mereka harus mengamankan posisinya demi kelanggengan. Kembali rakyat hanyalah obyek belaka yang dipakai dan disanjung saat butuh dan dihisap serta ditelantarkan saat tidak dibutuhkan.
Read More ..

Wednesday, April 22, 2009

F1 Race Shanghai 2009


Karena suatu hal sehingga tidak sempat melihat sesi kualifikasi dan race-nya itu sendiri. Hanya sempat melihat beberapa lap terakhir. Race di bawah guyuran hujan deras itupun berlangsung seperti tidak seharusnya. Kemabli tim papan atas terutama Ferari masih urung untuk mendapatkan sebuah poin-pun. Sungguh race yang masih sulit diprediksi. Salah satu petinggi dari tim renault berkomentar bahwa kredibilitas F1 dikhawatirkan turun. Hal ini mengingat top papan atas sebelumnya yakni Ferari, McLaren dan BMW harus bersusah payah untuk sekedar berada di papan tengah. Sementara tim yang sangat “BIASA” semacam Red Bull dan Brawn GP berhasil menjuarai lomba dan menghumpulkan poin. Bahkan Ferari harus puas menjadi hamper juru kunci dengan poin 0. Kimi yang biasanya rasional dan jarang mencari pembenaran-pun kali ini harus berandai-andai bila hujan tidak turun hasilnya bagi Ferari akan lebih baik ketimbang finish ke sepuluh dengan satu setengah menit di belakang Vettel- sang juara. Race kali ini juga memaksa Masa harus keluar sirkuit pada lap 20 karena masalah kelistrikan.

Banyak pembalap yang mengeluhkan terjadinya aquaplaning terutama di tikungan terakhir ke kiri dengan karakter tajam. Karena aquaplaning maka ban menjadi ngambang dan sulit untuk akselerasi maupun braking. Ferari menyadari bahwa bisa saja tahun ini mereka berada pada papan bawah meski masih berharap pada race Spanyol tiga minggu mendatang dan ke depan bisa melakukan perbaikan dan pemyempurnaan. Race Bahrain minggu depan nampak akan dijalani apa adanya tanpa target dan harapan tinggi, sungguh sangat ironis race musim ini bagi tim unggulan berlogo kuda jingkrak yang didukung budget luar biasa besar itu.

Pihak Ferari menjelaskan bahwa musim ini bisa jadi sangat sulit bagi mereka karena pengembangan mobil tidaklah cukup dilakukan saat race berlangsung ketat. Mereka menyadari bahwa mungkin ada kekurangan dan kesalahan pada pengembangan mobil mereka dan mengakui bahwa tim lain termasuk papan bawah melakukan pengembangan dengan hasil lebih bagus. Diakui bahwa fenomena diffuser bukanlah masalah utama kalau tidak disebut hanya sebagian problem yang menghadang. Terdapat banyak masalah serius ketimbang sekedar paket diffuser yang masih menjadi debat banding komite F1. Andaikan Ferari mengaplikasikan diffuser meski sedikit membantu namun mereka tidak yakin akan bisa sangat kompetitif. Fenomena diffuser memang bukanlah segalanya karena tim William yang turut mengaplikasikan juga tidaklah sekencang Brawn GP dan Toyota. Apakah masalah yang dihadapi sudah segawat itu, masih membutuhkan kajian dan pembuktian hasil race berikutnya. Selalu ada optimisme baik dari pembalap dan tim meskipun posisi mereka terpuruk di bawah. Itulah yang menjadikan mereka memang layak menjadi juara, karena spirit akan selalu menggebu.

Sementara McLaren, lawan tangguh Ferari nampak tidak separah seteru-nya itu manakala duo pembalapnya masih bisa mendulang poin dan mengumpulkannya sehingga tidak sampai terlempar jauh ke belakang, meskipun hasil ini tentu saja belum mencerminkan kekuatan McLaren sesuangguhnya.

Vettel yang disebut-sebut bakal menggantikan legenda hidup Schummy, kali ini berhasil menjuarai lomba dengan catatan waktu 1 jam 57 menit 43 detik dengan total 56 lap. Rekan tim-nya Webber dari Australia yang sempat disebut gaya membalapnya mirip Schummy melengkapi kehebatan Red Bull bermesin Renault. Debutan Sebastian Buemi dari STR Ferari menutup poin dengan finish ke 8 dan lagi-lagi mendapatkan poin pada race ketiga musim ini.

Button dan Rubens masih menunjukkan konsistensinya dengan finish 3 dan 4 serta mengakui bahwa Red Bull sungguh kencang di trek basah Shanghai. Duet McLaren Kovalainen dan Lewis berhasil mendapat finish 5 dan 6 serta mendulang poin lumayan kali ini. Timo Glock dari Toyota pantas menjadi salah satu bintang race Shanghai manakala berangkat dari grid #19 namun bnerhasil finish ke 7 atau merengsek 12 grid.

Pos No Driver Team

1 15 Sebastian Vettel RBR-Renault

2 14 Mark Webber RBR-Renault

3 22 Jenson Button Brawn-Mercedes

4 23 Rubens Barrichello Brawn-Mercedes

5 2 Heikki Kovalainen McLaren-Mercedes

6 1 Lewis Hamilton McLaren-Mercedes

7 10 Timo Glock Toyota

8 12 Sebastien Buemi STR-Ferrari
Read More ..

Tuesday, April 14, 2009

F-1 2009 Sepang


Sungguh lomba yang cukup langka dimana hujan begitu deras mengguyur dan membanjiri trek. Serunya race sebenarnya sudah terlihat sejak babak kualifikasi. Pada Q-1 dan Q-2 bnyak pembalap papan atas berguguran dan catatan tercepat ditorehkan tim papan tengah- bawah seperti Brawn GP, Williams maupun Toyota yang mengaplikasikan difusser. Memang hasil Q-1 misalnya sangatlah tipis dimana jarak pembalap yang menduduki tercepat dengan posisi 15 hanya sekitar 1 detik saja, sehingga selisih antar pembalap rata2 hanya kurang dari 0,1 detik! Namun sedemikian hebatkah paket difusser yang perannya menguatkan down force itu. Bahkan perangkat ini masih menjadi pro kontra dan sempat dianggap tidak memenuhi ketentuan atau illegal. Sebaliknya tim yang belum mengaplikasikan konon menjajagi untuk turut memasang paket ini.

Race 2009 sekaligus sebagai gambaran bahwa pada dasarnya skill dan performance pembalap tidaklah berbeda jauh atau hampir sama rata. Sehingga perbedaan sekecil apapun dari mobil begitu berpengaruh pada hasil akhirnya. Pada race Australia sebelumnya terjadi crash Kubika dan Vettel yang menyebabkan ujung front wing mobil Kubika somplak, dan ini sudah cukup membuatnya hilang keseimbangan, sliding dan akhirnya menabrak dinding pembatas. Ata terlihat pada strategi pengisian bahan baker dimana selisih beberapa liter langsung mempengaruhi speed dari mobil.

Hal ini tidaklah aneh mengingat bobot mobil F-1 hanya berkisar 600 sampai 700 kg saja dan sudah termasuk pembalapnya. Bobot ini termasuk sangat sangat ringan melihat tenaga mesin bisa sampai 800 HP sehingga paket aerodinamika sangatlah dominant.

Kembali pada race Sepang kali ini yang diguyur hujan lebat panitia lomba akhirnya mengibarkan bendera merah tanda lomba dihentikan pada lap 32 dari total 56 lap yang harus diselesaikan. Akhirnya setelah 50 menit hujan tidak kunjung reda dan justru semakin deras dan permukaan jalan penuh air dimana sebelumnya banyak pembalap tergelincir ke gravel termasuk jagoan basah- Lewis dari McLaren- panitia mengibarkan bendera hitam sebagai tanda lomba dihentikan. Penghentian lomba ini sendiri adalah kejadian kedua setelah race Brasil 2003 yang juga mengalami gangguan cuaca buruk.

Sebagaimana aturan lomba bila akumulasi lap kurang dari ¾ maka perolehan poin akan dipotong setengahnya. Panitia menetapkan posisi di lap 31 sebagai hasil akhir lomba dimana urutan saat itu adalah Button – Heidfeld – Glock – Trulli – Rubens – Weber – Lewis dan Rosberg. Pada lap awal terlihat Rosberg ini sempat memimpin lomba namun perlahan Button dari Brawn akhirnya berhasil menjadi yang terdepan. Pemotongan poin pembalap menjadi hanya setengahnya ini juga merupakan kejadian kedua setelah grand prix Australia 1991. Hal ini menyebabkan standing poin pembalap menjadi ada yang pecahan.

01 Jenson Button 15
02 Rubens Barrichello 10
03 Jarno Trulli 8.5
04 Timo Glock 8
05 Nick Heidfeld 4
06 Fernando Alonso 4
07 Nico Rosberg 3.5
08 Sebastien Buemi 2
09 Mark Webber 1.5
10 Lewis Hamilton 1


Ada kejadian sedikit konyol terjadi manakala hujan belum turun Kimi sudah diganti ban basah di pit stop, sementara tim lain masih menggunakan ban kering. Kontan kejadian ini menyebabkan Kimi jadi bulan bulanan pembalap lain karena menggunakan ban basah pada trek yang masih kering dan menyebabkan dia kehilangan cukup banyak waktu. Meski akhirnya hujan memang turun namun Kimi urung mendapat poin dan hanya finish diurutan 14.

Dari hasil lomba terlihat peta kekuatan masih belum menggambarkan kelas sebenarnya dan menunjukan dominasi Brawn, Toyota dan Williams yang kebetulan ketiga tim mengaplikasikan paket difusser. Yang jelas-jelas merupakan kejutan adalah kembali duet time lit Ferari dan Mercedes kali ini masih belum menunjukan kelasnya baik pada Qulaifikasi maupun Race.

Apakah kekuatan itu sudah menunjukan gambaran yang sesungguhnya tentunya masih harus dibuktikan pada race China esok atau pembuktian sisa 15 race pada musim 2009 ini.
Read More ..

Monday, April 13, 2009

PT Bakrie Telecom Luncurkan Program SENS-ESIA Di Semarang

Semarang, 12 April 2009 – Ketatnya persaingan dan tumbuhnya daya kritis masyarakat mendorong ESIA untuk terus mengeluarkan program-program loyalitas pelanggannya. Setelah melakukan gebrakan tariff sebesar 70% dan meluncurkan Starter Pack (SP) Termurah seharga hanya Rp. 5 ribu untuk Jateng & DIY, kembali PT Bakrie Telecom Tbk, dengan produknya Esia, Wifone, dan Wimode meluncurkan program inovatif. Program tersebut dinamakan SENSESIA – Plasa Simpang Lima yang digelar selama enam bulan penuh dari 12 April ~ 11 Oktober 2009.

Program SENSESIA dibuka langsung oleh GM Komersial Regional III Jateng & DIY PT Bakrie Telecom, Tbk., Oging Satrio Kusumo di Atrium Plaza, Simpang Lima Semarang. Program ini berlaku untuk setiap transaksi yang dilakukan di Plasa Simpang Lima dan Gerai Esia di kota Semarang dimana setiap pembelian produk Esia akan mendapatkan kupon berhadiah. "Masyarakat makin kritis. Operator telekomunikasi dituntut untuk makin meningkatkan kualitas layanannya. Termasuk memberikan keuntungan lebih agar mereka tetap setia menjadi pelanggan. Melalui Sensesia, kami mencoba memberikan keuntungan lebih tersebut pada masyarakat Semarang", ujar Oging pada peluncuran program Senesia tersebut.

Konsumen yang melakukan pembelian Voucher Rp. 10 ribu dan Rp. 25 ribu akan mendapatkan 1 buah kupon. Bagi mereka yang melakukan pembelian SP Esia, Voucher Rp. 50 ribu dan Rp. 100 ribu akan mendapatkan 2 buah kupon. Sementara 10 buah kupon akan diberikan bagi pembeli handset bundling Esia, Wifone, Wimode maupun pelanggan baru paska bayar Esia & Wifone. Yang menarik adalah bagi pelanggan lama paska bayar Esia & Wifone yang membayar tagihan bulan terakhir minimum Rp. 50 ribu juga akan mendapat 5 buah kupon namun satu nomor pelanggan paska bayar hanya berhak menukarkan 1 kali selama periode program berlangsung.

Hadiah menarik akan diberikan kepada pemenang undian yang akan dilakukan 2 kali dalam 6 bulan yakni periode April ~ Juni 2009 akan diundi awal Juli 2009, sementara periode Juli ~ September 2009 diundi awal Oktober 2009. Bagi konsumen ESIA pemegang kupon tersebut akan mendapat peluang memenangkan hadiah utama 1 mobil Toyota Yaris (Off-TR), 8 unit motor Honda Revo, 12 unit TV Flatron 22 Inchi serta hadiah harian berupa ratusan Hape Esia.

Oging menambahkan program SENSESIA akan dibuka dengan parade Sensesia berkeliling kota Semarang, mobil cheerleader, motor-motor, mobil lawas maupun parade lainnya. Program ini digelar sebagai bentuk penghargaan yang tinggi terhadap konsumen Esia di kota Semarang yang telah menunjukkan pertumbuhan secara signifikan. Kota Semarang sebagai ibukota propinsi dan salah satu kota terbesar tentunya membutuhkan sarana telekomunikasi yang handal namun dengan tarif yang terjangkau. Esia yang telah beroperasi di Jateng & DIY sejak tahun 2007 mencoba menjawab tantangan ini dengan tawaran produk telekomunikasi yang bermutu, handal dan memihak kepada daya beli masyarakat.

Esia selalu konsisten dengan berbagai produk inovatif dan tarif yang sangat ekonomis. Sebagai salah satu penyedia telepon berbasis CDMA Esia bertekad untuk terus meningkatkan perhatian dan pelayanannya kepada pelanggan. Bahkan di saat krisis ekonomi saat ini dimana beban masyarakat semakin berat Esia menunjukkan perhatian konkrit kepada masyarakat berupa tariff yang semakin terjangkau dan menawarkan program hadiah bagi pelanggannya.
Read More ..

Tuesday, April 07, 2009

Esia Turunkan Tarif Telepon Hingga 70 %

Esia Turunkan Tarif Telepon Hingga 70 % Di Jawa Tengah & DIY,
Tarif Termurah Ke Semua Operator Nasional dan Internasional
Telepon Flat Interlokal dan Internasional ke Semua Operator Cuma Rp 800 per menit

Yogyakarta, 7 April 2009 - Gebrakan tariff kembali dipelopori Esia, produk telepon tanpa kabel dari PT Bakrie Telecom Tbk yang menurunkan tariff teleponnya hingga 70% di wilayah Jawa Tengah & DIY. Dengan tariff baru ini Esia merupakan tariff termurah saat ini untuk semua panggilan ke seluruh operator di semua waktu.

Penurunan tariff ini dilakukan sebagai upaya Esia untuk memperkuat posisinya sebagi produk yang inovatif dalam memberikan tariff telepon yang benar-benar murah dan mudah dipahami masyarakat. Langkah ini sekaligus juga menjadi kontribusi Esia untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah beban ekonomi akibat krisis keuangan global.

Dengan tema “Esia Termurah Ke Semua Nomor, Gak Ada Lawan”, Esia menetapkan hanya ada 4 angka yang perlu diingat oleh pengguna Esia: Rp 40,- ke Sesama Esia, Rp 80,- ke Telpon Rumah dan CDMA dengan kode area lokal, Rp 480,- ke GSM Lokal dan Rp 800,- untuk telpon ke luar kota dan luar negeri, ke semua operator se Indonesia dan sejagat raya.

Pelanggan Esia misalnya yang tinggal di Yogyakarta ingin menghubungi saudaranya yang punya telepon GSM di seluruh nusantara, tarifnya cuma Rp 800,- (diluar ppn) baik siang maupun malam. Padahal tadinya biayanya bisa mencapai Rp 2.727,- per menit. Berarti ada penghematan sebesar 70%.

Sementara telepon ke China misalnya, salah satu negara yang banyak ditelepon oleh pelanggan telepon di Indonesia, biaya yang biasanya dikeluarkan bisa mencapai Rp 1.500,- per menit dengan menggunakan kode akses 01010 maka sekarang cukup Rp 800 per menit (diluar ppn) berlaku 24 jam tanpa mengenal waktu sibuk atau waktu-waktu tertentu. Hematnya mencapai 46%.

Penurunan tariff sebesar 68% terjadi ketika pelanggan Esia melakukan panggilan telepon lokal ke telepon rumah (PSTN) atau operator FWA lainnya. Tarif lama seharga Rp 275 per menit dipangkas menjadi Rp 80,- per menit (diluar ppn).

Penurunan signifikan juga diterapkan pada tariff telepon ke operator telepon GSM local yang rata-rata Rp 800,- per menit dipotong menjadi hampir setengahnya atau menjadi Rp 480,- per menit (diluar ppn).

Khusus untuk percakapan telepon ke sesama pelanggan Esia, tarifnya turun 20% dari sebelumnya Rp 50 per menit menjadi Rp 40 per menit (di luar ppn).

Sedangkan kartu Perdana, harga semula yang Rp 15 ribu kemudian diturunkan hanya Rp 5 ribu saja. Harga yang super murah dan tiada bandingnya ini diciptakan Esia khusus untuk masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan DIY yang meliputi kota besar seperti Yogyakarta, Semarang, Solo, Purwokerto, Tegal maupun kota-kota kecil di sekitarnya.

Sementara tariff sms Esia tetap yaitu Rp 1 per karakter karena dipandang bukan saja sudah murah tapi mengandung unsur pendidikan dimana masyarakat membayar sesuai penggunaan.

“Hanya ada dua kata saja untuk menggambarkan gebrakan Esia: Murah dan Sederhana. Udah nggak jamannya lagi pake telepon di luar Esia”, tegas Ridzki Kramadibrata, Executive Vice President (EVP) Marketing PT Bakrie Telecom Tbk ketika menjelaskan penurunan tariff Esia dihadapan media di Yogyakarta kemarin.

Murah karena tariff Esia benar-benar termurah dibandingkan operator lain. Sedangkan sederhana karena tarif ini berlaku tanpa syarat, bukan tarif promosi dan tidak membingungkan bagi masyarakat. Kapan pun telepon dilakukan tariffnya akan sama. ”Ayo coba, nilai dan bandingkan sendiri tarif Esia dan tarif operator lainnya. Esia siap kok untuk diadu murahnya”, ajak Ridzki.

Melalui tarif murah ini, Esia ingin mengajak masyarakat untuk semakin kritis mensikapi berbagai tawaran tarif murah yang diberikan operator telekomunikasi. Memang tampaknya tarif yang bahkan cenderung gratis dari berbagai operator sangatlah menguntungkan masyarakat. Namun sebenarnya yang terjadi adalah kompetisi semu, dimana biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk menggunakan berbagai layanan tersebut tidaklah berubah.

”Kami tidak menginginkan hal tersebut. Dari awal tarif Esia murah dan sederhana. Di tahun 2005 Tarif Esia Rp 50 per menit dan Rp 1000 per jam. Berlaku kapan pun dan dimana pun. Tarif murah ini diikuti oleh operator lain dan turut mendorong penurunan tarif telepon yang ada saat ini. Sekarang gebrakan kami berlanjut dengan tarif yang semakin murah”, katanya

Disamping soal transparansi, Ridzki pun menyinggung manfaat ekonomi dari gebrakan tarif Esia. Tarif ini diungkapkannya akan meringankan beban masyarakat. Masyarakat dapat memanfaatkan dana dari aktivitas telekomunikasi guna kebutuhan hidup yang lain. Masyarakat juga bisa menggunakan telepon untuk kepentingan usaha guna peningkatan kualitas hidup.

”Telekomunikasi sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dari pengalaman krisis lalu, penggunaan telepon masyarakat justru meningkat karena secara biaya lebih menguntungkan menggunakan telepon daripada harus mengeluarkan biaya transportasi. Telepon juga digunakan untuk mencari peluang usaha. Kami harapkan tarif Esia yang semakin murah ini akan menguntungkan masyarakat dalam meningkatkan mutu kehidupannya, secara sosial maupun ekonomi”, kata Ridzki.

Disamping itu, lanjut Ridzki, berbagai langkah yang berupaya meningkatkan kualitas layanan akan semakin memperkokoh posisi Esia bahwa menjadi pelanggan Esia selalu untung. Untung karena daerah layanannya semakin luas. Untung karena bonusnya semakin banyak dan bervariatif. Untung karena tarifnya kompetitif, sederhana dan tidak membingungkan pelanggan. Serta untung karena jaringannya juga semakin bagus.
Read More ..

Wednesday, April 01, 2009

Kansai Airport


Tayangan dari National Geographic mengenai kansai international airport memberikan gambaran hal yang nampak tdak mungkin bagi manusia menjadi mungkin. Entah apa pertimbangan awalnya bandara internasional ini dibangun di tengah laut. Dibutuhkan mungkin jutaan meter kubik tanah untuk menguruk. Jepang yang terkenal dengan banyaknya gempa bumi mesti mendesain secara khusus bandara di tengah laut ini. Tentu saja dibutuhkan triliunan yen untuk membangun bandara internasional yang diakui salah satu yang paling canggih.

Pada tayangan National Geographic digambarkan desain jendela bandara yang unik, tangga menuju boarding yang bertingkat, alur bagasi paling canggih dengan tingkat kesalahan sangat rendah. Yang jelas semua system dipantau dan diatur oleh computer sehingga jelas efisien dan efektifitasnya.

Entah pemikiran apa yang mendasari pembangunan bandara unik, langka dan Indah yang menyedot dana luar biasa besar ketimbang membangunnya secara konvensional di atas daratan. Pihak terkait hanya menjelaskan bahwa mereka bekerja keras nmeewujudkan bandara yang dapat melayani semua jenis pesawat baik kargo maupun penumpang. Memang biaya transit dan landingnya relative mahal, namun pengalaman dan sensasi baik bagi penumpang maupun kru pesawat akan sepadan dengan mahalnya.

Saking hebat dan lengkapnya layanan di bandara bahkan disediakan tempat khusus penitipan hewan peliharaan / pet. Biasanya penumpang entah dari Eropa/Amerika dan sebagian Asia membawa serta piaraanya seperti anjing atau kucing. Tempat penitipan pet ini dilengkapi dengan salon dan kandang yang nyaman. Saking hebatnya system CCTV dan monitoring, pemilik hewan bisa melihat piaraannya cukup dari HP, tentu dengan membayar sewa.

Bandara yang dikomentari banyak penumpang sebagai salah satu tercanggih itu masih dapat menyertakan warna dan budaya jepang tradisional diantara ornament dan aksesoris di berbagai sudut bandara.

Yang jelas jangan ditanya berbagai kemudahan, kecepatan, dipadukan kenyamanan bagi seluruh penumpang mulai dari landing, control/chek in maupun berbagai sarana pendukung dan pelayanan di berbagai sudut yang misinya sama, mempercepat semua penumpang sampai tujuannya.

Sarana pendukungnya meliputi general information, preparation for departure, baggage, banking/ATM, Rental service, Travelers with children, police, post office, doctors/hospital, relax while waiting, business support, internet services, hotel/transport, sampai dengan observation hall.

Yang lebih fantastis lagi adalah ambisi dari pemerintah jepang untuk membangun bandara kansai 2. Artinya mereka akan melengkapi bandara super canggih kansai-1 dengan saudaranya di sampingnya yang hanya berjarak 200-an meter. Menurut penuturan dari National Geographic tingkat kesulitan dan biayanya akan lebih tinggi, meskipun untuk pengalaman sudah belajar dari pembangunan sebelumnya. Saat ditayangkan pengurukan dan perataan bandara-2 sudah dilakukan namun keburu terbentur datangnya krisis global. Namun pengelola dan perancang bandara dengan optimis menjelaskan bahwa mereka akan terus bekerja keras dan meyakini seluruh dunia nanti akan mengakui kehebatan bandara kansai ini.

Berikut adalah berbagai pesawat yang melayani penerbangan dari dan ke kansai airport.


Air Caledonie-Noumea
Air Canada -Vancouver
Air China -Beijing, Dalian, Shanghai
Air France -Paris
Air India -Delhi, Hong Kong, Mumbai
Air New Zealand-Auckland, Christchurch
Air Tahiti Nui-Papeete
Alitalia -Milan
All Nippon Airways-Beijing, Dalian, Guam, Hangzhou, Hong Kong, Qingdao, Seoul, Shanghai, Shenyang, Xiamen
American Airlines -Dallas
Asiana Airlines -Pusan, Seoul
Cathay Pacific Airways-Hong Kong, Taipei
China Airlines -Taipei
China Eastern Airlines-Beijing, Nanjing, Qingdao, Shanghai, Yantai
China Southern Airlines -Dalian, Guangzhou, Harbin, Shenyang
Continental Airlines -Guam
EgyptAir -Cairo
Emirates -Dubai
EVA Airways-Taipei
Finnair -Helsinki
Garuda Indonesian Airways -Denpasar, Jakarta
Hainan Airlines -Haikou
Japan Airlines -Bangkok, Beijing, Brisbane, Dalian, Denpasar, Guam, Guangzhou, Hangzhou, Hanoi, Hong Kong, Honolulu, Kuala Lumpur, London, Los Angeles, Pusan, Qingdao, Seoul, Shanghai, Singapore, Sydney, Taipei
KLM -Amsterdam
Korean Air-Cheju, Pusan, Seoul
Lufthansa -Frankfurt
Malaysian Airlines-Kota Kinabalu, Kuala Lumpur
Miat Mongolian Airlines-Ulan Bator
Northwest Airlines -Detroit, Guam, Honolulu, Saipan, Taipei
Philippine Airlines -Manila
Qantas Airways -Cairns
Qatar Airways -Qatar
Royal Nepal Airlines -Kathmandu
Shanghai Airlines -Shanghai
Singapore Airlines -Bangkok, Singapore
Thai Airways -Bangkok, Manila, Phuket
Turkish Airlines -Istanbul
Uzbekistan Airways-Tashkent
United Airlines -Boston, Chicago, Honolulu, Los Angeles, San Francisco
Vietnam Airlines -Ho Chi Minh City
Vladivostok Air -Vladivostok
Xiamen Airlines -Xiamen
Read More ..

Monday, March 30, 2009

Australian F-1 Race


Terhitung sejak 1954 baru terjadi kali ini sebuah tim formual satu berhasil finish satu dua pada debut pertama mereka. Hari itu Juan Manuel Fangio dan Karl Kling dari Mercedes Benz. Hari ini Jenson Button dan Rubens Barichello dari Brawn-Mercedes berhasil mengulang sejarah langka tersebut.

Selamat datang single seater 2009 race yang diawali di sirkuit Melbourne Australia. Sebagaimana banyak diulas sebelumnya bahwa race f-1 GP 2009 mengusung banyak perubahan sebagai imbas dari pengembangan oleh tim- utamnya paket aerodinamika, seputar biaya kepesertaan yang semakin mahal, mundurnya Honda, regulasi race itu sendiri, masuknya sang fenomenal Brawn GP yang digawangi Ross Brawn- mantan direktur teknik Benetton, Ferrari dan Toyota- maupun berbagai kegiatan individu dari para pembalap yang memang bak artis dunia.

Di beberapa latihan sebelumnya terjadi banyak kejutan manakala tim papan bawah termasuk debutan Brawn GP mencatatkan diri sebagai yang tercepat mengungguli tim papan atas. Pembalap yang kurang diperhitungkan sebelumnya seperti Button, Barichelo, Vettel, Rosberg, Bourdais dan pembalap debutan Buemi dari STR- justru sempat mendominasi jalannya lomba sebanyak 58 lap tersebut.

Sebelum lomba bahkan muncul kabar buruk bagi Toyota yang dituduh menggunakan diffuser illegal- paket aerodimanika jalur udara untuk menopang down force. Kasus ini mulai membawa korban manakala kedua pembalap Toyota yakni Trulli dan Glock mesti start dari pit/baris belakang yakni pole 19 - 20, meski hasil kualifikasi mereka masuk 10 besar. Kesialan Toyota belum berakhir manakala Trulli yang berhasil naik podium dengan finish ketiga, mendapat pinalti karena pelanggaran saat keluarnya safety car- berupa tambahan waktu 25 detik yang menghempaskannya ke posisi 12 dan membuyarkan perolehan poin-nya. Sungguh dunia tidak adil kali ini bagi tim papan tengah berlogo tiga elips tersebut.

McLaren yang terseok-seok di babak kualifikasi dan menempatkan Lewis dan Kovalainen di start pole 18 dan 12- bahkan mendapat berkah dengan finish keempat bagi Lewis dan tidak finish bagi Kovalainen. Finish ini juga berkah atas kasus Trulli dan insinden crash Vettel dan Kubika. Vettel yang mendominasi runner up di belakang Button sampai 55 lap, sempat mendapat pressure dari pembalap BMW- Kubika yang lebih kencang mobilnya dengan hard tyre-nya, sementara Vettel dengan medium tyre mencoba mempertahankan posisinya. Tabarakanpun tak terhindarkan dengan Kubika somplak front wing-nya dan akhirnya membuatnya spin dan menabrak dinding sirkuit sementara Vettel mencoba bertahan dengan hanya tiga ban tanpa ban depan kiri yang mengalami patah – gigih menuju pit. Apa daya kondisi kerusakan mobil yang parah memaksanya mengakhiri lomba. Vettel yang diharapkan menjadi penerus Schummy kali ini belum menemukan keberuntungan.

Duet Ferari yang nampak menjanjikan pada lap-lap awal akhirnya berujung tidak finis keduanya dengan mekanikal problem bagi Massa dan spin serta menabrak dinding bagi Kimmi setelah sebelumnya sempat bersinggungan dengan Barichello.

Race pembuka kali ini banyak diwarnai tabrakan seperti Vettel-Kubika, Nakajima dan Kovalainen maupun berbagai masalah teknik seperti, diferensial, suspension, maupun spin.

Selain duet Button-Rubens, terdapat Lewis untuk tiga besar diikuti Glock-Toyota, Alonso-Renault, Rosberg-Toyota, Buemi dan Bourdais-STR Ferrari.

Pos No Driver Team Laps Time/Retired Grid Pts
1 22 Jenson Button
Brawn-Mercedes
58 1:34:15.784 1 10
2 23 Rubens Barrichello
Brawn-Mercedes
58 +0.8 secs 2 8
3 1 Lewis Hamilton
McLaren-Mercedes
58 +2.9 secs 18 6
4 10 Timo Glock
Toyota
58 +4.4 secs 19 5
5 7 Fernando Alonso
Renault
58 +4.8 secs 10 4
6 16 Nico Rosberg
Williams-Toyota
58 +5.7 secs 5 3
7 12 Sebastien Buemi
STR-Ferrari
58 +6.0 secs 13 2
8 11 Sebastien Bourdais
STR-Ferrari
58 +6.2 secs 17 1

Read More ..

Wednesday, March 18, 2009

Town Hall Meeting


Tidak banyak perusahaan yang bersedia mengajak seluruh karyawannya untuk berkumpul dan membicarakan hal yang untuk sudut pandang tertentu cukup confidential. Umumnya perusahaan entah dua tahun atau setahun sekali mengumpulkan karyawan dengan tujuan pengakraban atau refreshing belaka. Kenapa kegiatan town hall meeting yang dilakukan oleh sebuah perusahaan telko nasional menjadi satu kegiatan yang cukup jarang. Ditambah dalam gelaran tersebut dihadiri langsung oleh petinggi perusahaan - pengambil keputusan membaur bersama seluruh karyawan mulai dari staf terbawah.

Apa yang mengemuka manakala terjadi pertemuan antara jajaran direksi sebagai nakoda perusahaan dengan karyawan sebagai anak buah kapal-nya. Sebagai nakoda tentu direksi akan menanyakan bagaimana pencapaian target, sejauh mana, apa yang kurang, apa kendalanya, bagaimana kalau target tidak tercapai, apa dampaknya, imbasnya dan seterusnya. Sementara dari karyawan sudah alamiah ingin mengetahui bagaimana kondisi keuangan perusahaan/kinerja, status pinjaman, kesejahteraan, benefit, kenaikan gaji maupun bonus. Kedua pihak memang nampak bertolak belakang, namun sebenarnya inline, tergantung sudut pandang. Kenapa inline karena keduanya pada akhirnya memiliki tujuan akhir yang relative sama, yakni profit dan sustainability.

Tidak banyak karyawan suatu perusahaan berkesempatan melihat dan mendengarkan isi perut perusahaan. Bahwa perusahaan memiliki visi dan misi, strategi, inovasi dan seabreg program jangka pendek maupun panjang. Ada beberapa key word yang muncul dalam kegiatan tersebut. Budget operator, disruptive innovation, faster-better-cheaper dan sebagainya. Bahkan beberapa figure dari laporan keuangan-pun dikeluarkan/digambarkan untuk pemahaman seluruh yang hadir. Memang dalam era globalisasi saat ini sebuah disclosure lazim dilakukan terhadap public, apalagi terhadap karyawan perusahaan sendiri.

Budget operator dimaknai bukan sebagai bentuk pelit atau hemat. Justru segala bentuk program dan kegiatan akan danalisis budget-nya, cost benefitnya, serta kelayakan bsinisnya sebelum eksekusi. Budget operator juga bukan berarti operator dengan anggaran sedikit, karena anggaran akan siap dikeluarkan untuk semua program yang sudah lolos review dan analisis bsinis-nya.

Disruptive innovation bisa diterjemahkan bebas sebagai bentuk inovasi yang nakal- mengacaukan- tak berpola. Bagaimana memadukan skema inovasi yang mengacaukan namun tetap efektif merupakan bentuk tantangan tersendiri. Untuk era persaingan terbuka yang sedemikian ketat saat ini, bentuk inovasi yang hebat, apalagi yang biasa tentu tidak memadai untuk memenangkan persaingan. Dibutuhkan bentuk terobosan inovasi yang bisa jadi kurang lazim. Disruptive itulah barangkali sebuah bentuk terobosan unik bagaimana inovasi dilakukan agar unggul dalam persaingan.

Sebagaimana diskusi dalam suatu perusahaan secara umum maka banyak istilah utamanya bidang keuangan yang mengemuka. Ada istilah revenue, cost, EBITDA, efficient, CAPEX, break even, loss, profit, return, invesment dan istilah lainnya yang umumnya ada dalam sebuah laporan keuangan. Ada juga istilah diakuisi, mengakuisi, market share, leading market, right issue, pasar modal, harga saham, krisi keuangan dan sebagianya. Bagi sebagian orang barangkali sudah mengetahui dan memahami, namun bagi sebagian lain bisa jadi merupakan istilah yang baru dan jarang mendengar.

Sementara tag lines faster-better-cheaper bisa ditafsirkan dari berbagai sudut pandang masing-masing. Secara harfiah maksudnya lebih cepat-lebih baik-lebih murah. Hmm suatu slogan yang sulit-sulit mudah. Bila berdiri sendiri nampak mungkin bagi semua perusahaan untuk mencapainya. Untuk bisa lebih cepat atau lebih baik adalah sesuatu hal yang dapat dilakukan. Namun bagaimana dengan penggabungan sekaligus tiga slogan, bahwa masih ada satu kondisi yakni lebih murah. Umumnya hal yang lebih baik akan in line dengan biaya yang tidak murah. Lagi-lagi blend/ramuan ketiganya akan merupakan sebuah tantangan tersendiri sebagaimana bentuk terobosan inovasi di atas.

Terpenting bentuk gelaran ini adalah suatu konsep bahwa sumber daya manusia atau karyawan yang dimiliki perusahaan merupakan komponen yang sangat penting. Dalam manajemen modern-pun tidak kurang SDM dianggap sebagai salah satu pilar terpenting.
Read More ..

Thursday, March 12, 2009

Surat Dari Korban Banjir Solo


Banjir itu datang mendadak. Kali pepe, anak dari bengawan solo meluapkan airnya dengan dasyat. Ratusan rumah di sekitar sungai tidak urung tenggelam. Ketinggian air mencapai 1,5 meter, tertinggi setelah banjir terakhir 30 tahun lalu.

Setelah kegiatan bantuan social yang dilakukan BTEL- ESIA, selain penerimaan yang tulus dan haru dari 75-an KK penerima bantuan, datang surat dari mereka. Isinya lugas saja dan penyampaian terima kasih disertai ungkapan “dapat terjalin sebagai ikatan customer pengguna produk BTEL”. Read More ..

Tuesday, March 10, 2009

Bakrie Telecom - PMI Bantu Korban Banjir Solo


Solo, 6 Maret 2009
Banjir yang kerap melanda kota budaya, Solo, turut mendorong rasa simpati dan kesetiakawanan segenap karyawan Bakrie Telecom. Rasa simpati tersebut diwujudkan antara lain dengan memberikan bantuan berupa bahan sembako dan dilaksanakan dengan menggandeng PMI (Palang Merah Indonesia) Solo.

Karyawan Bakrie Telecom yang tergabung dalam Tim Tanggap Bencana BTel turun langsung ke lokasi dan menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat di wilayah RW 1 Krembyongan Kadipiro Surakarta. Sebanyak 75 paket bantuan untuk 75 KK disalurkan kali ini yang penyerahan bantuannya diserahkan langsung oleh Nadia Diposandjoyo – VP Corporate Communications PT Bakrie Telecom Tbk., didampingi oleh Oging Satrio Kusumo – GM Komersial Regional III Jateng & DIY. Penyerahan bantuan dilakukan di lokasi pada hari Jumat, 6-Maret-2009.

”Bantuan ini bukan yang pertama kali kami lakukan. Pada Desember 2007 dan Februari 2008 pun kami memberikan bantuan ke daerah Solo dan sekitarnya ketika sungai Bengawan Solo meluap. Jika kali ini kami bekerja sama dengan PMI, maka tahun lalu kami menggalang kerja sama dengan Bakrie Untuk Negeri, yayasan dibawah naungan kelompok usaha Bakrie yang memang berdedikasi di bidang sosial kemasyarakatan”, ujar Nadia pada saat penyerahaan bantuan di lokasi banjir Solo.

Sebagai perusahaan nasional, Bakrie Telecom berupaya untuk menyatu dengan lingkungan masyarakat sekitar. Termasuk ketika masyarakat tersebut mengalami musibah. Karena itu Bakrie Telecom membentuk tim-tim tanggap bencana di beberapa wilayah regionalnya, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Tim tanggap bencana ini merupakan gabungan dari relawan karyawan perusahaan yang sewaktu-waktu siap membantu menolong dan menyelamatkan jiwa manusia dalam keadaan bencana. Untuk mempersiapkan tim ini, Bakrie Telecom mendapat dukungan dari tim profesional yang memiliki pengalaman dan kemampuan dalam SAR.

”Saat ini sudah bergabung 100 orang dalam tim ini. Kedepannya tim-tim ini juga akan diperluas pula ke Bali, Kalimantan dan Sulawesi. Dana pembentukan dan pelatihan tim tanggap bencana berasal dari hasil infaq penjualan Hape Hidayah dan memang khusus dipergunakan untuk mempersiapkan peralatan tim tanggap bencana dan meningkatkan kompetensi mereka sebagai tim yang siap menghadapi saat-saat kritis akibat bencana alam”, katanya lebih lanjut.

Selain bantuan bencana banjir Solo, berikutnya akan diberikan bantuan bencana banjir untuk kota Semarang dan sekitarnya. Bantuan ini akan disalurkan langsung oleh tim tanggap bencana Bakrie Telecom bekerjasama dengan PMI cabang Semarang.

Menurut Nadia, kerjasama dengan PMI telah beberapa kali dilakukan, baik di area Jawa Tengah maupun Sumatera Barat. PMI dipandang sebagai lembaga yang memiliki pengalaman dan pengetahuan dalam menyalurkan bantuan bagi korban bencana. Mereka pun memiliki program-program khusus yang diperuntukkan untuk pendidikan dan contigency penanggulangan bencana alam di Indonesia.

Di Sumatera Barat misalnya, Bakrie Telecom dan PMI melakukan langkah antisipatif dengan memberikan pelatihan tanggap bencana bagi masyarakat, khususnya pengenalan dini bencana pada anak-anak sekolah dasar. Pelatihan ini telah dilakukan di 10 sekolah dasar di kota Padang pada awal bulan Desember 2008 dan dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama adalah sosialisasi ke berbagai sekolah di daerah rawan gempa selama satu pekan, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tahap kedua, Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami).

Tujuan pemberian penyuluhan dan sosialisasi adalah memberikan pemahaman terhadap masyarakat khususnya anak-anak sekolah dasar mengenai dampak yang ditimbulkan dari bencana gempa serta bahayanya tinggal di wilayah rawan gempa, memberikan penyuluhan tindakan yang harus dilakukan pada saat gempa terjadi serta pertolongan pertama terhadap korban gempa, dan memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang manfaat alat-alat komunikasi pada saat terjadi bencana. “Üntuk bisa memberikan penjelasan tersebut haruslah berasal dari lembaga kompeten dan PMI adalah lembaga yang tepat untuk kepentingan tersebut”, kata Nadia.
Read More ..

Wednesday, March 04, 2009

Bakrie Telecom Tanggap Bencana


Salah satu kegiatan Corporate Social Responsibilities (CSR) Bakrie Telecom- BTel adalah Tanggap Bencana dan Relawan. Sejak Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir setiap datang musim hujan BTel mencoba untuk partisipasi dalam membantu korban banjir. Pada banjir raya tahun 2002 dimana banjir menggenangi hampir seluruh bagian Jakarta Karyawan dari BTel- saat itu Ratelindo - secara sukarela berenang dan menyelamatkan asset perusahaan. Di tahun-tahun berikutnya perusahaan juga membantu karyawan yang rumahnya kebanjiran. Saat banjir semakin parah melanda kota BTel melalui tim yang dibentuk turut membantu dan menyalurkan bantuan banjir. Tim sukarela tidak hanya dari karyawan namun bahkan jajaran Direksi turut terjun dan menyerahkan bantuan di daerah Jakarta dan sekitarnya.

Akhirnya dibentuklah tim tanggap bencana dengan pelatihan oleh institusi yang kompeten yakni Marinir. Tim tanggap bencana dibekali dengan ketrampilan safe and rescue bagi korban banjir. Tim digembleng di laut/pantai langsung oleh Marinir. Turut diterjunkan unit perahu melengkapi ketrampilan penanggulangan korban banjir. Sebelum diterjunkan di laut, tim diberikan pengetahuan dasar safe and rescue. Pada pelatihan teori turut ditampilkan dan diperagakan berbagai peralatan yang biasanya digunakan dalam penyelamatan.

Dengan jelajah perusahaan secara nasional maka tim tanggap bencana-pun dibentuk secara nasional. Dimulai dari area Jakarta dan Jawa Barat yang telah dibentuk dan dilatih tanggap bencana untuk pertama kali. Berikutnya adalah pembentukan tim tanggap bencana area Jawa Tengah dan Jawa Timur/Bali. Menyusul area-area lain seperti Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi yang akan dibentuk tim tanggap bencana berikutnya.

Mengapa ketrampilan tanggap bencana ditekankan pada kemampuan berenang dan penanganan banjir. Bahwa bencana banjir merupakan bencana yang rutin menimpa berbagai daerah secara nasional. Dengan semakin menipisnya hutan/lingkungan akibat penebangan ataupun pembukaan lahan pertanian baru maka potensi banjir akan semakin besar. Saat ini hampir tidak ada daerah yang terlepas dari banjir meskipun dengan kadar yang berbeda-beda. Memang cukup banyak daerah yang rentan tanah longsor maupun gempa, namun tetap banjir nampaknya menempati skala yang paling luas. Sebagai negara kepulauan yang mayoritas areanya merupakan laut maka tidak berlebihan tim tanggap bencana dibekali dasar penyelamatan banjir.

Tim tanggap Bencana BTel telah turut membantu korban banjir di Jakarta dan sekitarnya, Bekasi maupun di daerah seperti Solo yang kotanya terbelah oleh sungai besar bengawan solo. Pada penanganan banjir Jakarta/Bekasi tim membantu dan menyalurkan berbagai bantuan yang dibutuhkan korban banjir saat itu. Bantuan tersebut berupa sembako, air minum, obat-obatan maupun pakaian layak pakai. Tim juga menyumbangkan telepon gratis di beberapa titik yang mengalami banjir parah. Bantuan berupa pakaian layak pakai bahkan sempat disalurkan sampai ke bantaran sungai bengawan Solo di Jawa Timur.

Sementara untuk daerah Solo yang beberapa kali mengalami banjir akibat meluapnya bengawan Solo tdak ketinggalan mendapatkan bantuan dari BTel melalui tim tanggap bencana-nya. Bahkan saat ini kembali tim akan turun dan menyalurkan bantuan di daerah Solo dan Semarang yang kembali ditimpa banjir akibat meluapnya sungai maupun naiknya garis pasang laut. Banjir diperparah dengan semakin tingginya curah hujan justru setelah puncak musim hujan bulan januari telah lewat.

Kegiatan CSR tanggap bencana yang mendapat perhatian serius dari perusahaan tidak dipungkiri merupakan sumbangsih perusahaan dan niat baik terhadap masyarakat luas. Tidak ada waktu yang lebih tepat dalam membantu masyarakat saat mereka tertimpa musibah dan sangat membutuhkan uluran tangan.

Dengan budaya yang tulus dan peduli membantu sesama sekaligus sebagai latihan mental dan nilai-nilai bagi karyawan dalam menopang tugas kesehariannya di perusahaan. Ke depan kiprah tim tanggap bencana BTel akan teruji tidak hanya di pulau Jawa, namun di daerah lainya secara nasional manakala bencana itu memang datang. Meski yang terpenting adalah upaya mengelola lingkungan ./ekosistem agar tetap dalam batas yang memiliki daya dukung terhadap kehidupan social. Manakala lingkungan terus dieksploitasi tanpa memperhatikan batas daya dukung maka bencana balik oleh lingkungan bakal tidak terelakan.
Read More ..

Tuesday, March 03, 2009

ESIA Fun Science


Fun Science merupakan kegiatan inovatif dari ESIA dalam bidang Pendidikan. ESIA mulai merintis kegiatan Coprorate Sosial Responsibilities (CSR) bahkan sejak berdirinya Perusahaan. Saat itu nama ESIA (PT Bakrie Telecom) masih bernama Radio Telepon Indonesia (Ratelindo) yang berdiri pada tanggal 13 Agustus 1993. Cikal bakal kegiatan CSR adalah kegiatan community seputar asset perusahaan. Aset yang dimaksud adalah berupa BTS, Kantor, Warehouse maupun Gerai. Perusahaan secara konsisten melakukan kegiatan kemasyarakatan dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Konsep perusahaan adalah dimanapun mereka berada harus memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Beragam kegiatan community telah dilakukan seperti kegiatan prasarana umum, bantuan sosial, maupun kegiatan bidang religi. Hasilnya cukup nyata yakni terjalinnya hubungan yang harmonis antara masyarakat dan perusahaan. Kedua bihak dapat memetik manfaat (mutual benefit) dari keberadaan perusahaan dilingkungan mereka.

Seiring berkembangnya perusahaan dengan operasional nasional maka kegiatan CSR diperluas tidak hanya dalam bidang community namun juga bidang Pendidikan, Lingkungan, Volunteer dan Tanggap Bencana. Kesemua bidang CSR tersebut telah dilaksanakan baik secara nasional maupun per area. Fun Science adalah kegiatan CSR Pendidikan yang sudah dilaksanakan secara nasional.

Fun Science merupakan kegiatan sains yang dikemas secara menyenangkan baik dengan games, kuiz maupun eksperimen sederhana. Bahan dan Materi yang digunakan diambil dari bahan sekitar seperti dapur rumah maupun bahan yang mudah diperoleh di warung. Target dari Fun Science adalah murid SD kelas 3 sampai kelas 5. Dalam satu sesi kegiatan biasanya siswa yang terlibat sekitar 60 sampai 80 anak. Guru-pun dilibatkan dalam kegiatan ini guna memberikan insipirasi mereka mengembangkan metode pembelajaran yang semakin sempurna.

Esia juga menggandeng praktisi pendidikan yang telah mendapatkan berbagai penghargaan nasional guna mendukung kegiatan ini. Tim yang diterjunkan adalah mereka yang berlatar belakang pendidikan dan lingkungan yang telah malang melintang di berbagai ekspedisi, observasi, kampanye, pelatihan, konselor di bidang sains dan lingkungan secara nasional.

Esia Fun science telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Tidak hanya kegiatan sains di sekolah tersebut namun juga menggandeng institusi/perguruan tinggi guna memberikan motivasi dan inspirasi siswa SD. Misalnya pada kegiatan Fun Science di Surabaya, turut digandeng tim Robot dari PENS ITS. Sebagaimana diketahui tim Robot PENS ITS ini selalu menjadi langganan kejuaran contest robot nasional dan bahkan tahun 2008 kemarin mereka menyabet juara-2 kejuaran contest robot Asia Pasifik yang diikuti oleh negara maju seperti Jepang, China, Korea, India, Taiwan dan sebagainya. Mereka pantas dibanggakan atas prestasi dalam kancah nasional maupun internasional. Sesi Fun Science di Surabaya yang telah dilakukan sebanyak dua kali menampilkan demo robot di depan siswa. Antuisasme terpancar dari wajah dan gerakan para siswa. Berbagai pertanyaan spontan dilontarkan oleh siswa melihat demo yang jarang mereka alami. Tidak kurang dari Deputy President dan Director PT Bakrie Telecom, Tbk.,- Bp. Erik Meijer dan Bp. Rakhmat Junaidi-pun berkenan hadir dalam kegiatan tersebut.

Fun Science berikutnya merupakan kolaborasi antara Divisi Marketing, Corcomm dan TPI yang mengambil sekaligus sebelas SD secara nasional. SD yang dipilih umumnya diprioritaskan dari yang berprasrana menengah – bawah. Hal ini sangat sinkron dangan misi CSR bahwa kegiatan diutamakan bagi mereka yang memang membutuhkan. SD dengan prasarana yang masih minimal menjadi target utama karena dalam Fun Science ini sekaligus disumbangkan alat peraga anatomi dari telepon. Memang sebagian misi Fun Science selain Sains secara fun juga memperkenalkan kepada anak didik cara kerja dari telekomunikasi. Mengutip ungkapan dari salah satu Director bahwa para siswa di-encourage untuk belajar dan makin memahami dunia telekomunikasi. Diharapkan kelak akan lahir ahli-ahli bidang telekomunikasi dari siswa-siswa yang sudah diberikan inspirasi pembelajaran sains dan telekomunikasi tersebut.

Secara roadshow telah dilaksanakan kegiatan Fun Science di Surabaya, Bogor, Bandung, Jakarta, Makasar, Jogyakarta, Palembang, Medan, Bekasi, Padang dan yang terakhir kemarin dilakukan di MI Al Iman di Gunung Pati Semarang. MI tersebut hanya berlokasi sekitar 500 meter dari MSC Semarang. Untuk kegiatan Fun Sciende di sekolah Global turut digandeng tim robot dari Universitas Indonesia (UI), sementara untuk Fun Science di Padang adalah bentuk kolaborasi dengan PMI (Palang merah Indonesia).

Dalam Fun Science di Semarang kegiatan tersebut diadakan bekerjasama dengan ANTV dalam rangkaian kegiatan CSR Infaq Esia Hidayah kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dilaksanakan sehari sebelumnya di Pesantren Grinsing, Batang, Jawa Tengah.

Sampai saat ini sudah 16 SD yang tersebar secara nasional dilakukan Fun Science yang ber-Tag Lines “Belajar Telekomunikasi Bareng ESIA Bikin Sains Makin Asik”. Viva dan sukses Esia Fun Science!
Read More ..

Monday, March 02, 2009

TAMANSARI


Keraton Yogyakarta merupakan salah satu obyek wisata menarik di Jawa. Bicara sejarah keraton sangat banyak yang bisa dipelajari mulai dari sejarah raja, bangunan, peninggalan maupun kaitannya dengan kerajaan lainnya. Di Pulau Jawa, terkhusus jawa tengah cukup banyak obyek wisata seperti keraton, candi, bangunan termasuk berbagai budayanya. Kraton Yogyakarta memiliki dua alun-alun, sebagaimana kraton Surakarta. Alun-alun tersebut adalah alun-alun utara dan selatan. Bentuk dari alun-alun umumnya berupa sebidang lapangan luas dengan jalan dan pohon membelah ditengahnya. Umumnya mengunjungi keraton Yogyakarta bisa dilakukan melalui alun-alun utara maupun pintu bangunan sebelah barat. Sementara akses ketiga yakni tamansari yang harus sedikit memutari keraton untuk menjangkaunya.

Tamansari merupakan salah satu obyek wisata yang cukup terkenal di lingkungan Keraton Yogyakarta. Bila anda kebetulan ingin melihat dan mengunjungi obyek ini sebaiknya menggunakan pemandunya- agar lebih fokus daya tariknya. Lama kunjungan didampingi pemandunya bisa satu atau dua jam. Dengan pemandu akan dijelaskan dan diurutkan seluk beluk Tamansari. Biasanya begitu anda memasuki tamansari langsung terlihat kolam pemandian- yang saat ini kondisi air hanya sekedarnya. Kolam mandinya ada yang luas di bagian luar dan di sebelah dalam ada yang lebih kecil. Diantara kolam yang besar dan kecil ada bangunan dimana raja bisa mengamati sekian banyak selir-nya yang sedang mandi. Tiga selir yang bisa menarik hati Raja, selanjutnya akan diajak mandi di kolam kecil bagian dalam. Bisa saja ritual mandi ketiga selir akan berlanjut menemani sang raja ke peraduan. Sementara selir lainnya “ter-eliminasi” dan belum dikehendaki sang Raja hari itu. Puluhan selir raja itu barangkali harus tampil semenarik dan seseksi mungkin saat mandi di tamansari karena raja mengamati dan akan memilih yang paling menarik diantara mereka. Dalam bangunan tersebut juga disediakan bale-bale untuk mengeringkan badan beserta wewangian dan terdapat cermin masa itu yang masih menggunakan pantulan air.

Diantara tamansari juga berdiri banyak rumah yang biasanya menyediakan berbagai produk seperti lukisan, batik, barang seni termasuk kursus singkat membatik atau melukis. Saat ini banyak rumah penduduk membaur diantara bangunan tersebut. Selanjutnya anda akan diajak melihat-lihat berbagai bangunan, lorong dan tempat ibadah di kawasan tamansari. Ada sebuah lorong berdesain- O yang gema suaranya begitu jelas meskipun anda bicara di kejauhan. Ada tempat untuk ibadah diantara bangunan tersebut. Yang menarik ada bangunan di bawah tanah dan pintu rahasia yang konon merupakan lorong bagi keselamatan raja bila bahaya mengancam. Saat ini lorong tersebut sudah ditutup.

Berbagai bagian bangunan dari tamansari masih nampak utuh sementara bangunan lainnya mengalami reruntuhan disana sini. Seperti bagian bangunan lainnya, di taman sari tergambar kehidupan kerajaan sehari-hari. Pemandu menjelaskan bahwa hukuman potong jari bagi abdi dalem yang lalai dan melanggar aturan masih diberlakukan masa itu.

Desain bangunan juga nampak dirancang secara canggih pada masanya, bahkan untuk saat ini sekalipun patut dibanggakan arsitekturnya. Sebagaimana bangunan utama keraton yang membutuhkan pemugaran agar bertahan, tamansari juga butuh dana untuk melestarikan budaya kerajaan jawa tersebut. Budaya jawa yang pernah mengalami masa keemasan perlu dipikirkan pelestariannya. Sebagian dokumen jawa konon banyak terbawa ke negeri Belanda dan dilestarikan oleh bangsa yang pernah menjadi penjajah nusantara.

Dengan tiket masuk yang sangat murah rasanya mustahil untuk bisa mencukupi perawatan dan pelestarian dari tamansari tersebut. Bilapun tiket dibuat mahal akan makin mengurangi minat pengunjung. Bahkan saat ini pengunjung masih didominasi oleh turis mancanegara. Bagi generasi muda yang jamannya sudah berbeda kadang melihat obyek bersejarah ini ibarat bangunan tua yang tidak menarik. Paling banter mereka datang untuk pacaran dan mencari tempat yang romantis. Tamansari membutuhkan bantuan dan uluran tangan bagi yang peduli, atau cerita historisnya akan segera berakhir terkubur dan tergusur kehidupan yang semakin susah.
Read More ..

Esia SMS Master Goes To Yogyakarta



Yogyakarta, 23 Agustus 2008

Yogyakarta, Surabaya dan Medan adalah tiga kota berikutnya dalam ajang kompetisi SMS antar siswa Sekolah Menengah Umum setelah kompetisi yang sama di kota Malang beberapa waktu sebelumnya. Ajang ini sebagai jalan menuju Grand Final di Jakarta bulan berikutnya guna menghasilkan satu pemenang bergelar Esia SMS Master yang berhak atas hadiah utama bagi siswa pemenang dan sekolahnya. Tujuan dari program Master SMS ini adalah untuk memacu kreatifitas di kalangan siswa SMU serta mengembalikan SMS kepada tujuan awal sebagai pesan singkat. Kesembilan kota selengkapnya meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Malang, Surabaya, yogyakarta, Semarang, Medan dan Palembang.

SMS Master mencari mereka-mereka yang mampu mengirimkan SMS secara cerdas, inovatif dan efektif. Siswa ditantang untuk menyusun SMS tersingkat namun masih dapat dimengerti dan dipahami secara baik isi pesannya oleh penerima. Kota-kota berikutnya segera menyusul setelah ajang kompetisi SMS yang digelar di empat kota pertama tersebut. Untuk mengikuti kompetisi ini, siswa SMU dapat melakukan pendaftaran melalui SMS dengan mengetik : SMSMASTER#NAMA_SPASI_SMA#NAMALENGKAP dan dikirimkan ke 131.

Oging Satrio Kusumo, GM Komersial Regional III Jateng & DIY PT Bakrie Telecom Tbk. menjelaskan ”Ajang kompetisi SMS Master ini merupakan program lanjutan dari revolusi SMS yang telah kami canangkan sebelumnya. Revolusi SMS menerapkan tarif inovatif sebesar 1 Rupiah per karakter. SMS Master ini akan mencari juara penulisan SMS – pesan dengan jumlah karakter paling singkat namun isinya tetap mudah dipahami”.

Sebagaimana diketahui pada program tarif 1 rupiah per karakter, Esia melakukan gebrakan bagi penggunanya cukup membayar Satu Rupiah Untuk Satu Karakter ke semua operator di Indonesia. Esia mengajak penggunanya lebih cerdas dalam ber-SMS dengan biaya yang semakin ekonomis dan yang jelas semakin adil, cukup bayar sesuai penggunaan. Penerapan tarif sms satu rupiah per karakter ke seluruh operator tersebut semakin menegaskan posisi Bakrie Telecom sebagai operator telekomunikasi yang mengerti kebutuhan pelanggan, inovatif dalam mengeluarkan produk maupun layanannya.

”SMS Master digelar dengan mempertandingkan siswa di masing-masing sekolah untuk menentukan perwakilan pada kompetisi antar sekolah. Dari ajang ini akan digelar kompetisi antar SMU guna menentukan juara setiap kota. Juara dari tiap kota tersebut nantinya akan berkompetisi di Jakarta untuk memperebutkan satu gelar SMS Master dari keseluruhan 9 kota tersebut.” papar Oging.

”Peserta yang lolos seleksi awal akan bertanding dalam School Battle tingkat kota dimana untuk Yogyakarta akan digelar di Galeria pada tanggal 24-Agustus-2008. Pada tahap semi final ini akan berlomba 25 siswa yang berasal dari 5 sekolah atau satu sekolah diwakili 5 siswa. Pemenang school battel diambil sebanyak 3 siswa yang bisa berasal dari sekolah yang sama atau berbeda, tergantung hasil poin yang dikumpulkan oleh siswa-siswa tersebut. Ketiga siswa dengan poin terbanyak selanjutnya akan dikirim ke tingkat nasional bulan September mendatang,” urai Oging.

”Bagi pemenang di tingkat kota masing-masing akan mendapatkan voucher senilai Rp. 1 juta dan uang tunai Rp. 5 juta. Satu sekolah dengan poin terbanyak hasil akumulasi dari kelima siswanya berhak atas hadiah berupa 100 hape Esia dan 400 kartu Perdana Esia termasuk gratis menelepon dan SMS ke sesama nomor tersebut selama 2 bulan. Satu sekolah favorit hasil voting dari pengunjung yang datang pada acara school battle akan berhak atas hadiah 50 hape Esia dan 50 kartu perdana Esia. Pengunjung yang datang ke school battle juga dapat mengikuti banyak games SMS guna memperebutkan hadiah jutaan rupiah dan puluhan hape Esia,” tambah Oging.

”Akhirnya bagi pemenang untuk tingkat nasional berhak mendapatkan gelar Esia SMS Master serta berhak atas hadiah utama berupa voucher senilai Rp. 5 juta dan uang tunai Rp. 25 juta. Bagi pemenang kelompok juga akan menerima hadiah voucher senilai Rp. 5 juta serta uang tunai Rp. 15 juta,” tutup Oging.

Untuk mendapatkan informasi tentang Bakrie Telecom, Anda dapat mengunjungi website www.bakrietelecom.com atau www.myesia.com.
Read More ..

Bakrie Telecom Tambah Layanan Lima Kota


Semarang, 28/11 (ANTARA) - PT Bakrie Telecom Tbk, penyedia jasa telekomunikasi berbasis CDMA dengan produk Esia, Wifone, dan Wimode kembali melebarkan sayapnya, kali ini di lima kota yakni Kudus, Jepara, Demak, Kendal, dan Weleri.

Dhany HMS, VP Bisnis Operasional wilayah Indonesia Timur PT Bakrie Telecom Tbk, dalam siaran pers di Semarang, Jumat, menjelaskan bahwa peresmian layanan dan komersial dilakukan mulai Jumat (28/11) hingga Minggu (30/11) dengan melakukan kegiatan "mobile selling" atau metode jemput bola secara serentak.

Kegiatan "mobile selling" tersebut dilakukan di Plasa Matahari Kudus, Swalayan Maharani Demak, Swalayan Saudara Jepara, Sentral Pasar Raya Kendal, dan Pasar Weleri.

Dhany menjelaskan, PT Bakrie Telecom Tbk sebelumnya telah beroperasi di 15 kota utama dan kota pendukung Jawa Tengah dan DIY.

Pemilihan lima kota tersebut, karena Kudus merupakan kota industri dan perdagangan. Banyak industri rokok yang menopang perekonomian daerah. Demak dikenal sebagai kota Wali merupakan kota pariwisata dan perdagangan. Banyak wisatawan datang ke Demak untuk ritual ibadah maupun kegiatan sosial lainnya.

Jepara merupakan kota industri mebel yang sangat dikenal sampai mancanegara. Mebel dari kayu jati merupakan produk unggulan daerah yang dikenal sebagai Kota Ukir. Distribusi dari industri menjangkau wilayah nasional sampai ekspor ke beberapa negara.

Kendal dan Weleri adalah kota pertanian, peternakan, perkebunan, perindustrian, dan perikanan. Terdapat banyak potensi bisnis di kota yang terletak ruas antara Pekalongan-Semarang. Kendal juga merupakan jalur utama distribusi Pulau Jawa.

Dhany menjelaskan, sebagai kota industri, perdagangan, pertanian, dan pariwisata, Kudus, Jepara, dan Demak yang berada di bagian utara Jawa maupun Kendal dan Weleri yang berada di bagian tengah Pulau Jawa memiliki potensi bisnis yang besar.

"Salah satu kebutuhan penting bisnis adalah sarana telekomunikasi yang handal dan murah. Esia berupaya menjawab kebutuhan dengan menggelar jaringan yang menjangkau lima daerah tersebut," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini telah dibangun Base Transceiver Station (BTS) dalam jumlah cukup yang tersebar di lima kota tersebut.

PT Bakrie Telecom Tbk, lanjut Dhany, akan memberikan penawaran program menarik yakni gratis nelepon enam bulan bagi sesama pengguna Esia dalam satu kode area, bagi mereka yang membeli dua nomor akan mendapat bonus talktime Rp10.000, bebas abonemen tiga bulan untuk pascabayar.

Selesai program, Esia tetap memberikan penawaran berupa tarif bicara Rp50 per menit atau Rp1.000 per jam ke sesama pengguna Esia. Sedangkan tarif SMS sejak Mei 2008 sebesar Rp1 per karakter ke semua operator.

Dhany menambahkan, sampai September 2008 Esia secara nasional telah membukukan jumlah pelanggan 6,5 juta dan menargetkan 7 juta sampai akhir 2008.***2***
(U.N008/B/S011/C/S011) 28-11-2008 15:20:16

http://www.antarajateng.com/dtl.php?id=9374

Read More ..

Friday, February 27, 2009

LAWANG SEWU


Konon mengunjungi Semarang belum lengkap tanpa mampir ke lawang sewu. Kata orang kalau belum mampir dan lihat sebuah bangunan tua berpintu banyak yang terletak di salah satu sudut simpang tugu muda –bernama lawang sewu ini bahkan dianggap belum mengunjungi Semarang. Apakah Semarang hanya identik dengan lawangsewu meski masih banyak benchmark lain di kota loenpia ini seperti kawasan gombel, gereja mbledug, stasiun kereta, simpanglima, loenpia, sego koecing, wingko babat, bandeng presto atau bahkan banjir rob-nya.

Sore itu waktu menunjukan pukul 15.00 WIB ketika serombongan orang datang dan memarkir dua mobil disamping bangunan tua yang memang terlihat angker- wah. Beberapa tukang sibuk bekerja diatap dan ruangan yang terlihat dari luar. Rupanya lawang sewu sedang dipugar dan diperbaiki dibeberapa bagian. Dari pintu sebelah depan tertulis di karton putih kata “MASUK” dan anak panah ke dalam. Seorang ibu setengah baya berkulit gelap, berkaca mata dan perperawakan gemuk bertanya, berapa orang, satu orangnya lima ribu rupiah dan untuk pemandunya dua puluh ribu. Sedikit mengingatkan tarif pemandu tamansari kraton Jogyakarta yang menolak dibayar dua puluh ribu dan mengatakan tarifnya tiga puluh ribu.

Akhirnya masuklah rombongan itu- bertujuh dan dipandu seorang laki-laki muda yang ramah dan lucu. Masuk lawangsewu langsung disambut tangga besar ke lantai dua, ujungnya merupakan jendela kaca besar dengan ornament bergambar sepasang orang dan rangkaian bunga. Tangga ini diapit oleh dua lorong besar yang menuju bagian dalam bangunan di lantai satu. Di dinding terlihat foto-foto jaman belanda yang konon telah berdiri sejak tahun 1900-an sementara fotonya bertuliskan tahun 1940. Tahun itu bangsa Indonesia masih sibuk berjuang melawan penjajah dan baru merdeka lima tahun kemudian, sehingga foto dibuat pada jaman perjuangan.

Bentuk lawang sewu adalah letter U dan berlantai tiga. Rombongan sibuk mengambil foto ke arah gedung seberang maupun lorong berlantai tegel dengan banyak pintu besar di satu sisi dan banyak pilar di sisi luarnya. Pintunya terbuat dari kayu yang kokoh dan umumnya berukuran besar. Seorang anggota rombongan menanyakan apakah pernah dihitung jumlah pintunya sehingga berjuluk pintu seribu. Sang pemandu hanya tersenyum dan menjawab belum pernah menghitung hanya berkilah binatang berkaki seribu toh juga hanya sebutan – kakinya tidak seribu. Konon jumlah kamar/ruang ada seratus dengan rata-rata setiap ruang berpintu enam sampai sepuluh. Bila benar maka akan terdapat pintu sejumlah enam ratus sampai seribu. Keadaan ruangan memang sudah tua, berdinding putih di luar dan coklat di dalam- yang mengelupas dibeberapa bagian, pintunya nampak kusam, beberapa sudah lapuk dimakan usia, sebagian lainnya masih utuh.

Rombongan diajak ke lantai dua dimana terdapat kubah besar dan berlangit tinggi di tengah gedung. Pemandu menjelaskan bahwa bangunan lawang sewu pada awalnya milik kantor PJKA. Pernah ingin dirombak menjadi hotel namun urung entah karena sulitnya perijinan, dilindungi pemerintah sebagai bangunan bersejarah, atau cerita seram yang sering muncul. Konon era Megawati jadi presiden diadakan muktamar partai di Semarang. Mudah ditebak semua hotel utama penuh tamu dan masih banyak partisan yang belum tertampung. Beberapa puluh orang akhirnya nekat bermalam di lawangsewu yang memang berlokasi ditengah kota dan tidak terlalu jauh dari lokasi mukmatar. Entah bagaimana malamnya terjadi insiden, puluhan orang tersebut terlempar keluar. Praktis mereka ketakutan dan langsung terbirit-birit. Cerita lainnya menyebutkan pernah lawangsewu menjadi kantor departemen perhubungan. Konon pegawainya sering diusilin dan dicolak colek oleh makhluk yang tidak tampak. Akhirnya pindahlah pegawai dephub tadi dan jadilah gedung itu kosong kembali.

Meski dibangun tahun 1900-an arsitek gedung terlihat indah dan dalamnya terdapat konstruksi baja yang kokoh. Bila dari luar terlihat beberapa kubah ternyata dalamnya adalah tangki air yang dihubungan selang besar ke berbagai ruangan. Didalam ruangan juga disediakan satu bungker besar dengan atap dan dinding besi yang anti peluru. Konon digunakan tenmpat berlindung manakala terjadi serangan. Yang unik terdapat tangga besi ke atap gedung yang dipatok permanent. Tangga ini tentu saja sedikit mengganggu jalur lewat orang namun kegunaanya memang penting.

Pemandu menjelaskan terdapat ruang bawah tanah yang tembus ke pelabuhan. Lorong bawah tanah ini digunakan untuk melarikan diri bilamana terjadi pertempuran. Di Tamansari Jogya juga terdapat sebuah lorong rahasia yang sekarang sudah ditutup. Konon lorong di tamansari ini digunakan oleh raja bilamana terdapat bahaya mengancam dan raja harus berlindung.

Rombongan urung ke bawah tanah karena gelap meski ada penyewaan senter dan sepatu boot. Di ruang yang menuju bawah tanah ada penjual souvenir lawang sewu dan penjaja makanan. Entah apa rencana pemerintah maupun PJKA dengan bangunan tua bersejarah ini, apakah tetap mempertahankan dan menjadikannya obyek wisata atau berniat merombaknya menjadi gedung / komersial.

Saat rombongan pamit pergi nampak sekelompok remaja bermain bola di halaman tengah gedung yang diteduhi pohon mangga berdaun rindang. Satu dua pengunjung sibuk berfoto ria dengan pose santai. Tersisa dibenak anggota rombongan apakah memang pintunya seribu dan benarkah lorong bawah tanahnya menyambung sampai pelabuhan. Jam telah menunjukan pukul 16.10 WIB.
Read More ..

Infaq Hape Esia Hidayah


Jakarta,23 February 2009


PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) kembali merealisasikan penyerahan Infaq Hape Esia Hidayah. Kali ini Infaq yang disalurkan melalui Majelis Ulama Indonesia berwujud kegiatan pelatihan ketrampilan bagi para Santri dan Kaum Dhuafa yang dilaksanakan di pusat pelatihan ketrampilan di Batang, Jawa Tengah.

Program pelatihan ketrampilan diikuti oleh santri dan kaum dhuafa dari 7 kabupaten di Jawa Tengah.,yaitu Kabupaten Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kotamadya Pekalongan, Kendal dan Temanggung. Program pelatihan ketrampilan ini dimulai sejak akhir Januari lalu, dengan menyeleksi para peserta dan telah melakukan 5 pelatihan ketrampilan dari total 51 pelatihan ketrampilan yang akan dilakukan selama 1 tahun mendatang Program yang telah dijalankan antara lain adalah ketrampilan pembuatan batako, ketrampilan teknisi hape, ketrampilan pembuatan tahu tempe, servis komputer, dan ketrampilan menjahit.

”Realisasi Infaq Hape Esia Hidayah ini merupakan salah satu wujud komitmen Bakrie Telecom kepada masyarakat, bahwa dana mereka telah disalurkan untuk kepentingan yang bermanfaat dibidang pendidikan” kata Oging Satrio Kusumo, GM Regional jateng& DIY PT. Bakrie Telecom, Tbk di Batang, Jawa Tengah, hari ini.

Oging melanjutkan, ”Dengan melakukan pelatihan ketrampilan ini para santri dan kaum dhuafa di area Jawa Tengah akan mendapatkan ilmu, dan ketrampilan yang membantu mereka untuk lebih mandiri dalam berusaha dan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat. Hal ini sangat sesuai dengan konsep Infaq hape esia Hidayah yang bertujuan mencerdaskan bangsa.”.

Di Jawa Tengah, penyerahan hasil Infaq ini disalurkan Bakrie Telecom melalui Majelis Ulama Indonesia. MUI sebagai salah satu dari lima lembaga yayasan yang dipercaya Bakrie Telecom untuk menyalurkan Infaq hasil penjualan Hape Esia Hidayah. Selain MUI, bantuan juga disalurkan melalui ANTV Peduli, Dompet Dhuafa Republika, Yayasan Bakrie Untuk Negeri, dan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) BTEL. Sebelumnya, pada tahap pertama, pada bulan Desember 2008 diserahkan Infaq hasil penjualan sebesar Rp. 1,4 Miliar. Tahap kedua pada tanggal 12 February 2009 diserahkan Rp. 1 Miliar melalui kelima lembaga di atas dari total Rp. 5 miliar infaq yang akan disalurkan dari penjualan Hape esia Hidayah.
Read More ..

Wednesday, February 18, 2009

Belalang Goreng, Es Pisang Hijau dan Gembok Kereta


Setelah maghrib kami berdua keluar dari kantor di daerah bangkong. Belum jelas tujuannya pengin kemana, selintas terpikir mencari sekedar roti bakar buat makan malam. Kendaraan diarahkan menuju pleburan dan tembus jalan pahlawan. Sambil berjalan pelan melirik jajaran tenda di sepanjang jalan. Dominasi dagangan adalah tahu gimbal, makanan khas semarang meski ada juga nasi goreng dan pecel. Setelah dua kali memutari akhirnya perlahan kendaraan minggir di depan tenda bertuliskan roti bakar dan susu. Lingak linguk warungnya terlihat sepi dan tidak seorangpun berjaga. Menunggu sebentar barangkali penjualnya sedang pergi. Warung sebelah yang menjual nasi kucing dan aneka gorengan melirik ke kami tanpa mengucapkan sepatah kata. Selang beberapa waktu penjual roti bakar tidak kunjung muncul akhirnya kami putuskan ke warung sebelah. Berbagai makanan tersaji diatas gerobag besar. Sebelah kiri dan kanan digelar tikar sehingga pengunjung bisa lesehan. Ruas depan dijejerkan bangku plastic warna biru bagi yang lebih senang duduk. Terlihat sekelompok anak muda/mahasiswa sambil memelototi laptopnya. Sepasang cowok dan cewek terlihat mesra ngobrol di sudut sambil makan camilan.

Tanpa basa basi kami mencomot nasi kucing dan memesan minuman milo hangat. Sebungkus nasi kucing ini hanya berisikan dua sampai tiga sendok saja hingga perlu dua bungkus biar nendang. Terdapat berbagai lauk yang ditulis dibungkusnya. Ada teri, dadar, usus, ampela maupun bandeng. Sambil makan sekilas melihat gorengan warna coklat kehitaman dibungkus plastik. Itu goreng belalang mas , kata pedagang, gurih ko rasanya. Inget di televise pernah ditayangkan serangga jenis belalang atau laron yang digoreng dan dikonsumsi. Iseng dan ingin tahu coba membuka sebungkus. Kres rasanya cukup gurih. Satu bungkus nasi telur dadar tambah lauk goreng belalangpun tandas. Bungkus nasi kedua lauk teri dibuka dan dimakan dengan belalang goring. Sambil mengunyah inget tujuan semula, pengin roti bakar. Disini juga tersedia roti bakar mas, kata penjualnya, seolah bisa membaca pikiran. Boleh deh pesen satu saja yang rasa coklat keju. Usai menyantap nasi, tahu isi, goreng belalang, roti dan milo hangat kami berdua kembali ke kantor. Eh spontan timbul rasa gatal dimana-mana. Gatal di pipi, jidat, punggung, kaki, semuanya gatal. Tidak lama rasa gatal berubah menjadi bintul. Hmm apakah belalang tadi bikin alergi. Atau ini peringatan jangan makan yang aneh-aneh. Akhirnya sampai di kantor badan dan muka penuh bentolan.

Selasa kemarin kita bertiga pergi ke daerah gunungpati. Dari bangkong ke gunungpati jaraknya lumayan jauh, sekitar 15 kilometer dengan kontur jalan naik turun dirangkai rumah, dan pepohonan di lereng bukit. Di sepanjang jalan bertebaran berbagai penjaja makanan dan minuman. Di daerah menorah terlihat tenda dengan tulisan warna ukuran besar “jual es pisang hijau”. Hmm ini yang kami cari. Terakhir menikmati minuman ini saat buka puasa di daerah pleburan, kampus Undip. Setelah itu kita tidak ketemu lagi dengan pedagang minuman khas makasar ini. Pernah seorang sopir mengantarkan ke warung yang menjual berbagai kolak dan juga makanan. Seingat sopir ada es pisang hijau disana, namun saat tiba ternyata tidak ada. Akhirnya kita hanya minum kolak pisang biasa. Sebenarnya yang dimaksud es pisang hijau ya pisang yang diolah dan dibungkus dengan tepung dengan warna hijau diberi kuah dan es.

Sambil menandai titik tenda yang jual minuman tadi kami melanjutkan ke gunungpati, nanti saja kembalinya baru kita minum, gumam kita. Setelah selesai urusan segera kami kembali menyusuri jalanan tadi. Selepas pom bensin dan toko material mobil dipacu pelan-pelan di pinggir. Tiga orang memelototi kesebelah kanan mencari tenda yang bertuliskan jual es pisang hijau tidak kunjung ketemu. Tadi jelas tendanya ada dipertigaan jalan dan terlihat ada pembeli. Sekarang ajaib hanya berselang satu jam-an tendanya tidak ada. Apakah secepat itu daganganya habis dan tendanya dilipat. Padahal saat itu baru sekitar makan siang, saat tepat untuk minum es. Hmm akhirnya niat menikmati minuman segar itu sirna. Kendaraan dipacu menuju kantor. Menjelang belokan kantor kita masih penasaran dan bilang ke sopir, coba belokkan ke pleburan, siapa tahu gerobag es pisang hijau-nya ada. Setelah beberapa kali belok sampailah di ruas depan kampus dan HAH terlihat gerobag dengan tulisan es pisang hijau. Hmm dapet juga akhirnya pikir kami. Bergegas kami turun dan menghampiri gerobag yang ditunggui seorang ibu paruh baya. Spontan kami pesan es pisang hijau tiga. Wah maaf mas sudah habis, tinggal es buah dan es teller. Yah gagal lagi keluh kami, maksud hati ingin menikmati minuman dingin itu apa daya tidak kesampaian.

Beberapa karyawan keluarganya tinggal di Jakarta. Sudah rutin setiap sabtu minggu terjadi eksodus pulang ke Jakarta. Kalau orang mudik umumnya dari Jakarta ke daerah, nah ini lebih keren lagi yakni dari daerah ke Jakarta, wah. Alkisah beberapa rekan yang rutin naik kereta semarang – Jakarta setiap minggu punya kiat khusus untuk menekan anggaran. Bila naik kereka eksekutif sekali naik tiketnya sekitar 250 ribu maka PP sudah 500 ribu. Bila dalam sebulan tiga atau empat kali mudik, hmm cukup besar juga anggarannya ya. Menyiasati hal ini komunitas pemudik menggunakan cara khusus. Caranya yaitu mengikuti gaya dan trik anggota tentara yang biasa naik kereta. Rupanya mereka tidak naik di gerbong penunmpang, tapi di gerbang belakang, gerbang tempat mekanik, panel dan mesin. Tidak gratis juga namun cukup ekonomis. Dengan membayar 50 sampai 75 ribu kita bisa nyaman duduk di ruang mekanik, malah terlihat ekslusif karena hanya bebera gelintir orang saja. Kadang malah hanya dua atau tiga orang. Sampai malam itu saat perjalanan dari Gambir ke Tawang terjadilah tragedi. Dua penumpang ekslusive yang membayar gocap lewat mekanik duduk manis di gerbang belakang. Setelah lewat pemeriksaan biasanya mekanik akan membantu mencarikan bangku penumpang yang kosong dan mereka bisa pindah.

Karena kecapekan dan keasyikan dua penumpang elit tadi tertidur sampai jam 00 malam saat memasuki Tegal salah seorang pengin pipis. Begitu membuka pintu, wah ternyata dikunci dari luar. Teriakan sekuatnya berulang kali hanya disahuti gemuruh mesin. Walah mana tujuan semakin dekat dan kereta “Sembrani” ini bakal berrlanjut ke Surabaya. Maksud hati ingin berhemat malah terkunci di gerbang. Pintunya coba didorong dan terlihat gemboknya panjang memberi sedikit ruang gerak. Lirik kanan kiri, ada besi besar di pojok gerbang, beruntung ruangan mekanik ini menyimpan cukup senjata keras. Tanpa pikir panjang langsung dihantamkan ke pintu dan gemboknya. Disaat mesin dan roda bergemuruh heboh diatas rel, dua penunmpang VIP tadi gemuruh memukuli pintu dan gemboknya. Gempuran besi ketemu besi dengan suara dang dong dang dong seolah berpacu dengan gemuruh diesel kereta. Celakanya sang mekanik tidak kunjung ke belakang. Rupanya penumpang sengaja dikunci karena uangnya ingin diambil sendiri oleh mekanik tadi, tidak ingin dibagi dengan kru lain. Kunci baru dibuka menjelang tujuan, demikian barangkali pikirnya. Wah kali ini penumpang yang jadi korban. Setelah satu jam bergelut dengan pintu besi nan kokoh akhirnya brakk, jebolah gembok itu. Bayaqngkan gembok kereta segeda tangan akhirnya bobol oleh dua penumpang yang kebelet pipis dan dikejar makin dekatnya stasiun tujuan.

Sebulan sebelumnya sempat terjadi juga tragedy kecil yang menimpa waktu itu lima penumpang kelas presidensiil ini yang ditempatkan oleh mekanik di ruang panel. Tidak boleh gerak, tidak bioleh menyalakn HP biar tidak terlihat pengawas sampai garis aman, wah kayak perang ya. Sampai kelimanya tiba-tiba kelabakan ketika hujan turun dengan derasnya. Ruangan yang sempit dan gelap dengan jendela tidak bisa ditutup banjir karena terjangan hujan deras. Lupa bakal ada pengawas atau tidak maka berhamburanlah kelimanya menuju ruang mesin yang lebih lega. Sambil menggelar tikar diiringi hembusan air yang menerobos celah gerbang kelimanya berbincang cekikikan diserang derasnya hujan.
Read More ..

ESIA PARTISIPASI PEKAN BUDAYA TIONGHOA YOGYAKARTA 2009


Jogyakarta, 6 Pebruari 2009

PT Bakrie Telecom Tbk. Dengan produknya Esia, Wifone dan Wimode kembali berpartisipasi pada Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta yang berlangsung dari tanggal 5 ~ 9 Pebruari 2009. Selama Pekan Budaya ini Esia kembali menggelar program bonus top up 10,000,- bagi pembelian semua produk-produknya. Kegiatan partisipasi ini menyusul sebelumnya Jogyakarta Great Sales dimana Esia juga turut terlibat dan menyukseskan agenda pemerintah daerah tersebut.

“Esia secara inovatif banyak meluncurkan produk yang menjawab kebutuhan dan selera pasar yang semakin dinamis. Produk terakhir yang kami luncurkan adalah ESIA FU guna menyambut datangnya hari Imlek. HP dengan paket bundling ini dilengkapi berbagai fitur kalender dan fengshui sesuai budaya dari Tionghoa. Esia FU kami pasarkan dengan harga Rp. 299.000,- Untuk memeriahkan gelaran pekan budaya kali ini kami memberikan promo top up 10,000 bagi setiap pembelian semua produk baik ESIA, Wifone maupun Wimode“, ujar Dhany HMS, VP Bisnis Operasional Wilayah Indonesia Timur PT Bakrie Telecom.

Selain meluncurkan produk inovatif berupa Bundling Esia FU, Esia juga turut berpartisipasi dan menyumbang sejumlah partisipasi kepada panitia pekan budaya 2009 di bawah dewan pelindung Sri Sultan Hamengku Buwono X. Bagi mereka yang membeli Esia FU diberikan program unggulan berupa diskon 50% nelpon ke China, Hongkong, Singapura sepanjang 2009.


Bahwa warga negara Tionghoa merupakan salah satu komponen bangsa Indonesia yang memiliki latar belakang, ragam budaya serta ada istiadat yang berbeda. Namun demikian mereka tetap merupakan satu kesatuan dalam kebhineikaan suku bangsa Indonesia dan merupakan salah satu aset bangsa Indonesia yang penting. Salah satu tradisi etnis Tionghoa yang sudah dilaksanakan ribuan tahun antara lain adalah Perayaan Tahun Baru Implek ini (Xin Cia) yang merupakan perayaan menyambut musim semi.

Pekan budaya akan berlangsung lima hari dan dirangkai dengan berbagai kegiatan seperti bazaar, pameran budaya, atraksi barongsay, wayang po tay hee, karnaval dan hiburan meriah lainnya. Pekan budaya tahun ke-empat di Jogyakarta ini dirayakan sejak tahun 2006 lalu dan mengambil tempat di pusat kota Jogyakarta.
Read More ..

Fast And Furious


Film yang melibatkan mobil eksotis, actor/aktris keren dan ditambah kebut-kebutan selalu menarik untuk dinikmati. Gone in 60 Second menjadi salah satu film favourit pecinta otomotif karena menceritakan berbagai mobil eksotis pada jamannya. Sebut saja mobil Ferari, Mustang, Mercy atau Porsche. Digambarkan dalam film sang jagoan yang diperankan Nicolas Cage dan pacarnya - diperankan Angelina Jolie harus mengumpulkan /mencuri sekian puluh mobil sport, eksotis, mahal dan bahkan langka dalam waktu singkat guna menyelamatkan saudaranya. Akhirnya film yang dibumbui maneuver berbagai mobil sport itu berakhir dramatis. Mobil terkumpul, sang jagoan harus kejar-kejaran dengan polisi pada menit terakhir, upaya penyelamatan dan menghadapi musuh bebuyutannya. Daya tarik utama memang terlihat pada aksi jagoan mencuri, keindahan dan jenis mobil yang dilibatkan dalam cerita.

Film mobil seru lainnya yang relative baru adalah Fast Furious yang dibuat sampai dua sekuel. Sekuel pertama menggambarkan keluarga dan teman dari Dominic Toretto yang diperankan Vin Diesel melakukan berbagai aksi perampasan container yang berisi barang elektronik mahal. Dengan kehebatan mobil dan kepiawaiaan mengendarai mobil digambarkan bagaimana mereka melumpuhkan sebuah trailer, menaklukan sopir dan membawa pulang truk beserta isinya yang sudah ditarget melalui orang dalam. Sebut saja mobil semacam Civic, Accord, VW atau Ford yang digunakan tokohnya. Film action ini juga dirangkai dengan aksi kebut-kebutan di jalan raya dengan menggunakan berbagai tunggangan sport. Mobi street user dimodif mesin, kaki-kaki dan bodinya agar bisa ngebut secara cepat layaknya mobil balap. Pada akhir cerita digambarkan bagaimana sang jagoan yang diperankan Paul Walker- seorang polisi yang menyamar harus melakukan duel maut dengan pentolan penjahat - Dominic. Sang jagoan mengendarai Toyota supra full dimodif melawan Vin Diesel yang mengendarai mobil simpanan kelas superstock V8 khas Amerika yang mesinnya menyembul tembus kap mobil. Duel maut semakin ganas dan tegang manakala mereka harus menyeberang rel dengan kereta diatasnya melaju dengan kecepatan penuh. Mudah diduga sang jagoan –Earl Spinner akhirnya unggul dan Dominic mengalami slip kemudian terbalik mobilnya. Ending story-nya memang sedikit kontroversi manakala jagoan memberikan mobilnya kepada rekan sekaligus target yang ternyata gembong perampokan truk. Dominic pun lolos dan Earl mesti mempertanggungjawabkan ke komandannya.

Sementara Fast and Furious 2 tetap memajang berbagai mobil eksotis sebagai daya tarik utama. Film sekuel dua ini menggambarkan bagaimana mantan polisi yang kembali diperankan Paul Walker mendapat tugas membongkar pengusaha kaya yang diduga melakukan penimbunan uang dan praktek perdagangan narkoba antar negara. Sebutlah mobil Nissan Skyline sebagai tunggangan utama sang jagoan. Ada juga Mitsubishi Spyder, Toyota supra, Lexus, GM, Ford, BMW, Honda S2000 – dengan cewek jepangnya -serta masih terdapat puluhan jenis mobil yang rata-rata berpenampilan sport. Rangkaian film tetap didominasi aksi adu cepat antar mobil. Ditunjukan pula bagaimana balap estafet empat mobil sekaligus dengan taruhan mobil yang digunakan. Dengan skill, kehebatan dan tentunya nyali yang besar sang jagoan berhasil memenangi duel sambung dua mobil ini. Ending cerita digambarkan bagaimana sang jagoan berhasil menggulung dan menangkap pengusaha yang sudah dicurigai beserta bukti-bukti kejahatannya.

Terlepas hanya sebuah film namun persiapan di belakang layar ternyata tidak kalah seru. Kru Harus menyiapkan duplikasi kendaraan sampai beberapa unit untuk digunakan pada pengambilan dan aksi dari setiap adegan. Bahkan beberapa diantaranya benar-benar merupakan modifikasi dengan spek balap, jadi bukan sekedar rekayasa gambar.Pemeran utamanya juga bukan sembarangan namun benar-benar mahir dan piawai membalapkan mobilnya.

Pengambilan adegan bisa jadi memiliki kesulitan tersendiri karena harus mengambil angel dari sudut yang menarik. Shot yang harus diulang akan kembali melibatkan adegan kebut-kebutan tadi yang tentunya tidak mudah. Semisal bagaimana tingkat kesulitan salah satu adegan mobil yang harus jumping diatas jembatan yang membuka. Atau adegan mobil yang masuk ke bawah trailer yang melaju kencang, atau mobil yang dilindas trailer pada kecepatan tinggi. Terlepas dari seberapa besar porsi rekayasa film, namun aksi beragam mobil sport nampak masih menarik untuk ditonton.
Read More ..

Tuesday, February 17, 2009

13


Ada apa dengan angka 13. Kenapa banyak orang menganggap angka ini angka sial. Adakah yang bisa menjelaskan ikhwal kenapa angka ini dianggap membawa petaka. Bukankah semua angka semestinya sama dan memiliki harga masing-masing. Toh tanpa angka 13 tentunya tidak bakal ada angka 14, 15 dan seterusnya bukan. Karena angka memang dalam urutan alamiah dari kecil ke besar dengan jarak yang sama. Selepas angka 12 ya 13. kalau memang angka sial kenapa mesti ada/diciptakan. Posisi 13 memiliki harga dan nilai layaknya angka lainnya semacam 8 atau 99 misalnya. Berapa 6 ditambah 7 atau berapa 39 dibagi 3. Hasilnya 13 bukan. Jadi tanpa adanya angka 13 aretmetik dan urutan numerik bakal tidak utuh lagi.

Sebuah film yang diangkat dari kisah nyata berjudul Appollo13 sedikit banyak memperkuat anggapan klenik ini bahkan oleh masyarakat Amerika yang dianggap merupakan komunitas termaju di jagad raya ini. Film yang dibintangi oleh Tom Hanks, Bill Paxton, Kevin Bacon dan Gary Sinise menceritakan rencana pendaratan ke bulan oleh tiga austronot pilihan. Karena diagnosa dokter seorang awak inti tidak diperkenankan terbang dan harus diganti oleh austronot cadangan. Penggantian awak ini menggambarkan bahwa penerbangan ke Bulan oleh Apollo 13 pada tanggal 13 tepat pukul 13.13 mulai menunjukan kesialan. Ditambah bagaimana menjelang hari peluncuran sang austronot berulang kali mengalami mogok kendaraanya saat di jalan. Bahkan salah seorang istri dari austronot kehilangan cincin saat mandi. Semua kejadian yang mestinya bisa dijabarkan secara normal seolah merupakan akibat dan tuah dari pilihan angka 13. Puncaknya saat diangkasa pesawat mengalami masalah kelistrikan dan battery/sumber tenaganya drop. Pendaratan harus dibatalkan karena sisa energi hanya cukup digunakan untuk kembali ke bumi. Demikian critanya meskipun kental nuansa kesialan namun tidak urung ketiga awak Apollo berhasil selamat kembali ke Bumi. Appollo 13 menggambarkan sekaligus kisah yang bad and happy ending. Gagal mendarat di bulan namun bisa selamat pulang ke bumi.

Ini adalah versi film-nya, meskipun konon diambil dari kisah nyata. Untuk versi nyatanya bisa dilihat di lift dan kamar hotel. Biasanya pada lift setelah angka 12 maka berikutnya adalah 12B kemudian 14. Atau setelah 12 langsung 14 dan angka 13-nya dihilangkan, meskipun anak kecil juga tahu bahwa bangunan tersebut tetap berada pada tingkat 13 kalau diurutkan dari bawah. Nama kamar hotel juga sama, umumnya dihilangkan nomor 13-nya. Bahkan yang bisnis restoran juga latah melompati nomor mejanya dari 12 menjadi 14.

Dalam olahraga semisal Bola dan balap motor adakah angka 13 ini menjadi nomor punggung atau nomor motornya. Rasanya tidak, entah apa alasannya. Apakah karena pemikiran yang sama yakni angka yang dianggap jauh dari keberuntungan.

Adakah bukti empiris bahwa angka 13 memang menunjukan kesialan. Seorang teman saya bahkan pernah mendapat undian barang elektronik karena memegang kupon nomor 13. Jadi jelasnya anggapan ini bisa jadi hanyalah sebuah sugesti belaka. Dalam kitab agama-pun angka 13 digunakan dan tidak disebutkan sebagai sebuah angka yang harus dihilangkan. Untunglah di sekolah atau dikampus urutan siswa tetap menggunakan angka 13 ini. Bagaimana kalau sebuah sekolah atau bahkan kampus menghilangkan urutan 13 pada daftar absensi-nya, hmm mesti kemana lagi mendapat penjelasan yang rasional kenapa sebuah angka bisa menjadi sedemikian aneh ??
Read More ..

Wednesday, February 11, 2009

Seragam “ESIA”


Bila dirunut ke belakang sejak kapan lahirnya baju seragam, barangkali belum ada yang bisa menyebutkan kapan tepatnya. Ketika Negara di bawah penguasaan bangsa asing terlihat sudah ada seragam yang dikenakan oleh pejuang nasional di sana. Bahkan era kerajaan seperti Majapahit/Sriwijaya terlihat sudah ada seragam yang dikenakan anggota kerajaan/prajurit. Yang nampak menonjol seragam memang dikenakan oleh institusi dari tentara/angkatan bersenjata. Era-nya Hitler pun tentara sudah mengenakan baju seragam.

Seiring dengan perkembangan jaman institusi dari sipil juga mulai mengenakan seragam bagi karyawannya. Saat ini di era globalisasi dimana entitas bisnis bersaing secara terbuka banyak perusahaan swasta mendesain seragam bagi karyawannya. Sebelumnya kecuali ketentaraan dan pegawai negeri, swasta umumnya memberikan keleluasaan bagi karyawan untuk mengenakan baju secara bebas namun sopan dan pantas. Seiring dengan perubahan mindset maupun misi dan visi masing-masing corporate baju seragam mulai diperkenalkan. Salah satu perusahaan yang termasuk pionir memberlakukan baju seragam kerja diantaranya adalah ESIA – sebuah brand milik perusahaan listing - PT Bakrie Telecom, Tbk.

Terlepas dari pertimbangan etika, estetika, budaya, nilai-nilai, bahkan bisnis beserta misi dan visi corporate-nya baju seragam memiliki berbagai keunggulan. Dengan seragam maka hilanglah perbedaan antar individu dalam mengenakan baju. Tidak dipungkiri baju sudah merupakan bagian dari gaya, tampilan maupun karakter pemakainya. You are what you put on/wear – istilahnya. Dengan seragam tidak ada lagi beda “kasta” bagi mereka yang mampu mengenakan baju berkelas semisal Arrow dibandingkan mereka yang hanya mampu mengenakan baju produk missal- garmen pasar. Bagi kaum hawa dengan seragam sekaligus menghindarkan mereka dari “PERANG MODE”. Yang jelas ketimbang energi dan dana digunakan untuk memikirkan baju dan model yang akan dikenakan setiap harinya, dengan seragam energi dapat dialihkan untuk hal-hal yang lebih produktif. Perbedaan tampilan karena kemampuan beli individu, pemilihan model, selera dan sebagainya praktis dapat diatasi dengan seragam.

Secara ekonomi dengan baju seragam karyawan sangat diuntungkan. Tidak ada lagi anggaran tambahan untuk belanja baju kerja, sehingga dana karyawan bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya.

Sementara dari sisi corporate baju seragam berpotensi menumbuhkan semangat dan motivasi baru. Meskipun karyawan umumnya mereka yang sudah berusia dewasa namun dengan kadar tertentu - ibarat seragam anak sekolah, seragam kerja dapat menumbuhkan “motivasi baru”, “rasa bangga”, “lebih fokus” “spirit kebersamaan” dan “semangat bersaing” terhadap corporate lain.
Read More ..

Tuesday, February 10, 2009

Hand Phone Populer


Sebuah sumber menggambarkan hasil kuisioner beberapa merk hand phone yang paling popular. Tanpa adanya kuisioner-pun sebenarnya anda dapat menyebutkan hand phone mana yang lebih popular hari ini. Pasar hand phone yang semakin memberikan banyak pilihan ditawarkan oleh brand / merk yang akrab di sekitar kita. Berbagai fitur dan teknologi canggih turut ditawarkan sebagai bentuk keunggulan. Hand phone tidak hanya sebagai alat untuk komunikasi namun sudah menjadi gaya hidup dan bahkan bagian tidak terpisahkan dari setiap individu. Harga yang mahal Kadang menjadi kurang relevan manakala seseorang bicara tentang gaya hidup.


Pernahkah anda keluar rumah dan lupa membawa hand phone, bagaimana rasanya ? Pasti anda merasa ada yang kurang. Bahkan anda rela kembali ke rumah untuk mengambil hand phone itu manakala kegiatan yang akan anda lakukan cukup penting.

Yang lebih jelas lagi dan terkadang kurang disadari adalah berapa banyak waktu anda gunakan untuk bicara, sms atau kegiatan menggunakan hand phone. Mungkin belum ada survey berapa lama umumnya orang menggunakan handphone dalam sehari. Namun dari katakanlah 12 jam anda di luar rumah barangkali tidak kurang dari satu atau dua jam anda menggunakan media komunikasi ini. Bahkan untuk professional tertentu penggunaan bisa tiga atau empat jam sehari. Sungguh sebuah barang atau obyek yang luar biasa untuk saat ini. Hm maaf berapa lama anda bercengkerama dengan suami atau istri anda dalam sehari? Apakah anda lebih lama memanjakan pasangan anda ketimbang mengelus mesra hand phone anda, rasanya tidak. Bahkan disamping pasangan-pun anda masih mengotak atik hand phone.

Yang jelas hand phone sudah menjadi benda yang sedemikian popular. Dari benda yang sudah popular ini kira-kira mana yang paling, lebih dan kurang popular. Paling popular dari barang yang sudah popular hmm. Dari sebuah survey digambarkan bahwa Nokia merupakan hand phone terpopuler atau sekitar 38.8% dari jumlah responden. Merk dari Finlandia ini begitu popular karena disamping sebagai salah satu pioneer juga kesohor dengan produk yang handal, user friendly dan harga yang terjangkau. Nokia menawarkan berbagai produk hand phone dari yang sederhana sampai yang super canggih. Barangkali teknologi GSM yang lebih dominan di benua Eropa turut berperan membesarkan dan menjadikan Nokia sebagai market leader dalam produk hand phone. Ibarat sebuah barang yang dipercaya pasar maka depresiasi harga Nokiapun relatif stabil. Pasaran hand phone bekas juga didominasi merk yang terkenal dengan tagline connecting people ini.

Hand phone popular berikutnya adalah Sony Ericsson dengan hasil survey sebesar 36.2%, sebuah angka yang sebenarnya sangat dekat dengan sang leader. Tentunya anda masih ingat bahwa sebelumnya Ericson merupakan brand independent dari Swedia. Namun seiring persaingan yang semakin tajam perlahan Ericsson memudar dan kurang dapat bersaing dengan gempuran brand Nokia maupun Motorola. Kemudian terjadi akuisi dan merger antara pabrikan Swedia tersebut dengan raksasa elektronik dari Jepang yakni Sony. Hasil kolaborasi tersebut melahirkan produk bernama Sony Ericsson (SE). Pelan tapi pasti dengan mengandalkan fitur, tampilan, packaging dan juga teknologi tentunya SE mulai merebut pasar. Saat ini terbukti SE berada di belakang sang market leader Nokia. Bahkan beberapa model-nya menjadi favorit pengguna dan penikmat hand phone. Kembali pada konteks dan status hand phone tadi yang sudah menjadi bagian kehidupan dari individu. Sony yang memiliki segudang pengalaman dalam bidang audio video nampaknya banyak mengaplikasikan keunggulannya dalam desain, warna dan video/audionya dalam tampilan produk SE. Dalam beberapa hal SE terlihat lebih eye catching ketimbang kompetitornya.

Tiga merk selanjutnya setelah Nokia dan SE berturut-turut adalah Motorola (9.1%), Siemens (8.6%) dan Samsung (7.3%). Ketiga produk buatan Amerika, Jerman dan Korea tersebut pada dasarnya merupakan produk yang tidak kalah popular / high tech namun bisa jadi hanya sedikit kurang beruntung. Barangkali kurang beruntung dalam selera pasar, karena bila sudah bicara tentang selera yang relative subyektif maka konteksnya memang bukan obyektif lagi. Nampaknya Brand Finlandia dan Swedia/Jepang tadi yang lebih dapat mengakomodir taste dan selera pasar.

Dus dari kelima merk yang sebenarnya merupakan brand popular saat ini selera pasar ternyata turut menentukan penguasaan pasar. Meskipun kuisioner yang dilakukan memang hanya melibatkan sekitar 8000-an responden -sebuah jumlah yang relative kecil untuk menggambarkan popularitas produk yang sudah diserap pasar sebanyak puluhan juta unit- namun setidaknya itulah gambaran hand phone popular.
Read More ..

Wednesday, February 04, 2009

Rusak Pantura – Lagi,,,


Setelah wora wiri 6 bulan-an di jalur “tengkorak” pantura hingga kondisi jalanan semakin memburuk minggu kemarin mulai menuai “hasil”-nya yakni ban mengalami benjol dan sobek. Ban Dunlop profil 215/60/16 SP 2000 menghantam banyak lobang batman- lobang yang dalam dan kadang tajam dipinggirnya- dan velg-nya bopeng. Puncaknya kemungkinan saat menghajar lobang jalan beton ruas Pemalang yang saking kerasnya sampai terdengar suara grubaag ! dan tape sempat mati karena hebatnya goncangan. Nampaknya hantaman ini yang membuat velg menjadi bopeng meski sebelumnya sudah tidak terhitung terjedak berserakannya lobang jalanan.

Saat ini jalur Cirebon, losari, brebes, tegal, pemalang, pekalongan, kendal berangsur rusak dihajar hujan dan kendaraan berat setiap harinya. Ruas Cikampek – Cirebon juga mulai terbentuk lobang di sana sini. Manakala hujan dan malam hari, jalanan jelas tidak terlihat sama sekali ditambah pandangan gelap karena kurang penerangan lampu jalan, sehingga benturan lobang makin tak terhindarkan.

Velg dan ban yang masih baru menjadi peyang sebelah dalam dan ban-nya benjol serta sobek dinding luar-nya. Ketimbang beresiko karena menyangkut keselamatan ban terpaksa diganti satu. Dus pada saat harga ban yang mulai mahal. Velg pun butuh biaya perbaikan yang tidak sedikit. Total ganti ban dan velg berkisar satu juta rupiah, sungguh biaya ekstra yang mesti dikeluarkan.

Masih korban jalanan buruk, di turunan roban terlihat kendaraan jenis sedan yang mudguard depan kanannya somplak, patah dan menjengkat ke atas, nampaknya habis menghajar lobang jalan. Rupanya akan semakin banyak kendaraan yang menjadi korban akibat rusaknya jalanan ruas pula Jawa ini.

Bagi yang pengin jalan pantura sebaiknya siang hari agar terlihat dengan jelas kerusakan jalan. Sungguh prihatin dengan kondisi infrastruktur andalan mobilitas perekonomian masyarakat ini. Sementara tindakan pemerintah daerah hanya tambal sulam seadanya dan dikerjakan di musim hujan pula. Sehingga pagi ditambal, siang atau sorenya sudah lepas dan berserakan digilas tronton dan kendaraan berat yang lewat tiada hentinya.

Beberapa kondisi jalan pinggir pantai seperti Losari-Brebes semakin melesak ke dalam tidak kuat menahan beban. Konon beban kendaraan berat yang lewat bisa mencapai 60 ton sementara desain jalan hanya mampu menahan 10 sampai 15 ton saja. Praktis jalan ibarat bubur yang digilas dan aspalnya mleyot ke samping dan profil jalan nampak bagaikan muka monster.

Harus ada niat perbaikan jalan disertai regulasi dan hukuman secara keras, disiplin dan tanpa kompromi jika tidak ingin jalanan setiap kali menjadi rusak, lobang dan mlesek. Sungguh ironi manakala perbaikan yang dilakukan dengan anggaran besar, dibayar dari pajak rakyat hanya bertahan dalam hitungan bulan. Kondisi jalan yang dikelola asal-asalan hanya akan membuat boros anggaran, menyengsarakan pengguna jalan dan menghambat mobilitas ekonomi nasional. Membuat biaya sosial dan ekonomi masyarakat melambung.

Perbaikan jalan secara permanent terutama pantura ini nampaknya harus diambil alih oleh Negara dengan desain dan daya tahan maksimal. Fungsikan pos timbangan tanpa kompromi- jangan seperti sekarang, konon kelebihan tonase hanya diharuskan membayar denda, padahal akibat yang ditimbulkan akan menyengsarakan seluruh pengguna jalan. Tertibkan juga pungli dan restribusi illegal, karena hal ini akan memaksa pelaku bisnis memuat beban barang jauh diatas toleransi menutup overhead cost.

Perbaikan jalan tentunya tidak hanya di Pantura namun bisa jadi di Jakarta – ibukota Negara atau bahkan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya. Pantura hanyalah sebuah contoh nyata disamping ribuan kilometer jalanan rusak lainnya. Media cetak dan elektronik setiap hari memberitakan kondisi rusaknya jalanan akibat datangnya hujan, beban kendaraan berat maupun struktur jalan kurang maksimal.

Jikalau membangun prasarana jalan yang kasat mata, bisa dihitung dan jelas mendukung roda ekonomi nasional saja tidak mau dan tidak mampu, maka bagaimana harus membangun, mengatur dan mensejahterakan ratusan juta penduduk yang ada di negeri ini. Hal ini patut menjadi perhatian serius dari pemimpin atau calon pemimpin yang saat ini berlomba memasang tampangnya di banner pinggir jalan !!

Read More ..

Monday, February 02, 2009

ESIA & Wifone Buka Layanan Di Cilacap Jateng


Penetrasi Esia & Wifone, layanan telepon tetap tanpa kabel dari PT Bakrie Telecom Tbk terus berlanjut di wilayah Jawa Tengah. Kini layanan Esia & Wifone bertambah 1 kota lagi dengan dibukanya Gerai Cilacap. Dengan bertambahnya layanan ke kota tersebut maka sampai saat ini terdapat 15 kota di wilayah Jawa Tengah dan Jogjakarta yang sudah dilayani. Peresmian Gerai Cilacap yang terletak di Jalan Brigjen Katamso 19 Cilacap diresmikan oleh manajemen PT Bakrie Telecom, Tbk., pada hari Jumat, 30-Januari-2009. Peresmian tersebut dihadiri juga oleh komponen Pemerintahan Kabupaten Cilacap, Dealer dan outlet serta perwakilan masyarakat setempat.

“Sebelumnya kami telah hadir di 14 kota Jawa Tengah dan Jogjakarta. Kami tidak hanya melayani kota-kota besar seperti Semarang, Solo, Jogja, Purwokerto atau Tegal tapi juga menjangkau daerah yang lebih kecil seperti Kendal, Jepara, Kudus dan termasuk peresmian layanan di Cilacap. Hal ini menunjukkan upaya kami untuk menjangkau daerah-daerah secara lebih merata guna mewujudkan tekad Bakrie Telecom untuk lebih berperan dalam memenuhi kebutuhan telekomunikasi masyarakat Indonesia“, ujar Irfandi Firmansyah, Executive Vice President (EVP) Sales PT Bakrie Telecom.

Sebagai paket promosi maka Esia & Wifone akan menggratiskan percakapan telepon sesama pelanggan Esia & Wifone di kota Cilacap (kode -0282) selama 6 bulan (on net free call). “Jadi pelanggan Esia & Wifone bisa mencoba dulu kualitas layanannya dari Januari hingga Juni 2009 tanpa harus khawatir ditagih biayanya. Dalam peresmian ini masyarakat juga bebas memilih nomor yang mereka sukai“, ujar Irfandi. Selain itu, masyarakat yang membeli 2 kartu perdana maka masing-masing kartu perdana akan mendapatkan tambahan Talktime sebesar Rp 5000,-. Paket ini berlaku untuk area Cilacap dan sekitarnya, lanjut Irfandi.

PT Bakrie Telecom, Tbk., yang konsisten dengan layanan dan produk telekomunikasi yang berkualitas namun handal tidak ketinggalan juga melayani kebutuhan telekomunikasi masyarakat Cilacap guna turut membantu kemajuan perekonomian masyarakat. Dengan luasnya ragam dan bidang maka Cilacap tidak dipungkiri membutuhkan layanan telekomunikasi yang dapat diandalkan namun terjangkau. Esia & Wifone adalah dua produk andalan perusahaan yang dapat menjawab kebutuhan tersebut yakni bertarif Rp. 50,- per menit atau Rp. 1000,- per jam antar sesama Esia & Wifone. Tarif sms revolusioner adalah Rp. 1,- per karakter yang dapat digunakan ke semua operator telepon baik yang berbasis CDMA maupun GSM.

PT Bakrie Telecom, Tbk., selain memperhatikan kehandalan jaringannya juga memberikan banyak pilihan HP bundling seperti HP Esia ngoceh, Esia Slankers, Esia Hidayah, Esia Kasih dan yang terakhir dalam menyambut tahun baru Imlek diluncurkan produk Esia Fu. Kesemua produk bundling tersebut diluncurkan guna menjawab kebutuhan dan selera masyarakat yang semakin dinamis.

Sebagai salah satu kabupaten terluas di pulau Jawa, Cilacap memiliki peran dan fungsi yang cukup penting. Kota ini terkenal sebagai kota dengan beragam bidang seperti perikanan dan kelautan, industri, pertambangan, perhubungan dan pariwisata. Industri yang menonjol diantaranya minyak, semen, pengolahan kayu, benang tenun, tepung terigu, pengalengan ikan dan listrik tenaga uap. Cilacap juga memiliki potensi perkebunan, kehutanan, pertanian dan peternakan. Di bidang perhubungan sendiri Cilacap memiliki prasarana terminal bus, angkutan darat maupun bandara sepanjang 1400 meter.
Read More ..

Monday, January 19, 2009

BBM Turun-2, Tangki Pertamina Terbakar


Sebenarnya saat ini waktunya makan siang, namun karena tadi sarapanya terlambat dan menunya nasi, sayur asem, sambal, sehingga perut masih terasa kenyang sehingga mending ngetik-ngetik. Sementara kantor relative lengang, karena pada turun makan siang iseng-iseng menulis tentang kejadian dalam Breaking News Metro/SCTV semalem yakni salah satu tangki berisi 5000 kiloliter pertamina terbakar.

Kebakaran terakhir konon terjadi tahun 2002 dan tidak sebesar tangki semalem serta berhasil dipadamkan dalam waktu tiga jam. Semalam dari kebakaran jam 21.00 WIB sampai jam 01.00 masih belum berhasil dipadamkan. Sementara running text di metro menjelaskan bahwa stock pertamina aman yakni 60000 kiloliter dan aman bagi jabodetabek selama sepekan. Bahkan bila perlu akan didatangkan dari gudang lainnya untuk mensupply kebutuhan bbm di ibukota Negara.

Sementara sebagian masyarakat mulai panic dengam memenuhi tangki mobilnya di SPBU terdekat. Kalau dulu biasanya terjadi antrian panjang sampai tengah malam ketika akan diumumkan kenaikan bbm esok harinya. Itulah potret masyarakat kita yang inovatif dan dinamis serta spontan menghadapi berbagai kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Kebakaran sebuah tangki minyak bisa diartikan bermacam-macam. Yang jelas minyak memang rentan terbakar sehingga semestinya standard operating procedure sudah sedemikan safe dan berlapir-lapis sehingga kejadian kebakaran dapat dihindari. Memang masih belum jelas penyebabnya namun kejadian itu sendiri merupakan fenomena yang menarik. Apalagi ini hanya berselang 3 hari dari pengumuman pemerintah tentang penurunan bbm dari harga lima ribu menjadi empat ribu lima ratus per liter untuk jenis premium. Apakah tangki perlu dibakar agar stock menurun dan langka. Setelah langka apa lantas harga biar naik lagi. Mungkin salah satu hipotesa konyol seperti ini. Atau karena harga turun sebagai bentuk protes karena terkurangi margin-nya maka tangki dibakar, ha ha bentuk andai-andai konyol lainnya. Hush yang jelas perusahaan plat merah sedang dapat musibah ini malah ditambah-tambah. Ya guyonan duikit lah biar ngga cepet tua dan sedikit melupakan tumpukan hutang kita, he he

Bisa saja masih akan muncul beberapa hipotesa parodi lainnya mengingat ini merupakan depo pertamina yang besar dan penting. Lokasinya di Jakarta pula, sebuah ibukota Negara yang tingkat keamanan mestinya paling tinggi. Sehingga si jago merah yang datang tak diundang dan membakar tangki nampaknya memang terlampau menyita perhatian dan keheranan publik. Hari gene tangki dibakar-bakar, mending mbakar tumpukan sampah di pinggiran kota biar mengurangi beban lingkungan.

Pertamina - lagi-lagi perhatian akan mengarah ke sana. Ada apa dengan pertamina ini. Ada apa dengan pengelolaan salah satu perusahaan Negara paling bergengsi tersebut. Dengan terjadinya musibah kebakaran apa yang ingin diketahui masyarakat barangkali konsep 5W 1H, he he kayak nulis blogs. Masyarakat ingin tahu What, Why, When, Where, Who dan How terjadinya kebakaran tangki. Apa penyebabnya, mengapa sampai terjadi kebakaran, kapan, dimana, siapa yang bertanggung-jawab dan bagaimana. Termasuk jaminan apa kejadian itu tidak perlu berulang. Pertamina barangkali perlu menjelaskan secara terbuka bertumpuk daftar pertanyaan tersebut agar public mengerti kalau memang itu suatu musibah. Dan terpenting bagaimana Pertamina memberikan jaminan kejadian tidak akan terulang lagi.

Siapa ya yang musti bertanggung jawab. Kalau dijelaskan Security atau staf yang menjaga tangki, wah mereka kan hanya frontliner atau orang yang disuruh. Penanggunjawab ya mestinya orang yang memiliki wewenang mengelola tangki itu. Kemudian apa bentuk pertanggungjawaban dari si penganggungjawab tersebut. Apakah cukup minta maaf, atau bilang ya ini kan manusiawi atau bentuknya apa getu lho,,

That’s it mudah-mudahan berbagai bentuk fenomena “nasional” mendapat cukup perhatian dari yang berwenang di Pertamina dan muaranya dari pemerintah Negara Republic Of Indonesia agar kita belajar semakin dewasa dan menghormati apa yang disebut pertanggungjawaban publik. Jadi kalau kita terbiasa minta anak-anak TK atau SD untuk grow up dan menjadi besar maka tidak berlebihan kita juga bilang ke pertamina, let’s grow up pal,,,do not be kid any longer, he he
Read More ..

Friday, January 16, 2009

BBM TURUN



Untuk kedua kalinya pemerintah kembali menurunkan harga bbm. BBM jenis premium yang semula harganya enam ribu perliter diturunkan menjadi lima ribu. Kemudian terakhir pertanggal 15 januari diturunkan kembali menjadi empat ribu lima ratus. Terlepas dari alasan entah ekonomis, sosial, maupun politis yang jelas penurunan bbm cukup membantu beban rakyat yang sudah berat menanggung biaya hidup.



Sudah menjadi hal lumrah manakala harga bbm naik maka seluruh harga baik barang maupun jasa akan naik berlipat kali. Kenaikan bbm yang sebesar 10 atau 20% misalnya akan memacu kenaikan harga barang atau jasa diatas persentase tersebut, entah bagaimana perhitungannya.

Saat ini beban rakyat semakin berat diperparah dengan berbagai ketidakpastian dunia usaha dan global. Sektor rill menjadi lesu, bunga kredit naik dan banyak perusahaan menurun daya saingnya serta berangsur mengurangi karyawannya. Beban negarapun menjadi semakin berat karena meningkatnya pengangguran akan membuat kerawanan social dan menurunkan kesejahteraan rakyat. Hal ini sebagai salah satu indikasi gagalnya pembangunan suatu Negara. Sudah lazim bahwa Negara ini sedikit memiliki produk unggulan kecuali hasil hutan, berbagai produk bernilai tambah rendah, tambang, gas alam, minyak bumi yang perlahan juga semakin menipis jumlahnya. Negara kita yang sejak awal menjadi anggota OPEC saat ini sudah menjadi Negara pengimpor minyak.

Saat ini dikala harga bahan bakar minyak turun semestinya terjadi penurunan harga yang sebelumnya naik akibat kenaikan bbm. Sebut saja beberapa kebutuhan pokok rakyat seperti sembako, transportasi dan biaya pendidikan. Tidak dipungkiri ketiga item ini mendominasi pengeluaran masyarakat.

Biaya transportasi menjadi semakin mahal. Seorang karyawan bergaji sedikit diatas UMR bisa jadi setengahnya atau lebih dibelanjakan untuk transportasi. Transportasi menjadi semakin mahal bagi masyarakat manakala kota besar semakin padat dan pemukiman bergeser ke pinggiran atau ke luar kota. Pekerja yang bermukim di luar kota harus membelanjakan biaya transportasi mulai dari keluar rumah, ke terminal, maupun ke kantor yang kadang lebih dari sekali ganti kendaraan. Repotnya lagi pengusaha angkutan terkadang tidak fair. Saat harga bbm naik dengan berbagai dalih dan kondisi tariff angkutanpun dinaikan. Namun ketika harga bbm turun mereka tidak serta merta menurunkan tariff. Alasanya beragam mulai dari perhitungan biaya produksi, spareparts, perawatan maupun pembaruan unit baru. Tentu saja apapun bisa digunakan untuk menepis bahwa tariff angkutan tidak serta merta turun karena berbagai kendala yang dihadapi. Lagi-lagi penanggung biaya mahal adalah bagian terbesar masyarakat yang notabene hanyalah karyawan/buruh/tukang yang mengandalkan upah mingguan/bulanan untuk menopang hidup. Seberapapun mahal tarifnya tetap harus dibayar karena tidak adanya pilihan lain. Sebaiknya pemerintah turut campur soal tariff angkutan ini karena terkait hajat hidup orang banyak. Sanksi yang tegas patut diberikan pada pengusaha angkutan yang nakal.

Sembako dibutuhkan oleh semua orang. Kenaikan bbm beberapa bulan lalu telah melambungkan harga sembako ini. Berbagai kebutuhan bahan makanan semakin mahal dan berat bagi rakyat untuk mengkonsumsinya. Bila kenaikan itu dinikmati oleh petani/peternak/nelayan barangkali masih mending. Umumnya margin yang besar dinikmati oleh pedagang kecil/besar atau pengusaha. Dari harga seliter beras yang enam ribu mungkin saja yang dinikmati petani hanyalah seribu limaratus saja, selebihnya dinikmati pedagang dan penyalur. Berbagai kebutuhan pokok ini juga susah untuk turun meski bbm sudah diturunkan. Supply dan demand turut menyumbang sulitnya harga-harga sembako untuk turun kembali. Pedagang Kadang berdalih belinya saat harga mahal kok disuruh nurunkan harga. Itulah semangat mereka, saat menangguk untung cenderung diem manakala ada kerugian umumnya mengeluh. Hakekat dagang yang Kadang untung Kadang rugi mestinya menjadikan mereka lebih fair.

Biaya pendidikan ditanggung oleh hampir seluruh masyarakat. Tidak ada rumah tangga yang tidak menyekolahkan anaknya selagi mampu. Yang kurang mampupun mati-matian menyekolahkan anaknya. Kesadaran akan pendidikan pada umumnya sudah tinggi, namun biaya pendidikan yang mahal sering menyurutkan niat. Biaya pendidikan ini ibarat lingkaran setan yang kait mengait. Kenapa sekolah mengutip biaya mahal karena dibutuhkan untuk operasioanl, gaji guru, prasarana dan pengembangan. Subsidi dari pemerintah tidak dipungkiri relative kecil dan tidak mencukupi. Pemerintah tidak mampu menganggarkan sesuai kebutuhan sekolahan yang semakin lama semakin besar. Tuntutan jaman dan lulusan semakin tinggi dan harus ditopang dengan input dan proses yang semakin mahal. Akibatnya kekurangan subsidi mesti ditanggung oleh muerid sekolah agar sekolahan bisa berjalan. Runmitnya lagi ada sekelompok masyarakat yang mampu dan mau membayar mahal untuk biaya sekolah. Dengan alas an untuk mensubsidi siswa yang tidak mampu maka sekolah membuka segmen bagi yang menyekolahkan dengan biaya swadaya atau biaya yang jauh lebih besar. Angka puluhan sampai ratusan juta menjadi hal biasa untuk bisa masuk dan bersekolah di tempat tertentu. Ada beberapa perguruna tinggi teretntu yang menyandang sattus BHMN, badan hokum milik Negara. PT ini sumber pendanaan diberikankelonggaran dalam mengelola dan mendapatkan. Sebagian masih diberi subsidi sebagian lainnya harus mencari sendiri. PT Jenis inilah yang sering “melelang” sejumlah kursinya dengan harga tinggi. Mereka terkadang tidak sepenuhnya bisa disalahkan. Tanpa dapat dana bagaimana biaya operasional dijalankan sementara mereka mengemban misi mencetak lulusan yang berkualitas.

Pemerintah pernah menjanjikan akan menggratiskan biasa sekolah mulai dari SD,menengah dan tinggi secara bertahap. Janji ini –melihat anggaran pemerintah- nampaknya urung ditepati meski ada beberapa SD dan menengah yang sudah digratiskan namun jumlahnya sangat sedikit dan kurang berimbang dari jumlah nasional. Sebagaian besar sekolah tetap harus membayar dan sebagian lain jumlahnya sangat besar. Menjadi tugas pemerintah mengatur hal demikian agar masyarakat tidak dirugikan, mendapat keadilan dan perlakuan adil bagi anak sekolah. Mestinya yang membedakan anak sekolah adalah mereka yang kurang, biasa maupun yang cakap. Bila seorang anak memang cakap mestinya bisa bersekolah dimanapun dan setinggi apapaun. Namun hambatan biayalah yang sering membuat mereka yang mampu dan kuat membayar yang bisa menikmati sekolah yang bagus. Bagus karena biaya operasionalnya besar baik utk menggaji guru berkualitas atau prasarana pendukung. Meski Kadang ada diantaranya sekolah negeri. Sementara yang kurang mampu semakin berat sekedar menyekolahkan anak. Muara dari permasalahan ini juga akibat tingkat kesejahteraan dan kemampuan ekonomi rakyat yang masih rendah.
Read More ..

Thursday, January 15, 2009

Formula 1


Seperti apa race formula satu tahun 2009. Apakah masih tetap menarik/membosankan seperti tahun sebelumnya. Bagaimana peta pertarungan antar pembalap dan antar tim/pabrikan/grup. Pabrikan mana yang diunggulkan dan mana papan tengah serta bawah. Bagaimana gaungnya dengan semakin mantapnya pesaing F-1 membuat gelaran semacam balap A-1, Supercar, NASCAR, DTM atau bahkan Rally WRC.

Formula satu digugat. Siapa yang kira-kira menggugat. Ada apa dengan rumor tim Honda yang berniat hengkang dari gelaran olahraga termahal sejagat itu. Sudahkah Honda memikirkan dampaknya dengan keluar dari race saat prestasinya terpuruk. Ataukah prestasinya yang terpuruk memang menjadi alas an utama selain mahalnya biaya kepesertaannya.

Melihat dari prestasi sebelumnya secara umum papan atas F-1 dihuni oleh tim McLaren, Ferari dan BMW. Sementara papan tengahnya diwaikili tim Renault, Toyota dan Red Bull. Sisanya yakni Honda, Toro Roso, William dan Force India adalah papan bawah.

Bukan rahasia lagi untuk bisa ikut serta dalam gelaran F-1 sebuah tim harus menyiapkan dana yang luar biasa besarnya, sumber daya manusia, prasarana, riset dan pengembangan serta berbagai pendukung lainnya. Konon besarnya biaya keikutsertaan adalah 3 triliun lebih dan ini diluar gaji driver yang berkisar antara 90 sampai 500 milyar per tahun. Driver termahal adalah Kimi Raikanon dari Finlandia, diikuti oleh Lewis dan Alonso.

Pengunduran diri dari tim besar Honda cukup menghentakan dunia balap single seater tersebut. Honda sudah memiliki nama besar di race F-1 tersebut selama bertahun-tahun. Honda juga bukan pabrikan kemarin sore. Pastilah ada sesuatu yang mendasar dan serius dengan pengunduran tim Jepang ini. Yang jelas bukan semata ketersediaan dana. Apalah artinya dana beberapa triliun bagi pabrikan berlogo H dengan pendapatan ratusan triliun dari penjualan prduknya di seluruh dunia. Apalagi beban biaya bisa diperingan oleh sponsor lainnya. Honda barangkali menggugat, bahwa biaya kepesertaan F-1 masih bisa dipangkas lagi. Sebuah mesin dan mobil F-1 bisa menghabiskan biaya puluhan sampai ratusan milyar per tahunnya.

Pengelola F-1, FIA, Federation Internationale del’Automobile pun rupanya menanggapi serius mundurnya Honda. Kabarnya biaya akan dipangkas sampai dengan hanya 30% saja dari jumlah sebelumnya. Tim Honda-pun juga belum dicoret dari daftar peserta F-1. FIA masih mengharapkan tim Jepang ini ikut dan meramaikan race. Manakala Honda benar-benar keluar maka hanya tinggal 9 tim yang ikut dan ini jelas mengurangi daya tarik gelaran racing yang dimiliki oleh sang miliuner Max Mosley.

Harus diakui bahwa menjadi peserta F-1 memang tidak semata membelanjakan sejumlah anggaran. Image, Prestige, Brand dan Promosi sangat terkait erat dengannya. Apalagi hampir semua peserta adalah industri otomotif yang berkepentingan dengan perlunya peningkatan brand awareness. Hampir tidak ada brand kacangan di F-1. Semua tim besar dunia terlibat di dalamnya. Bilapun saat ini tidak ikut, setidaknya pernah ikut race di tahun sebelumnya seperti Jaguar dan Ford.

Bagaimana dengan race 2009. Semua tim sudah menyiapkan mobil dan desain teranyar-nya. Konon desain ini memungkinkan pembalap lebih mudah overtaking. Desain mobil juga mempermudah pembalap bisa lebih dekat bermanuver tanpa takut terganggu turbulensinya. Terlepas dari berbagai factor minus namun gelaran ini tetap dibutuhkan dan akan tetap menarik. Bagaimana jadinya bila tidak ada lagi race F-1 di muka bumi, bisa jadi bagi penggemarnya akan kehilangan setara dengan bila tidak ada lagi piala dunia sepakbola atau tennis. Dalamn hitungan satu dua bulan ini segera akan dibuktikan siapa yang lebih perkasa diantara Lewis, Kimi, Massa atau Alonso. Be there and no not miss it.

Jadwal Balap Formula 1 Tahun 2009
No Tanggal GP Sirkuit
1. 27 - 29 Maret GP Australia Melbourne
2. 03 - 05 April GP Malaysia Kuala Lumpur
3. 17 - 19 April GP China Shanghai
4. 24 - 26 Apri GP Bahrain Sakhir
5. 08 - 10 Mei GP Spanyol Catalunya
6. 21 - 24 Mei GP Monaco Monte Carlo
7. 05 - 07 Juni GP Turki Istanbul
8. 19 - 21 Juni GP Inggris Silverstone
9. 10 - 12 Juli GP Jerman Nürburgring
10. 24 - 26 Juli GP Hungaria Budapest
11. 21 - 23 Agustus GP Eropa Valencia
12. .28 - 30 Agustus GP Belgia Spa-Francorchamps
13. 11 - 13 September GP Italia Monza
14. 25 - 27 September GP Singapura Singapura
15. 02 - 24 Oktober GP Jepang Suzuka
16. 16 - 18 Oktober GP Brazil Sao Paulo
17. 30 Oktober - 01 Nopember GP Abu Dhabi Abu Dhabi
Read More ..

Monday, January 12, 2009

Pantura


Sejak melewati jalur pantura (pantai utara) pulau jawa tahun 1997 terjadi perubahan yang cukup banyak di jalur tersibuk jawa tersebut. Kalau dirunut sejak tahun 1992 saya rutin melewati jalur tersebut, namun kombinasi saat itu antara naik bus umum maupun kereta api. Sejak tahun 1997 secara rutin saya mengendarai kendaraan setiap kali pulang ke Solo, Jawa Tengah.



Awalnya pantura belum semuanya dobel lajur, cukup banyak yang masih satu lajur seperti ruas alas Roban, Pemalang, Tegal maupun Indramayu. Seiring dengan gencarnya pembangunan fisik berbagai daerah saat ini Pantura ruas Jakarta – Solo hampir semuanya sudah dobel lajur, kecuali ruas Semarang – Solo yang justru masih lajur tunggal. Pemerintah saat ini mempersiapkan jalur tol untuk daerah Joglosemar, Jogya, Solo dan Semarang, terutama Solo – Semarang yang mendesak membutuhkan moda transportasi bebas hambatan untuk meningkatkan gairah perekonomian daerah.

Bila diurutkan dari Jakarta maka sudah terbangun sekian tahun sebelumnya jalan tol bebas hambatan Jakarta – Cikampek. Setiap hari jalur ini merupakan jalur tersibuk di Indonesia sebagai media transportasi ratusan truk, bus, niaga maupun kendaraan Pribadi. Jalur ini merupakan sarana ekonomi penting bagi distribusi barang dan jasa dari dan ke Jakarta, sebuah ibukota Negara Indonesia berpenduduk 240 juta jiwa. Kota Jakarta sendiri memiliki tidak kurang dari 15 ~ 20 juta penduduk. Bila ruas tol Jakarta – Cikampek sepanjang hanya 70 km maka daya dukungnya akan sedemikian berat. Apalagi pembangunan fisik di negeri yang belum sepenuhnya merata. Konon saran dan prasarana fisik masih terpusat di Jakarta dan sebagian kecil lainnya seperti ibukota propinsi. Tol Cikampek merupakan jalur sangat padat dimana setiap harinya ribuan kendaraan melintas.

Jakarta merupakan pusat perdagangan, perkantoran dan industri dimana jalur perekonomian melakukan transaksi maupun transit di sini. Andaikan anda memiliki bisnis entah di Pekanbaru, Makasar, Pontianak maupun Surabaya misalnya umumnya transaksinya akan melintasi Jakarta sebagai pusat bisnis. Setiap hari ribuan transaksi, distribusi barang dan jasa akan dilakukan di Jakarta. Hal ini berakibat setiap akses termasuk jalan yang menuju Jakarta akan padat. Jalur kota besar – Jakarta – pelabuhan udara/laut merupakan akses utama bisnis. Sehingga tol Cikampek, tol Jagorawi- Jakarta Bogor Ciawi, maupun tol Tangerang yang ketiganya bermuara di Jakarta selalu padat dipenuhi kendaraan. Bahkan satu dua tahun belakangan tol Cipularang yang menghubungkan jalan Cikampek ke Bandung semakin dipadati kendaraan umum, travel maupun Pribadi. Banyak warga Jakarta yang bepergian ke Bandung atau sebaliknya.

Seiring dengan dibukanya kran distribusi bbm – bahan bakar minyak selain pertamina, masuklah shell dari Belanda dan petronas dari Malaysia. Sebagai pemain terbesar distribusi bbm, pertamina segera membangun stasiun pengisian bahan bakar umum ini di sepanjang jalan tol cikampek maupun tol lainnya. Saat ini tidak kurang dari 6 stasiun pengisian bahan bakar berdiri di sepanjangan tol cikampek. Pada awalnya tol cikampek terdiri dari empat lajur dan dikembangkan menjadi 6 lajur untuk ruas Jakarta – Cikarang. Saat ini ruas Cikarang – Kerawang sedang dilebarkan menjadi 6 lajur, demikian seterusnya sampai ke Cikampek. Tol Cikampek ini cukup mendukung kegiatan ekonomi dan memperlancar jalus distribusi barang dan jasa ruas Jakarta, bekasi, cikarang, kerrawang, cikampek dan pulau jawa pada umumnya. Masalah timbul manakala jalur keluar cikampek masih merupakan jalan arteri lama yang sempit dan banyak dipenuhi pedagang sepanjang jalan. Tidak aneh setiap liburan terjadi antrian di mulut tol sebagai akibat bottle neck arus kendaraan dari tol. Untuk ruas cikampek ke Yomin masih terdapat ruas sempit sepanjang dua atau tiga kilometer sebelum bersambung dengan ruas panjang Indramayu. Ruas sempit inilah yang kerap menimbulkan kemacetan parah berjam-jam manakala arus kendaraan tumplek blek dari tol cikampek. Yang kronis manakala Lebaran tiba dan penduduk Jakarta umumnya mudik ke Jawa maka ratusan ribu kendaraan bakal terjebak di titik ini sepanjang puluhan kilometer.

Ruas Indramayu merupakan ruas empat lajur yang kondisinya lumayan karena baru saja diperbaiki. Saat musim hujan sekarang mulai muncul lubang dan kerusakan akibat genangan air dan beban kendaraan yang nampaknya melebihi ketentuan. Sudah jamak dan klasik bahwa kendaraan berat seperti truk, trailer, niaga, container umumnya membawa angkutan puluhan ton. Sementara jalan dibangun dengan standard jauh dari sempurna, Klop sudah antara pembangunan jalan yang terkesan tambal sulam, dengan berlombanya beban kendaraan melebihi kapasitas. Memang terlihat tanmpat timbangan kendaraan namun hampir tidak terlihat kendaraan yang ditahan. Artinya kendaraan diijinkan lewat namun jalan akan selalui rusak menahan beban. Secara mudah bisa disimpulkan pihak timbangan kendaraan meloloskan kendaraan yang melebihi kapasitas. Konon tambal sulam jalan ini bahkan digunakan sebagai project pihak pemerintah daerah, pusat dengan kontraktor. Yang paling dirugikan adalah masyarakat luas pengguna jalan. Sebagai pembayar pajak sarana jalan yang seharusnya bisa dinikmati dengan baik sering kondisinya rusak. Berbagai perbaikan atau tambal sulam yang menutup satu sisi juga memacetkan arus kendaraan berjam-jam. Ujungnya pengguna lagi yang harus menanggung biaya sosial yang tinggi. Sementara kontraktor dan pemerintah daerah terkait yang menggarap tambal sulam sebagai project sering kurang empati kepada pengguna jalan. Kontraktor bekerja lamban dan memakan waktu berminggu-minggu. Pekerjaan perbaikan jalan di daerah tegalgubug/srengseng belum lama ini yang menutup satu sisi jalan sering mengakibatkan kemacetan puluhan kilometer. Pengguna jalan harus rela macet berjam-jam di ruas yang diperbaiki ini karena kendaraan harus menyempit dari 2 menjadi 1 lajur.

Di eretan kulon ada beberapa kilometer jalan yang berhimpit dengan pantai dan laut utara jawa ini. Air laut sampai berwarna coklat pertanda terjadai abrasi dan penggerusan garis pantai. Jarak tepi laut dengan jalan hanya tinggal beberapa puluh meter saja. Bila sampai tergerus maka jalur utama pantura ini tidak mustahil bakal terputus. Namun demikian belum ada langkah antisipasi atau persiapan konkrit menghadapi penggerusan laut atas daratan di ruas Eretan Indramayu ini. Apakah kiranya menunggu terlebih dahulu jalananya terendam air laut baru dilakukan pembangunan jalur alternative-nya. Masyarakat sampai saat ini belum pernah mendengar dan melihat rencana dan antisipasi dari yang berwenang perihal ruas yang terancam terendam laut ini. Setiap hari deburan ombak semakin mendekati batas jalan.

Dinamika pantura memang tiada habisnya. Bila anda kebetulan lewat di sore hari maka banyak masyarakat yang mentutup satu ruas jalan dengan tong. Kegiatan mereka umumnya ditujukan kepada pengendaraan guna memungut sekedar sumbangan bagi lingkungan atau daerah setempat. Hanya kadang tanpa adanya tanda terlebih dahulu tahu-tahu jalanan menyempit dan kendaran depan berhenti. Bila anda sedang dalam kecepatan tinggi maka bakal cukup repot untuk tiba-tiba menghentikan kendaraan karena ulah penutupan satu ruas jalan tersebut.

Di ruas Indramayu – Cirebon ini juga banyak pangkalan truk di kanan maupun kiri jalan. Puluhan sopir truk sering memarkir kendaraanya di sepanjang ruas ini untuk beristirahat. Konon banyak bisnis prostitusi di sepanjang ruas ini. Sopir kendaraan yang umumnya melakukan perjalanan ke luar kota berhari-hari nampak menjadi daya tarik tersendiri bagi penjaja bisnis tertua ini.

Bila anda berkendara sepanjang jalur ini yang patut diperhatikan adalah pengendara motor, sepeda dan penyeberang jalan. Karena jalur ini padat dengan pemukiman maka banyak sekali pengendara motor yang cukup menganggu manakala anda mencoba menyalip kendaraan besar sementara motor berjalan sejajar, sehingga celah yang tersedia tidak cukup untuk kendaraan anda. Penyeberang juga kadang seenaknya menyeberang dan kurang menyadari jalan itu merupakan jalur cepat. Jalur Cikampek – Cirebon lewat Indramayu ini merupakan jalur lama yang barangkali sudah ada semenjak jaman Belanda. Andaikan Pemerintah sudah menyambungkan jalan tol disini, yakni ruas Cikampek disambung dengan tol Cirebon nampaknya bakal sangat membantu pengguna jalan maupun distribusi barang/jasa.

Selanjutnya, setelah adanya perbaikan dan penyempitan jalan anda akan disambut tol Cirebon yang panjangnya 20-an kilometer. Secara umum kondisi tol lumayan mulus kecuali sebagian ruas yang lagi-lagi mengalami perbaikan. Ruas yang diperbaiki ini merupakan konstruksi jalan cor semen seperti tol Cipularang. Entah bagaimana saat membangun dan menganalisa struktur tanah, jalan yang dicor semen-pun mudah rusak dan mesti diperbaiki.

Keluar tol mulailah salah satu ruas “terburuk pantura” yakni Losari – Brebes. Entah karena curah hujan tinggi di ruas ini atau struktur tanah labil yang jalas permukaan jalanya bopeng dan bergelombang. Saat musin hujan jalanan menjadi berlubang disana sini dan diperparah tidak adanya penerangan jalan. Lampu penerangan jalan hanya ada di sebagian kecil ruas ini. Bila anda berkendara malam hari maka praktis jalanan akan tidak terlihat karena gelap dan lampu kendaraan diserap permukaan jalan yang basah. Anda harus pasrah roda kendaraan anda terantuk berbagai benjolan jalan maupun terjedak ke lobang jalanan. Bila anda kurang sabar yang terlontar adalah sumpah serapah belaka menyetir dalam kondisi gelap, tidak terlihat jalanan dan kondisi jalan rusak parah. Meski ada upaya penambalan disana sini namun tetap kenyamanan berkendara jauh dari harapan. Tidak hanya ruas Losari – Brebes yang minim penerangan jalan, umumnya jalur kebanggaan pulau Jawa ini masih membutuhkan penerangan jalan yang lebih manusiawi. Banyak pengendara kendaraan entah sopir truk, bus, niaga maupun Pribadi melewati jalur ini dan tentunya kesal dengan keadaan namun mereka mungkin apatis dan enggan menyalurkan keluhannya. Pikirnya juga yah sudah lumayan ada tambalan sana sini ketimbang bolong-bolong. Mudah-mudahan diam-nya mereka tidak diartikan kepuasan pengguna jalan sudah baik, sejujurnya masih sangat kurang.

Hal yang patut mendapat perhatian adalah pembangunan jembatan. Sudah jamak di jalur pantura jembatan yang dibangun kurang mulus dengan tonjolan tajam di perbatasan jalan dan jembatannya sehingga manakala anda berkendara kencang dan lupa mengerem saat masuk jembatan maka kendaraan anda akan jumping seperti rally dan gubrakk seluruh penumpang terlempar ke atas. Mengapa pembangunan jembatan tidak dapat dilakukan dengan mulus dan landai. Sudah terlihat beberapa jembatan di area Jawa Barat yang dicor diatasnya dan dilandaikan dengan jalan sehingga relative lebih nyaman bagi kendaraan. Namun untuk ruas Losari – Brebes masih parah, rupanya tidak mau kalah dengan kondisi permukaan jalannya.

Berikutnya adalah ruas Brebes – Tegal. Ruas ini sedikit lebih baik dari ruas sebelumnya namun dengan datangnya musim hujan kali ini, permukaan jalan mulai perlahan rusak dan berlobang. Yang lumayan membantu saat malam hari adalah banyaknya banner dan iklan dari industri yang tanpa disadari turut membuat jalan menjadi terang benderang. Hanya banner dan iklan ini belum merata dan ditempatkan di beberapa titik yang ramai saja.

Setelah bolak balik terantuk dan terjedak lobang di ruas Losari- Brebes – Tegal anda segera memasuki ruas berikutnya. Namun anda bisa sempatkan mampir di SPBU MURI di Tegal yang memiliki 60-an tempat buang air besar/kecil maupun untuk mandi. SPBU ini menyediakan tempat parkir yang luas, bersih, kantin yang lumayan nyaman, tempat rehat, tempat ibadah yang semua area-nya dilengkapi dengan CCTV. Hampir setiap kali lewat stasiun pengisian bahan bakar ini cukup ramai dan dipenuhi oleh kendaraan yang lewat.

Ruas Tegal – Pemalang – Pekalongan umumnya lebar dan mulus. Pemalang sepanjang 50-an kilometer yang dulu terkenal macetnya karena hanya dua lajur saat ini patut diacungkan jempol karena telah diperluas menjadi empat lajur. Sungguh gebrakan dan pembangunan fisik yang patut ditiru oleh kota atau daerah lainnya. Pemalang juga menyediakan jalan ring road. Hanya lagi-lagi kondisi jalan yang dengan susah payah dibangun menjadi empat lajur begitu musim hujan tidak urung mulai kalah dan perlahan rusak di berbagai titik. Menginjak Pekalongan anda akan mulai sebal manakala kota ini tidak menyediakan ring road. Anda harus berkendara semrawut bercampur dengan ruwetnya kota, pasar, banyaknya lampu merah, sepeda, pedagang, becak yang semuanya tumplek blek di tengah kota. Persis di tengah kota ada lampu merah yang jalannya berlobang segeda bus. Sungguh heran jalanan berlobang menganga dan ditengah kota pula. Usai ribetnya kota anda segera disambut oleh ruas alas roban. Dulunya memang merupakan hutan dengan banyak pohon jati namun sekarang pohonnya tinggal sedikit, entah kemana saja hilangnya. Ruas alas roban ini konon pernah mendapat bantuan Negara Jepang dalam pembangunan empat lajurnya. Nggak tahu kita selalu diberi bantuan oleh asing sementara kemana larinya uang pemerintah, pajak dan hasil sumber daya alam yang melimpah itu. Kegelapan jalan lagi-lagi menerpa pengendara. Jalur yang empat lajur lumayan membantu diiringi trek yang naik turun namun dengan kegelapan dan hanya mengandalkan penerangan lampu kendaraan belaka. Ada sebagian kecil di beberapa titik ramai yang dipasang lampu jalan. Idealnya namanya jalur ekonomi penting ya mestinya diberikan penerangan jalan yang layak dan memadai. Ruas alas roban anda bisa tempuh dalam setengah jam dengan kecepatan sedang. Banyak pedagang di kanan kiri, pemberhentian truk dan kendaraan berat dan warung tempat istirahat.

Selanjutnya anda akan masuk daerah Weleri dan Kendal yang keduanya patut diacungi jempol karena telah membangun jalan ring road keliling kota plus penerangan jalan. Meski konon ada berita pemerintahan Kendal melakukan penyimpangan dan korup, namun prasarana jalan lumayan bagus dan nyaman bagi pengendara. Anda bisa berlomba balap dengan benyak truk dan bus di jalan ring road ini tanpa takut jalan rusak dan lobang yang memang minim dan bahkan ditopang penerangan yang memadai. Dari Weleri anda hanya perlu sekitar setengah jam untuk mencapai Semarang. Itulah sekilas Pantura dan dinamikanya. Dari Semarang memang masih bisa berlanjut ke Solo dan Surabaya, namun saya kurang begitu mengetahui.

Read More ..

Wednesday, January 07, 2009

Israel Attack


Hampir dua minggu ini kita kembali dikejutkan dengan penyerangan Israel atas wilayah Palestine di jalur Gaza. Penayangan metro TV beberapa waktu sebelumnya menggambarkan bahwa Wilayah Palestine pada awalnya terbentang luas sementara wilayah Israel berukuran sangat kecil. Beberapa tahun berselang Israel dengan operasi agresi-nya mulai memperluas wilayah.

Hanya dalam hitungan tahun wilayah Palestine mulai tergerus dan terkuasai. Hal ini berjalan terus menerus dan hari ini sungguh kontras wilayah Israel menjadi begitu luas sementara Palestine tinggal sepotong. Jikalau jalur gaza bisa dikuasai maka bisa diperkirakan dalam beberapa tahun gantian Palestine yang makin kehilangan wilayahnya. Mungkinkah sebuah Negara berdaulat tidak memiliki wilayah. Apakah serangan Israel memang dimaksudkan untuk memusnahkan bangsa Palestine ? Apapun alasannya menyerang rakyat sipil dan anak-anak sungguh menyalahi hak asasi dan hak hidup umat manusia. Hal ini harus dicegah dan dihentikan.

Sudah menjadi rahasia dunia bahwa Israel memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Negara adikuasa Amerika Serikat. Di Koran beberapa hari kemarin diberitakan upaya dewan keamanan untuk menghentiksan penyerangan Israel kembali diveto dan digagalkan Amerika Serikat- sekutu terdekat Israel. Israel atau yang lebih umum disebut sebagai kaum Yahudi konon menguasai berbagai asset dan bisnis internasional. Bukan rahasia lagi kalau Yahudi ini kesohor dengan otaknya yang brilian serta berhasil mendominasi bisnis dan penguasaan ekonomi di Negara Amerika Serikat. Hal ini menyebabkan pengaruh dan kekuatan Yahudi atas Amerika sungguh besar dan logis kenapa sertiap upaya dewan keamanan selalu digagalkan oleh Amerika Serikat. Negara Inggris dan Prancis- yang juga sekutu Amerika tidak kurang berteriak keras dan minta agresi Israel atas Palestine dihentikan, namun nampaknya himbauannya tidak digubris oleh Amerika. Jelaslah bahwa Amerika hanya takut kepada Israel/Yahudi ketimbang dengan Negara lain manapun. Amerika, yang saat ini memiliki kekuatan bersenjata yang paling hebat di dunia sering menggunakan standard ganda dalam kebijakannya. Bila Irak yang menyerang Kuwait tanpa ampun langsung diserbu. Namun berunlangkali Israel menyerang Palestine, arguimennya jadi berbeda dan selalu membela Israel, sungguh mencolok sikap yang bertolak belakang ini. Negara Irak-pun belum lama ini diagresi dan diduduki oleh pasukan Amerika Serikat. Alasannya sederhana yakni Irak dituduh mengembangkan persenjataan nuklir/biologi/kimia. Dengan alasan inilah Irak digempur habis dari laut, darat dan udara, persis seperti Israel menyerbu Palestine di jalur Gaza ini. Terbukti setelah Irak dutaklukantidak ditemukan persenjataan yang dituduhkan. Dunia-pun mahfum belaka bahwa motif Negara adikuasa ini hanyalah ingin menguasai sumber minyak di Irak.

Penyerangan Israel atas Palestine patut disayangkan dan bahkan dikutuk. Sampai hari ini lebih dari 400 orang termasuk wanita dan anak-anak tidak berdosa meninggal sia-sia dihantam peluru dan rudal milik Israel. Ribuan lainnya menderita luka ringan dan parah akibat penyerangan membabi buta dari Israel. Beberapa Negara Arab pun menyerukan gencatan dan penghentian serangan seperti Mesir dan Iran. Apa daya dengan dukungan penuh dari Amerika maka seruan dan kutukan internasional ini ibarat embekan kambing belaka sementara Yahudi terus berlalu. Yang patut disayangkan adalah beberapa Negara Arab sekutu Amerika yang mestinya bisa berperan lebih banyak namun cenderung pasif. Saudi Arabia, Turki dan Kuwait adalah negara yang umumnya kaya minyak namun cenderung kurang bereaksi karena tidak dipungkiri ketiganya merupakan sekutu Amerika Serikat. Saat Kuwait diserang Irak waktu itu Amerika langsung turun dan menghajar Irak. Beberapa Negara arab lain seperti Yordania, Libanon, Suriah, Oman, Yaman dan Qatar juga belum keliahatan upaya konkritnya untuk menghentikan penyerangan Israel. Barangkali seluruh dunia menyadari bahwa Amerika-lah penyebab Israel dengan berani , leluasa dan semena-mena melakukan agresi atas Palestine. Andaikan tidak ada dukungan Amerika tentu Israel akan berpikir seribu kali untuk menyerang Palestine.

Sejarah mencatat banyak pertikaian yang terjadi di negara timur tengah umumnya berjalan dalam rentang waktu yang panjang dan melelahkan. Belum lupa konflik berkepanjangan yang terjadi antara Irak dan Iran beberapa waktu sebelumnya. Juga pertikaian Irak dan Kuwait dengan campur tangan Amerika Serikat. Sementara dunia juga memperkirakan bahwa ke depan akan terjadi perebutan sumber energi yang sangat serius. Usai ambruknya Uni Soviet menjadi beberapa bagian maka negara dengan kekuatan bersenjata raksasa seperti Amerika dan China diperkirakan bakal bersaing memperebutkan dan mengamankan sumber energi yang dikenal dengan sebutan emas hitam/minyak mentah. Apakah motif Israel menyerang dan nampaknya ingin membuat punah bangsa Palestine juga sebagian karena motif minyak, untuk beberapa % mungkin benar meski permusuhan keduanya sudah dimulai sejak lama. Disamping faktor sejarah berkepanjangan kaum Yahudi dengan aliran zionis-nya memang bertekad menyebarkannya ke seluruh dunia dan bila perlu dengan kekuatan senjata. Tidak dipungkiri Amerika sebagai pemasok senjata utama ke Israel turut berperan dalam perang ini.

Dengan adanya PBB sebagai induk organisasi dunia yang peran utamanya menjaga perdamaian dunia maka serangan Israel apapun alasannya semestinya harus segera dihentikan. Jangan sampai ratusan atau ribuan nyawa tidak berdosa menjadi tumbal nafsu dan kebiadaban dari suatu Negara atas Negara lainnya. Siapapun yang mengaku sebagai manusia yang beradab dan bermoral patut mengutuk serangan semena-mena ini. Termasuk ratusan Negara beradab lainnya yang ada dimuka bumi ini harus secepatnya menghentikan pertikaian tersebut dengan segala cara serta berapapun harga yang mesti dibayar demi kemanusiaan. Pemerintah Amerika harus dilobi, disadarkan, didebat -bila dunia memang tidak memiliki cukup kekuatan fisik menghadapi- bahwa tindakannya selalu membela Israel sungguh bertentangan dengan kemanusiaan sebagaimana selalu dia dengungkan. Rakyat Amerika sendiripun banyak yang menghujat dan tidak setuju serangan atas Irak beberapa waktu lalu. Semestinya masih banyak rasa kemanusiaan yang dimiliki oleh rakyat Amerika ketimbang pertimbangan politis pemerintahanya.
Read More ..

Tuesday, January 06, 2009

4P


Menginjak tahun 2009 persaingan bisnis semakin ketat. Salah satu bisnis yang saat ini booming misalnya telekomunikasi yang menempatkan 11 operator secara nasional. Jumlah ini dianggap terlalu banyak. China dan Malaysia hanya memiliki 2 atau 3 operator saja. Mengapa jumlah pemain terlalu banyak karena beberapa kondisi. Bisnis ini masih terbuka lebar dengan pasar yang besar. Entry barrier bisnis telekomunikasi juga tidak terlampau sulit. Licensi atau perijinan dari pemerintah pada akhirnya diperoleh oleh semua operator tersebut. Tentu saja tanpa mengantongi license operator tidak bisa beroperasi. Hampir semua grup bisnis raksasa nasional masuk ke dalam persaingan. Investor local ini lebih jauh menggandeng atau merger dengan investor asing.

Pada awalnya bisnis ini merupakan monopoli oleh pemerintah. Seiring dengan perkembangan jaman dan tuntuttan kebutuhan maka terjadilah proses privatisasi. Mulailah satu persatu swasta masuk dan menggarap pasar yang masih terbuka lebar saat itu. Hari ini bisa dikatakan bisnis sudah mencapai puncaknya dimana terdapat 11 operator yang bersaing sengit memperebutkan kue pasar yang semakin jenuh. Teknologi telekomunikasi sendiri dikenal dengan istilah GSM dan CDMA. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Secara global pelanggan GSM masih lebih banyak ketimbang pelanggan CDMA, demikian juga secara nasional.

Sampai dimanakah kesebelas operator akan bertahan manakala persaingan semakin tajam. Dengan jumlah penduduk nasional sekitar 240 juta dan penetrasi pelanggan sekitar 100 juta nampak pasar masih terbuka lebar. Namun bila pasar potensial hanya sebesar 30% sampai 40% saja dari jumlah tadi maka artinya hanya ada sekitar 72 sampai 96 juta pasar yang potensial. Penetrasi 100 juta sudah melebihi pasar potensial ini. Memang nyatanya bisa saja satu pelanggan menggunakan satu sampai tiga produk sekaligus, sehingga terdapat potensial demand katakanlah sekitar 84 sampai 240-an juta. Menurut analisis beberapa pakar bakal tersisa 5 sampai 6 operator saja. Sisanya melakukan merger atau diakusisi operator lainnya. Bagaimana operator mengatur strategi-nya agar bisa bertahan. Sebuah model pemasaran sederhana memberikan formula 4P yakni Product, Price, Place dan Promotion. Bila ditambahkan menjadi 5P artinya plus People. Dan bila diperluas menjadi 7P maka ditambah dengan Process dan Physical Evidence.

Produk disini dapat dikaitkan dengan pengertian fungsi, quality, tampilan, packaging, brand, service, support dan juga warranty. Adakah sebuah operator menawarkan suatu produk dengan mengakomodir sekian parameter. Barangkali hampir semua operator sudah mengarah ke sana. Saat ini sudah jarang keluhan tentang produk yang ditawarkan. Pemikiran dasarnya adalah sebuah produk yang bagus akan dapat terjual dengan sendirinya. Saat ini cukup banyak hukum dan aturan yang membela pelanggan manakala produk yang diperoleh ternyata berbeda. Sehingga pertanyaannya menjadi apakah setiap perusahaan telah menyiapkan produk sesuai keinginan customer atau bahkan melebihi.

Price bisa dikaitkan dengan pengertian harga, diskon, pembiayaan, pilihan leasing maupun allowances. Dengan persaingan yang ketat semua operator berlomba menawarkan berbagai cara dan kemudahan untuk mendapatkan produk yang mereka tawarkan. Seberapa mahal customer berniat membayar. Disini perusahaan dihadapkan dengan strategi harga. Meskipun harganya sudah sedemikian kompetitif tetap customer masih sensitive dengan discount dan penawaran khusus. Harga juga merupakan hal yang tidak rasional dimana harga mahal diyakini pasti produknya bagus. Bersaing harga secara permanent bagi banyak perusahaan bukanlah pendekatan yang sensitive.

Place terkait dengan lokasi, logistic, anggota channel, motif channel, cakupan pasar, service level, internet maupun mobile. Bagaimana perusahaan bisa menyediakan pada waktu, tempat dan jumlah yang tepat. Revolusi bisnis menuntut perubahan/pergantian tempat/lokasi. Pertimbangkan juga era internet dan mobile.

Promotion terkait dengan iklan, public relation, pesan, direct sales, sales, media dan budget. Bagaimana target yang dipilih diedukasi tentang perusahaan dan produknya. Hal ini termasuk persenjataan dalam amunisi marketing seperti iklan, PR dan seterusnya tadi. Saat ini promotion merupakan salah satu aspek terpenting bagi perusahaan untuk focus.

Tentu saja 4P, 5P atau 7P belumlah segalanya yang membuat sebuah operator bertahan.Masih banyak aspek dan factor lainnya yang menentukan keunggulan bersaing guna mendapatkan pasar. Masih terdapat factor lain seperti market share, nilai-nilai, budaya, spirit, inovasi, karakter manajemen maupun keandalan keuangan dari perusahaan yang turut berperan. Selamat tahun baru 2009 !!
Read More ..

Sunday, December 21, 2008

BENGAWAN SOLO


Solo, Pebruari 2008


PERSIAPAN BERANGKAT

Malam itu kami meninggalkan kursus Pantau jam 21.30 malam. Seperti biasa kami bertiga sekantor mengambil rute dari kantor Pantau di Kebayoran Lama melewati perumahan Permata, ruas hotel Mulia, Senayan dan menurunkan dua rekan di Plaza Semanggi. Lalu lintas malam di Jakarta tetaplah sibuk dan sempat beberapa kali berhenti dalam antrian. Selepas Plaza Semanggi saya masuk jalan tol dan barulah kendaraan bisa dipacu dengan kecepatan 60, kemudian 80 dan stabil di 100 kilometer per jam. Tidak berani lebih dari itu karena kendaraan saya sudah tergolong tua dan malam hari takut mengantuk dan terjadi sesuatu. Sampai di tol Pancoran antrian kendaraan sempat melambat sebentar dan baru lancar di ruas Cawang.

“Listrik di rumah mati satu sekringnya,” istri saya telepon saat saya di Pancoran. Saya ingat kemarin jam 20.00 WIB listrik di rumah sempat turun. Barangkali ada kabel short atau memang sekringnya sudah waktunya diganti.

“Saya sudah mencoba telepon satpam perumahan dan tukang listrik, namun semua tidak ada,” lanjut suara istri di telepon.

”Coba aku hubungi temen kantor yang paham listrik,” seraya matikan telpon dan coba menekan nomor rekan. Saat itu saya sudah di ruas Cawang. “Tut tut tut,” dering telepon pertanda masuk namun tidak diangkat. Saya rasa teman saya sudah tidur mengingat saat itu sudah jam 22.00 WIB. Saya beritahukan istri bahwa teman sudah tidur. Kita menyerah satu jalur mati lampu yakni di kamar utama, kamar mandi dan ruang tamu. Repotnya bayi saya sedang agak sakit batuk pilek. Beruntungnya jalur AC tidak mati jadinya bayi kami tetap bisa tidur dengan AC menyala dan diterangi lilin.

Jam 22.30 saya sampai di rumah dan benar area setengah rumah jalur listriknya mati. Saya menghela napas dan ingat besok dan tiga hari ke depan harus ke Solo karena ada kegiatan bantuan bencana banjir Bengawan Solo.

Saya coba mencari kabel roll dan menarik lampu ke kamar untuk mempersiapkan baju dan perlengkapan buat ke Solo. Tiket di saku menjelaskan Flight Garuda esok jam 06.00 pagi sehingga satu jam sebelumnya sudah harus check in. Artinya jam 05.00 harus sudah sampai bandara sementara jarak rumah ke Bandara adalah 60 kilometeran. Memang bisa lewat toll namun tetaplah beresiko padat lalu lintas.

Dengan kelelahan setelah kerja seharian ditambah kursus narasi selama dua jam saya mempersiapkan perlengkapan untuk perjalanan tiga hari di Solo. Persiapan beres saya berangkat tidur jam 00.00 malam. Tadi habis kursus sekitar jam 21.15 saya sudah telepon taxi langganan untuk stand by di rumah pada jam 03.45. Hmm saya hanya punya waktu tiga jam untuk istirahat. Untunglah saya segera tertidur pulas. Perasaan baru sebentar ketika alarm handphone saya berdering keras, Waktu menunjukkan jam 03.30 dini hari ketika saya coba intip ke depan taxi pesanan saya belum datang. Saya lanjutkan mengecek ke kandang kucing anggora saya di halaman rumah untuk membersihkan tempat pub dan pipisnya serta menambah air minum serta tambahan makanan kucing - wiskas. Berikutnya saya ke kamar mandi untuk gosok gigi dan cuci muka. Saya tidak mau ambil resiko masuk angin dengan mandi jam dini hari tersebut. Ketika sedang menggosok gigi istri memberitahu bahwa taxi sudah datang.

Tepat jam 03.45 taxi-pun meluncur menuju jalan tol. Seperti yang sudah saya duga jalanan pada jam tersebut mulai dipenuhi kendaraan berat. Laju taxipun tidak maksimal dan sesekali harus zigzag karena truk bertebaran dimana-mana. Dengan perjuangan yang cukup berat akhirnya jam 05.00 taxi tiba di bandara.

“Check in tujuan Yogya mba,” kata saya di depan loket.
“Ada bagasi ngga pak,” Tanya front liner dengan ramah.
“Tidak ada, hanya tas yang saya pegang ini saja,”

Dengan senyum ramah diberikanlah print out check in setelah saya membayar fee Bandara sebesar 30 ribu rupiah. Ketika boarding baru saya ingat untuk minta kursi dekat jendela. Saya lihat nomor bangku saya 14C berarti dekat koridor tengah pesawat. Padahal kebiasaan saya selalu memilih bangku dekat jendela agar bisa mengambil foto pemandangan yang menarik. Koleksi foto saya yang mengambil posisi dari pesawat sudah banyak sekali. Ada gunung, awan, sungai, pantai, perahu, danau, hutan, perkotaan sampai foto pramugarinya. Foto pilotnya malah saya belum punya.

Timbul keisengan saya dengan pura-pura bodoh dan langsung duduk dekat jendela. Menunggu harap-harap cemas agar pemilik bangkunya ibu-ibu tua yang biasanya malah lebih suka di tengah ketimbang jendela. Saya pernah sekali beruntung tukeran dengan seorang ibu yang memilih duduk di tengah. Tidak lama ada laki-laki muda yang mengadu ke pramugara seraya dengan ramah bertanya, “Berapa nomor bangku anda pak,”. Rupanya laki muda itu tidak pengin rebut dan memilih pramugara yang menegur saya..

Memasang wajah tak berdosa saya jawab,” Hmm 14C pak,”
“Wah Bapak salah, mestinya ditengah, bangku itu milik Bapak ini,”
Kesal di hati saya pura-pura cuek dan bilang ooh sambil bergeser ke bangku tengah tanpa melihat laki-laki itu. Kekesalan makin bertambah ketika baru duduk laki-laki tadi mulai mendengkur, yach hanya tidur saja memilih bangku dekat jendela sementara saya yang melotot dan siap mengambil gambar menarik malah bengong di tengah.

TIBA DI SOLO

Jam 07.00 WIB pesawat mendarat mulus di Yogyakarta. Saya berdua dengan teman kantor bergegas turun dan mencari penjemput yang dikirim dari Solo. Memang kami berdua pengin ke Solo namun rupanya tiket Solo habis sehingga terpaksa lewat Yogya. Tidak masalah karena jarak Yogya ke Solo hanya sekitar dua jam perjalanan mobil.

“Pak Wardoyo ya,” kata sopir kantor.
“Hmm kok tahu,” kata saya
“Kan Bapak pakai seragam kantor,” bilang sopir sambil menunjukkan posisi parkir mobil. Oo benar juga ya, meskipun saya pakai jaket warna hitam namun seragam kantor jelas terlihat karena jaket tidak dikancing.

“Namanya siapa mas,” obrolan saya buka sembari mengamati jalanan keluar bandara. Saat itu bandara Adi Sucipto sedang direnovasi. Nampaknya ruangan tunggu sedang diperluas.

“Jarwo pak,” kata sopir sambil terus mengemudi dengan tenang. Mobil yang kami kendaraan kami adalah Toyota Kijang warna coklat. Interiornya tidak terlalu bersih karena ini mobil keluaran tahun 2001. Bahan bludru yang membungkus jok dan backlading justru mudah menampung debu. Ditambah perawatannya tidak terlalu telaten.

“Sudah lama menunggu,” ujar saya sambil melirik gaya menyetir dia.
“Belum pak, baru sekitar 10 menit, saya tadi berangkat dari Klaten sehingga tidak jauh ketimbang dari Solo,” Saya mengamati Jarwo ini masih lumayan muda berusia sekitar 25 tahun, tegap dan agak tinggi. Kulitnya hitam dan rambutnya pendek. Potongannya seperti pemain bola.

Tujuan kami jelas yakni hotel Lor In di Solo. Bukan kita akan menginap di sana karena kantor sudah membooking kami hotel Novotel yang berlokasi di tengah kota Solo. Kita memang ada rencana bertemu dengan beberapa orang di Lor In untuk membahas agenda kerja tiga hari ke depan.

Saya mencoba telepon mas Isro yang bekerja di sebuah media elektronik, dan gagal. Saya coba mengirim pesan ke handphone-nya mengabarkan sedang dalam perjalanan ke Solo dan akan tiba dalam dua jam. Tidak lama jawaban datang dan mengabarkan untuk menunggu di hotel. Jalan Yogya – Solo cukup lengang dan kami sampai di Kartosuro dalam waktu satu setengah jam, lebih cepat setengah jam dari perkiraan.

Berhubung masih ada waktu saya langsung nyeletuk,”Mas Jarwo saya dengar di Kartosuro ada timlo yang enak,”
“Ada pak, saya tahu satu tempat tapi saya tidak pasti timlonya enak atau tidak,”
“Coba bawa kami ke sana ya,” sambil berpikir waktu tidak banyak lagi ya untung-untungan saja.

Warung timlo itu sederhana dan berlokasi sekitar 500 meter dari lampu merah kartosuro.
“Kita sarapan dulu ya,” ajakku sambil turun dari mobil.
Kami bertiga bergegas mengambil bangku yang kosong dan memesan 3 porsi timlo. Sarapan pagi ini begitu nikmat setelah penerbangan satu jam dilanjutkan perjalanan dengan mobil satu setengah jam. Habis sarapan tidak lupa saya membawa tiga botol minuman buat ditaruh di mobil bila sewaktu-waktu haus.

PERSIAPAN DAN SURVEY LOKASI

Jam 10.00 WIB kami sampai di hotel Lor In. Hotel ini cukup terkenal di kota Solo dan merupakan hotel bintang empat. Lokasinya berada di jalan besar yang menuju ke bandara Adi Sumarmo. Turun dari mobil seorang pelayan hotel menyambut ramah,”Silakan Pak,”

“Saya ada janjian dengan teman untuk bertemu di sini,”
“Oo silakan tunggu di ruang tunggu,”
“Terima kasih”

Lima belas menit menunggu sambil melihat-lihat pajangan baju batik di samping jajaran kursi ketika rombongan mas Isro dan pak Suwandi datang. Mereka berjumlah enam orang. Mas Isro masih muda dan berperawakan sedang dengan wajah ramah. Saat itu mengenakan baju warna coklat, celana jean dan sepatu lapangan. Pak Suwandi terlihat lebih kebapakan dengan kemeja warna terang dan celana jean warna coklat.

“Apa kabar pak,” sapanya dengan hangat.
“Baik mas,” saya bergegas mendekat dan mengulurkan tangan berjabat tangan.
“Kita meeting di bawah pak,” ajaknya.
“Oke, sementara tim Solo sebanyak tujuh orang sedang dalam perjalanan ke sini,” kamipun menuruni tangga dan menuju ruang meeting.

Rombongan berjumlah delapan orang ini setelah berbasa basi sebentar langsung memulai meeting. Diskusi baru berjalan sepuluh menit ketika rombongan dari kantor Solo yang berjumlah tujuh orang datang. Berhubung ruang meeting terbatas maka yang masuk hanya tiga orang sementara lainnya duduk di luar. Meeting berlangsung selama satu jam dan dilanjutkan melakukan survey ke lokasi bencana banjir Bengawan Solo. Kami dari tiga unit usaha mengemban misi melakukan bantuan bencana Bengawan Solo. Meskipun banjir terparah sudah terjadi seminggu lalu namun menurut informan di Solo korban banjir justru masih sangat membutuhkan bantuan logistik termasuk obat-obatan.

Dengan empat mobil kami menuju kelurahan Sangkrah yang berada di kecamatan Pasar Kliwon. Sangkrah termasuk daerah bantaran Bengawan Solo yang mengalami luapan banjir parah. Kami menuju kelurahan Sangkrah dan disambut sekretaris kelurahan. Secara singkat dijelaskan dari maksud tujuan rombongan bahwa besok ingin memberikan bantuan kepada korban bencana di wilayah kelurahan sangkrah ini. Wilayah ini sempat dikunjungi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono minggu sebelumnya. Foto-foto kunjungan presiden dan rombongan dipajang dipapan depan kantor kelurahan. Ibu sekretaris dengan ramah menjawab dan menghargai niat dari tim kami. Beliau juga mempersilakan ketika kami berniat membagikan bantuan tidak melalui kelurahan namun akan secara langsung diserahkan kepada masyarakat korban bencana.

Berikutnya kami menemui sekelompok pengungsi di tanggul Bengawan Solo yang sedang memasak. Mereka memasak dengan kompor minyak di bawah tenda yang didirikan di atas tanggul Ada tiga ibu-ibu, dua anak gadis dan tiga anak laki-laki duduk berkeliling di bawah tenda. Seorang ibu sibuk memasak seadanya sementara lainnya duduk-duduk. Kelima anak mereka ada yang berdiri dan duduk disekitar tempat memasak.

“Selamat siang ibu-ibu,” sapa kami.
“Siang pak,” tatap mereka heran dengan rombongan kami.
“Sedang masak apa ya bu, baunya sedap nih bikin perut jadi lapar,” jujur kami yang terheran-heran bau masakan memang sedap meski di tempat memasak hanya mengoseng sayur.
“Pak RT ada bu,” lanjut kami sambil melihat-lihat bekas terjangan banjir dan jemuran buku-buku sekolah berlumpur yang dijejer di samping tempat memasak mereka.
“Pak RT ada pak, sebentar kami ke sana,” inisiatif salah seorang ibu sambil bergegas berjalan menuju rumah pak RT.

Tidak lama pak RT datang dan menyalami kami. Spontan kami menjelaskan maksud tujuan kami bahwa besok kami berniat memberikan bantuan berupa beras, air mineral, mie, susu, selimut dan obat-obatan. Kabar ini langsung disambut haru pak RT dan juga seruan lega ibu-ibu di sekitar tenda itu.

Kamipun melakukan ramah tamah dan ngobrol bebas dengan warga setempat. Dijelaskan bahwa banjir atau tepatnya luapan sungai terpanjang di pulau Jawa tersebut datang dan menenggelamkan rumah dengan ketinggian sampai ke atap. Bekas genangan air masih terlihat jelas membentuk garis di dinding rumah. Sebagian rumah yang berdinding kayu tidak ada bekas ketinggian air namun daun atau ranting yang tersangkut cukup menjelaskan ketinggian air yang pernah datang.

Usai melakukan survey dan koordinasi dengan warga dan pak Lurah rombongan melanjutkan mengunjungi Camat Pasar Kliwon Solo. Bangunan kecamatan itu berdiri cukup megah dan masih terlihat renovasi yang nampaknya belum lama dilakukan. Pak Dicky adalah panggilan akrab dari pak Camat. Kami diterima pak Dicky di ruang tamu lantai dua kecamatan.

“Selamat siang pak,” sapa pak Suwandi, ketua rombongan kami.
“Selamat siang, wah ada apa ini ramai-ramai ke kecamatan,” sapa pak Camat sambil mempersilakan kami duduk.

Secara singkat dijelaskan bahwa rombongan membawa misi pemberian bantuan bencana banjir yang akan diserahkan besok pagi.

“Tentu saja saya akan datang, Insya Alloh,”janji pak Camat ketika dimintai kesediaan hadir.
“Saya juga akan coba ajak pak Walikota sekiranya beliau tidak ada acara lain,’ lanjutnya.

Selanjutnya kami pamit dan meneruskan tujuan korban bencana berikutnya. Kali ini rombongan mengarah wilayah di kabupaten Sukoharjo yakni kecamatan Grogol. Daerah ini juga tergolong korban banjir parah. Kebetulan masyarakat sekitar adalah pengrajin kain cetakan. Meja besar dan panjang bekas menjemur kain yang akan dicetak sampai terbawa arus puluhan meter dari tempatnya semula. Meja ini sangat besar dan panjang dan tidak kuat diangkat sepuluh atau lima belas orang saja. Terbayang betapa dasyatnya terjangan banjir yang terakhir datang konon tahun 1966 tersebut.

“Pak maksud kedatangan kami adalah untuk memberikan bantuan kepada korban bencana banjir bengawan Solo,” papar pak Suwandi ketika pak RT setempat datang.
“Rencananya besok pagi kami akan datang dan membawa bantuan, mohon Bapak dan warga bisa menyiapkan sekedar tenda untuk serah terima bantuan,”.
“Dan kami akan menyerahkan langsung kepada masyarakat korban bencana maka kami mohon Bapak mendata warga yang terkena musibah tersebut,”
Pak RT yang sejak tadi diam namun wajahnya menyiratkan kegembiraan mendengar adanya bantuan.
“Baik pak, terima kasih atas bantuannya kepada warga kami, tentu saja saya akan mendata dan membagikan kupon bantuan, jadi yang berhak adalah pemegang kupon tersebut,” jelas pak RT.
“Habis ini rombongan akan menuju kecamatan dan sowan pak Camat perihal program bantuan ini,” tutup pak Suwandi seraya mohon diri.

Rombongan menuju kantor kecamatan Grogol, kabupaten Sukoharjo. Iringan mobil sempat berpapasan dengan mobil tangki yang sedang membagikan air bersih. Antrian panjang warga setempat yang menunggu pembagian air bersih membuat kendaraan kami berhenti dan berjalan pelan karena sisa jalan sempit.

Jam 14.00 WIB rombongan tiba di kantor kecamatan Grogol. Setelah parkir di halaman kantor kecamatan kami masuk ke aula. Lagi-lagi kantor ini sedang dilakukan renovasi dan bahkan masih banyak tukang yang sedang mengerjakan pembenahan. Kami diterima oleh staf kecamatan, seorang ibu yang gemuk dan ramah.

“Silahkan duduk pak, ada perlu apa ya,” sapanya.
“Oh pak Camat sedang pergi, namun akan coba saya telepon,” begitu jawabnya ketika kami kemukakan ingin bertemu pak Camat.
Sambil menunggu kedatangan pak Camat kami ngobrol dengan ibu staf kecamatan tersebut. Petugas kecamatan dengan ramah menyuguhkan kami teh manis. Wah siang yang panas menyengat memang cocok disuguhi minuman yang manis.

Tidak lama pak Camatpun datang. Rombongan yang dipimpin Suwandi dan Isro segera menjelaskan maksud kedatangan. Mengemban penugasan dari perusahaan dijelaskan kepada pak Camat tentang rencana memberikan bantuan kepada korban bencana banjir Bengawan Solo. Pak Camat begitu gembira dan menghargai niat kami. Tidak lama kamipun pamit ingin melanjutkan survei lokasi.

“Kalau tidak keberatan mari kita makan siang di restaurant seberang,” kata pak Camat sambil menunjuk ke restaurant seberang kantor. Wah kami saling pandang dan malah kebingungan. Kami merasa tidak enak meski ajakan pak Camat tulus.

“Terima kasih banyak pak, kami harus melanjutkan survei agar bisa selesai hari ini, karena besok kami harus mendistribusikan bantuan,” terang pak Suwandi sopan.

Akhirnya rombongan menuju ke daerah Gondangrejo, Karanganyar. Menurut informasi daerah ini juga merupakan daerah terparah banjir. Iring-iringan meninggalkan kecamatan Grogol menuju Solo melalui jalan protokol Slamet Riyadi. Melewati daerah Sumber ada anggota rombongan yang kebetulan tahu warung sate yang enak. Warung sate itu terletak di jalan raya Sumber. Namanya warung sate bu galak. Warungnya sederhana dan memiliki beberapa meja. Tapi pengunjungnya penuh sesak. Kami harus mengantri sebelum mendapat meja kosong.

Perut lapar dan aroma sate menjadi sajian siang itu. Rombongan nampak keasyikan menikmati sate Bu Galak, demikian nama pemilik warung.

Usai menyantap makan siang dan minum teh hangat rombongan melanjutkan survei. Daerah Gondangrejo terletak di sebelah utara kota Solo. Daerah tersebut memang dilewat sungai Bengawan Solo. Perjalanannya agak jauh, sekitar satu jam. Mendekati lokasi rombongan terhambat portal beton. Rupanya portal dibangun untuk melarang kendaraan besar lewat. Akhirnya dengan bantuan aba-aba angora rombongan di kanan dan kiri empat kendaraan berhasil lewat. Jarak dengan portal hanya beberapa centimeter saja.

Dengan dipandu informan yang mengenal daerah setempat rombongan langsung dibawa menyusuri perkampungan yang terkena banjir. Iringan kendaraan langsung menarik perhatian banyak warga setempat. Kali ini bahkan tanpa menanyakan maksud kedatangan kami warga secara spontan menceritakan bagaimana banjir itu datang. Bagaimana permukaan sungai yang biasanya hanya setengah menjadi semakin tinggi dan meluber ratusan meter ke bantaran dan rumah penduduk. Hanya karena sebagian besar rumah penduduk disini adalah permanen sehingga bekas genangan banjir tidak terlalu terlihat. Hanya tumpukan Lumpur setinggi puluhan centimeter di jalanan dan halaman rumah yang menjelaskan luapan sampai disitu.

Kondisi penduduk juga relatif mampu dan umumnya mereka memiliki sawah yang cukup luas. Perkampungan itu selain terletak di bantaran kali juga dikeliling hamparan sawah yang luas. Padi yang ditanam kelihatan menghijau habis disemai dan dipupuk. Setelah berbasa-basi dengan ketua RT dan warga yang mengiringi rombongan kami kembali arah kota Solo. Masih ada dua kelurahan yang harus disurvei. Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 16.15 sore. Matahari bersinar cukup cerah dan jalan dihotmix mulus dirangkai pohon jati disepanjang kanan kiri jalan.

Dua kelurahan yang kami tuju satu didaerah Solo dan satunya di Sukoharjo. Keduanya juga termasuk daerah parah diterjang banjir. Rombongan sampai di Kelurahan berikutnya pukul 17.00 sore. Jalan masuk ke lokasi agak sempit dan berbelok-belok. Saking sempitnya jalan bahkan kendaraan sulit memutar. Warga langsung menyambut kami begitu datang. Terlihat bekas terjangan air dimana-mana. Di halaman sebuah rumah nampak televisi, kursi, meja, peralatan rumah tangga, buku-buku dijemur. Tentu saja barang-barang itu diletakkan begitu saja karena kecil kemungkinan bisa dipakai.

Ada sebuah bangunan pesantren persis di pinggir kali. Yang menarik bangunan ini menjulang tinggi berlantai empat. Terlihat mencolok diantara rumah penduduk dan pepohonan di pinggir kali. Seorang warga menuturkan bila datang banjir lagi tinggal mengungsi ke pesantren tersebut.

Kami disambut oleh pak RT dan warganya. Setelah menjelaskan maksud kedatangan dan rencana pemberian bantuan esoknya kami melanjutkan ke kelurahan terakhir. Rombongan menuju kembali ke kabupaten Sukoharjo. Kami sempat salah jalan menuju kelurahan dimaksud dan harus bertanya dua kali kepada orang di jalan.

Kelurahan kelima yang kami survei ini juga mengalami rendaman yang parah. Bekas garis air masih terlihat di sebuah rumah berbata dengan ketinggian dua puluh centimeter di atas kepala. Artinya ketinggian banjir mencapai sekitar dua meteran.

Pak RT menerima rombongan dengan ramah di rumahnya. Dijelaskan bahwa warga masih begitu membutuhkan bantuan. Tidak banyak bantuan yang sudah mereka terima.

“Dalem namung nampi setunggal bungkus mie ndek wingi,” adu seorang ibu-ibu tua dalam bahasa jawa. Maksudnya dia baru nerima satu bungkus mie kemarin. Tidak heran begitu kita menjelaskan rencana memberikan bantuan sebanyak 140 paket warga bersorak gembira. Rasa haru menghinggapi anggota rombongan melihat betapa mereka begitu membutuhkan bantuan.

Selesai sudah lima kelurahan disurvei. Hari menjelang maghrib ketika empat kendaraan kembali menuju Solo. Masih satu tujuan yang harus didatangi sebelum kita beristirahat. Rombongan menuju Polwitabes wilayah Solo. Tepat adzan Isya’ kami memarkir kendaraan di pelataran Polwitabes Solo. Kali ini rombongan dipecah dua dimana dua kendaraan melanjutkan ke Alfamart di Kartosuro untuk mengatur paket bantuan.

Seorang staf jaga menyambut kami dan menanyakan keperluannya. Suwandi menjelaskan secara singkat rencana pemberian bantuan di lima kelurahan dan minta pengawalan kepolisian. Petugas jaga, seorang sersan menjelaskan bahwa dia harus melaporkan kepada atasanya terlebih dulu. Dijelaskan bahwa mobil pengawalan besok sudah ada yang akan digunakan untuk mengawal menteri pekerjaan umum Joko Kirmanto yang kebetulan juga sedang meninjau daerah Solo dan sekitarnya. Tinggal sebuah kendaraan jenis Mitsubishi kuda yang tersedia bila kita membutuhkan pengawalan. Suwandi menjelaskan tidak masalah apapun jenis mobilnya yang penting ada pengawalan dari polisi.

Tidak lama datang seorang letnan yang tadi ditelepon staf jaga. Letnan ini masih muda, tinggi, tegap dan wajahnya ganteng. Dengan simpatik sang letnan menjelaskan rencana pengawalan besok setelah mendengar penjalasan kembali dari Suwandi.

“Baik pak, kita akan mengatur jalan dan memimpin iring-iringan sesuai lokasi kelima kelurahan,” jelas Letnan.

“Berapa jumlah kendaraan tadi? Oh ya ada tujuh truk barang dan lima kendaraan pribadi ditambah mobil pengawalan sehingga semuanya berjumlah 13 kendaraan,” tambahnya.

Disepakati besok jam 07.00 WIB kendaraan pengawalan polisi dengan dua anggota akan siap di hotel Lor In. Rombongan sementara menggunakan hotel Lor in ini untuk base camp penyaluran bantuan.

PERSIAPAN PAKET BANTUAN

Kami bertiga akhirnya kembali ke Novotel pada jam 20.30 malam. Badan terasa lelah setelah seharian berkeliling target area penyaluran bantuan bencana.

“Mas Isro, tolong telepon saya bila membutuhkan bantuan ya, kami akan ke hotel untuk mandi dan istirahat sebentar,” pesan saya kepada pemimpin rombongan sebelum meinggalkan Polwiltabes.

Jam 21.00 kami bertiga dengan kendaraan kijang keluar hotel mencari makan malam. Jarwo, sopir kami menjelaskan ada restoran masakan jawa di jalan Adi Sumarmo. Kendaraan meluncur ke sana. Benar saja jajaran masakan segala jenis dihamparan tinggal memilih dan mengambil. Restaurant ini menerapkan model prasmanan. Menu nasi, sambal, telur puyuh, petai, sambal goreng, bihun memenuhi piring saya. Kita menikmati makanan dan bebas mengambil karak. Karak adalah makanan khas solo yang berbentuk kerupuk dan terbuat dari bahan baku beras.

Kembali ke hotel dengan perut penuh dilanjutkan istirahat menunggu telepon dari Isro bila masih dibutuhkan membantu mengatur paket bantuan. Ditunggu sampai jam 22.00 malam tetap tidak ada telepon. Jumlah orang yang mengatur paket memang cukup banyak sehingga tenaga kami barangkali tidak diperlukan. Pengaturan seribu paket bantuan selesai dimuat ke dalam tujuh truk barang. Setiap truk dimuat aebanyak 140 paket. Sebuah paket berisi satu dus air mineral, satu dus mie, beras lima kilo, dan bungkusan plastik berisi biskuit, obat-obatan dan selimut. Satu paket ini rencananya akan diberikan kepada satu keluarga.

Mengisi waktu yang ada kami bertiga berinisiatif jalan ke karaoke terdekat untuk mencairkan kejenuhan. Sekalian capek dan lelah kami bernyanyi hingga tutup yakni pukul 02.00 dinihari. Kami tahu besok jam 06.00 pagi sudah harus kumpul di hotel Lor In, namun tanggung. Biarlah kurang tidurnya nanti dirapel, batin saya.

PELAKSANAAN PEMBERIAN BANTUAN

Pagi hari jam 07.00 halaman hotel Lor In nampak mengalami kesibukan. Ada tujuh truk ukuran sedang berjajar. Di halaman hotel disamping jajaran kendaraan tamu ada sebuah mobil polisi Mitsubishi kuda polwitabes Solo bercat putih biru dengan logo polisi, sebuah kijang warna coklat, dua Innova warna hitam dan hijau, dua avanza warna silver dan hijau. Jumlah anggota ada sekitar tiga puluh orang terdiri dari 15 orang mengenakan seragam baju hijau, sepuluh mengenakan kaos putih dan lima orang mengenakan baju. Suwandi dan Isro memimpin briefing.

“Kita akan melakukan iring-iringan dengan urutan paling depan mobil polisi lalu dua Innova dan satu kijang disusul tujuh truk dan paling belakang dua avanza,” arahan Suwandi.
“Kita bersama-sama aparat RT akan terlibat langsung dalam penyerahan paket bantuan kepada warga sampai selesai,” lanjut Suwandi.
“Kegiatan kita akan diliput media cetak dan elektronik namun mereka para wartawan akan langsung ke lokasi,”Suwandi menambahkan.
“Dari tujuh truk berisi paket bantuan akan kita salurkan masing-masing dua truk untuk daerah terparah di Sangkrah dan Grogol, sementara tiga lokasi lainnya masing-masing satu truk,’ Suwandi menyudahi briefing dan iring-iringan siap berangkat.

Jam 08.00 jalan Adi Sumarmo dipecahkan suara sirine polisi yang diikuti iring-iringan dua belas kendaraan di belakangnya. Rombongan melewati jalan protokol Slamet Riyadi, jalan terbesar di Solo menuju ke selatan. Lampu merah-pun diterabas dan di setiap perempatan ternyata sudah ada petugas yang membantu jalur rombongan. Polwiltabes sudah melakukan koordinasi dengan aparat terkait dan menurunkan petugas di jalan yang akan dilalui.

Untuk mempermudah teknis penyaluran enam truk dipool di depan kecamatan Grogol dan satu truk menuju kelurahan diiringi kendaraan lainnya. Sampai lokasi warga sudah berbaris dan menyiapkan tenda dan kursi. Paket bantuan sebanyak 140 buah segera diturunkan dan diatur. Suwandi, pak Lurah dan pak Camat menuju tengah-tengah kerumunan untuk melakukan sambutan-sambutan. Usai sambutan diserahkan secara simbolis satu paket bantuan kepada salah satu warga. Disusul dengan pembagian langsung kepada warga yang sudah didata oleh RT dan kelurahan tersebut.

Wartawan dari media cetak dan elektronik sibuk mengambil gambar dan mewawancarai warga. Di sela-sela kerumunan terlihat seekor anjing warna hitam yang seolah ikut mengantri. Banyak yang tertawa bergelak melihat anjing itu bukannya takut justru malah membaur dan duduk di dekat kaki kerumunan warga. Diantara hiruk pikuk warga penerima bantuan ada yang terlihat tersenyum lega, ada juga ibu tua yang menangis terharu. Dibutuhkan waktu sekitar dua jam sebelum semua paket terbagi habis kepada warga.

Jam 11.00 rombongan tiba di kelurahan kedua. Kali ini paket bantuan yang diturunkan sebanyak dua truk. Aparat RT, Lurah dan Camat sudah menyiapkan tenda dan kursi di pertigaan di tengah perkampungan mereka. Usai menjelaskan teknis pembagian paket bantuan langsung diturunkan dan ditumpuk di bawah tenda. Warga yang mengantri sambil memegang kupon menunggu dengan tertib. Akbar adalah wartawan antara yang bertugas meliput kegiatan ini. Akbar kuliah di Universitas Sebelas Maret Solo jurusan komunikasi. Saat ini Akbar sedang mengambil skripsinya. Dengan kemeja warna coklat tua dan celana jean biru Akbar sigap memanggul kamera besar. Akbar sebenarnya berasal dari Depok, Jawa Barat, namun kuliah di Solo dan menjadi wartawan Antara.

Dengan kerjasama tim yang cukup banyak dan warga yang sudah memegang kupon sesuai nomor urut pembagian bantuan bisa lebih cepat selesai. Pak Lurah dan pak Camat dengan wajah gembira sibuk memantau jalanya acara. Sebanyak 290 paket bantuan tersalurkan habis kepada warga yang sembilan hari lalu terkena luapan banjir bengawan Solo.

Jam 13.00 rombongan kembali ke base camp sementara di depan kecamatan Grogol Sukoharjo. Kali ini rombongan istirahat, sholat dan makan. Sudah disiapkan makan nasi kotak dengan menu nasi padang. Cuaca yang cukup panas dan badan lelah ditambah kurang tidur menjadi penambah nikmat menu siang itu. Nasi, rendang, telur, kerupuk, sayur dan sambal tidak butuh waktu lama untuk diludeskan. Anggota rombongan menyebar bak laron menikmati makan siangnya. Ada yang duduk di mobil, dipinggir jalan dan bahkan ada yang dipersilakan pemilik rumah samping kecamatan makan di ruang tamu.

Jam 14.00 iring-iringan menuju target lokasi ketiga yakni kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon Solo. Daerah ini mendapat dua truk paket bantuan. Penyerahan bantuan dilakukan di tanggul bengawan Solo. Sudah ada tenda warna biru dan jajaran kursi plastik. Pak Dicky, camat setempat hadir didampingi Lurah, RT dan kerumunan warga. Menurut Dicky pak Walikota, yang semula berniat datang, tidak bisa hadir karena ikut penyambutan rombongan menteri pekerjaan umum Joko Kirmanto.

Dua unit truk tersebut harus susah payah menanjak keatas tanggul untuk menurunkan paket bantuan. Sambutan mengalir beruntun dari Suwandi, Lurah dan Camat. Ada testimoni yang diadakan oleh media elektronik. Salah seorang warga, ibu berusia sekitar 50 tahun menelepon kerabatnya di Jakarta menjelaskan peristiwa bencana alam. Wartawan sibuk mengambil gambar dan mewawancarai warga.

Sekelompok warga yang tidak mendapat bantuan karena lokasinya di luar tanggul terlihat bergerombol dengan wajah agak iri. Apa boleh buat jumlah bantuan yang terbatas, hanya 290 paket tidak bisa menjangkau lebih banyak warga. Hanya warga yang terkena korban terparah yang diprioritaskan oleh pemerintah daerah setempat.

Jam 16.00 sore penyaluran hampir selesai. Anggota rombongan terlihat kelelahan. Ada yang sholat Ashar lalu rebahan di mobil dan minum air mineral. Warga yang sudah menerima bantuan langsung pulang ke rumahnya masing-masing. Masih ada dua kelurahan yang harus dituju. Kelurahan berikutnya masih masuk wilayah Solo. Kelurahan yang ada bangunan pesantren berlantai empat. Iring-iringan mobil polisi satu truk dan lima mobil membelah jalan Urip Sumoharjo, menyeberang jembatan bengawan Solo, memutar balik dan menuju lokasi di samping pesantren. Tenda sudah disiapkan dan kerumunan warga menunggu pembagian.

Lokasi ini mendapat satu truk bantuan atau 140 paket. Satu persatu warga dipanggil dan menerima bantuan. Iring-iringan warga penerima bantuan kembali ke rumah masing-masing.

Seorang ibu-ibu berbaju hitam sambil menggendong anak berujar,” Bantuanipun lumayan kangge ngliwet gangsal dinten,”.

Maksudnya ibu tadi menjelaskan bahwa bantuan yang berupa beras lima kilo bisa untuk dimasak selama lima hari.

Jam 17.00 sore penyaluran selesai dan tinggal satu truk yang dialokasikan untuk kelurahan Gondang rejo, kabupaten Karanganyar. Karena lokasi cukup jauh kearah utara Solo, waktu juga sudah sore, mobil polisi pamit untuk kembali ke markas. Iring-iringan hanya tinggal satu truk, dua Innova dan satu Avanza.

Kami bertiga juga memisahkan diri dan menuju ke Hotel. Besok pagi jam 08.00 adalah jadwal pesawat dari Solo ke Jakarta. Menjelang maghrib kami masuk ke hotel dan istirahat sebentar. Saya masih sempat melakukan renang di kolam renang hotel selama 40 menit. Malamnya saya mandi air panas dilanjutkan keluar mencari makan dan kembali ke hotel pada pukul 23.00 WIB.
Read More ..

Tuesday, December 09, 2008

How the Best get better

Apa kunci sebenarnya dari seorang pekerja yang terpilih? Menurut psikolog olah raga, pelatih eksekutif Graham Jones, baik bintang atlit maupun orang bisnis berbagi satu keyakinan : Ketangguhan mental. Orang yang menjadi juara tidak harus diperlakukan berbeda ketimbang yang lainnya, mereka hanya lebih mahir mengelola tekanan-pressure, secara hati-hati mengarahkan tujuan dan menempatkan dirinya satu langkah di depan dalam dunia persaingan.

Jones, orang yang mengarahkan penerima medali olimpiade dan eksekutif fortune 500, melihat banyak kesamaan antara area bisnis dan olah-raga, terkhusus perilaku mereka yang mendaki ke puncak teratas. Bintang-bintang ini telah belajar mencintai tekanan karena dapat memacunya menggapai tujuannya. Focus ke dalam dan pengarahan diri sendiri, mereka berkonsentrasi atas kelebihannya dan melupakan kekurangannya. Mereka tidak menjadi bingung dengan kemenangan dan kegagalan orang lain—atau bahkan kesedihan pribadi di luar persaingan. Seperti Darren Clarke, pemain golf yang menginspirasi tim-nya meraih kemenangan Ryder Cup sesaat setelah wafatnya istri tercinta, pekerja yang terpilih adalah master dalam bidang mental. Bangkitnya seorang superstar dari kekalahan relatif lebih mudah, menurut pengamatan Jones, karena mereka tidak terkait dengan penebusan dosa. Salah satu kunci keberhasilan mereka adalah tanpa lelah focus dalam jangka panjang dan secara hati-hati merencanakan tujuan jangka pendek yang akan membantunya mencapai langkah besar. Persaingan tidaklah menakutkan bagi pekerja yang terpilih ini, mereka justru menggunakanya sebagai tantangan—dan mereka tidak pernah berhenti berjuang. Meski telah menjadi benchmark dalam bidangnya, seorang bintang mempertahankan posisinya dengan cara menginventaris ulang dirinya. Seorang eksekutif dunia bisnis handal maupun bintang atlit juga mengakui pentingnya sebuah perayaan kemenangan. Hal ini bukanlah semata hadiah emosional yang penting, namun : Pekerja terbaik akan menganalisis faktor pondasi bagi kesuksesannya, yang membantu mereka membangun keahlian dan keyakinannya.
Read More ..

Tuesday, December 02, 2008

Bagaimana Bisa $200,000 Berbunyi $200 Juta?


Mengharap cara yang benar dari sekelompok eksekutif yang sedang mengambil jeda sebelum membuat keputusan mengenai proyek inovasi. Tanyalah mereka yang mana inovasi berikut yang lebih baik :

Inovasi A : Inovasi ini keluar dari gerbang seperti peluru, mengumpulkan penjualan tahun pertama lebih dari $200 juta. Proposal dengan nilai yang gamblang, posisioning pintar dan jaringan distribusi handal menuju keberhasilan pasar.

Inovasi B : Inovasi yang memiliki revenue tahun pertama hanya $200,000. Inovasi yang memiliki teknologi sesuai namun dengan pelanggan dan model bisnis yang sangat tidak jelas.

Jelas bukan, Inovasi A adalah proposal pemenang-nya.

Marilah coba menemukan informasi lebih jauh. Inovasi A adalah Vanila Coke. Ini adalah lini produk turunan yang secara liar mengkanibal penjualan produk lain dari Coke. Tiga tahun setelah launching, Coke harus menarik produknya dari pasar.

Inovasi B adalah Google. Pada masa awal Google hanya memiliki teknologi dan tidak ada lagi lainnya. Setelah beberapa waktu datanglah model bisnis berbasis advertising, membangun pondasi bagi salah satu cerita sukse ekonomi terbesar saat itu.

Terlalu banyak perusahaan membuat keputusan mengenai proyek mana yang perlu didanai berdasarkan satu set ukuran, dengan focus yang melimpah—khususnya dalam iklim ekonomi yang menantang saat ini---bagi istilah penjualan. Konteks atau jenis inovasi mengenai deal yang penting. Anda seharusnya mengharapkan lini produk turunan yang seiring nama brand mapan dengan distribusi yang diketahui keluar dari gerbang lebih cepat dari sebuah hal baru bagi dunia, produk yang masih dinikmati di dalam model bisnis.

Sementara penjualan tahun pertama adalah penting, adalah jauh lebih kritikal menggali potensi gagasan yang terkandung dan melihat bagaimana revenue tumbuh di tahun berikutnya. Banyak pertumbuhan pesat bisnis dimulai dari kecil dan perlu beberapa tahun memulai pertumbuhan yang berlipat.

Jika anda tidak melihat inovasi A dan B secara berbeda, anda terbatasi kehilangan sesuatu. Jika anda seperti kebanyakan perusahaan, apa yang anda meleset adalah Inovasi B merupakan taruhan terbaik penciptaan nilai jangka panjang namun terlihat terlalu kecil sebagai hal pokok sejak awalnya.

Sebelum membuat keputusan mengenai inovasi pastikan anda mengetahui jenis gagasan yang anda nilai. Kemudian pastikan anda menggunakan ukuran yang benar untuk gagasan itu. Menilai lini produk turunan berdasarkan perhitungan pasar yang rinci dan ukuran kuantitatif lainnya. Nilai-lah gagasan “baru-bagi-dunia” berdasarkan potensi, kemajuan terhadap tahapan kunci dan pembuat sukses kualitatif lainnya.

--------------Harvard Business Publishing--------------
Read More ..

Siapakah Pesaing Anda

Siapakah pesaing anda? Pertanyaan tersebut terlihat simple, namun perusahaan yang melihat paket persaingan terlalu sempit dapat kehilangan daya serang yang mengacau maupun potensi peluang pertumbuhan tinggi.

Ambil, sebuah contoh, pada artikel jurnal wall street belum lama ini menjelaskan Apple secara mengejutkan measuk ke dalam pasar video game. Beberapa bulan sebelumnya, Apple meluncurkan App Store dimana pengguna iPhone dan Touch dapat mendownload beragam aplikasi. Sebagian aplikasi gratis dan sebagian lain berharga beberapa dollar.Kunjungan belum lama ini ke App Store memperlihatkan bahwa tujuh dari top 10 aplikasi adalah games. Lebih dari 2000 games tersedia di App Store. Pengembang mengambil keuntungan dari fitur yang unik pada produk Apple- seperti percepatan yang melacak gerakan- untuk mengembangkan daya tarik, games entertainment.

Sebuah pabrik video games- Nintendo- mengamati perkembangan ini dari dekat. Salah satu eksekutifnya menjelaskan kepada Jurnal bahwa yang mana anda memilih memainkan console handheld Nintendo atau mendengarkan musik dari I Pod sudah merupakan sebuah ruang persaingan yang sama dalam satu waktu.

Seorang eksekutif Sony memperlihatkan perspektif yang berbeda, mencatat bahwa Apple bukanlah ancaman karena konsumen yang menggunakan game mobile pada iPod dan iPod Touch sebagai pembuang waktu belaka.

Siapapun yang mengamati industri ini beberapa tahun terakhir akan mendapatkan jawaban yang dapat diramalkan.Fokus utama Sony adalah remaja berjari cepat yang telah secara histori menyusun pasar utama bagi konsol video game. Perspektifnya adalah konsumen ini tidak akan pernah menyentuh iPod untuk main games pada konteks dimana solusi yang lebih handal tersedia.

Sony barangkali benar, sampai iPhone dan platform mobile lainnya menjadi semakin canggih dan pembuat games menciptakan secara lebih mendalam, games yang mempesona. Meski permintaan penyuka games meningkat mungkin akan menghasilkan kualitas games mobile menjadi lebih baik serta keunggulan dalam koneksitas dan portable.

Sebaliknya Nintendo menargetkan segmen konsumen yang secara histori menghindari console. Perspektifnya adalah bahwa sesuatu yang menawarkan daya tarik atau pengisi waktu merupakan pesaing.

Semisal mengapa manajer menyewa konsultan perusahaan? Satu alasan adalah untuk meningkatkan kemampaun mereka seiring strategi pertumbuhan yang baru. Apalagi yang diharapkan selain hal ini terwujudkan? Mereka dapat membaca buku mengenai praktek terbaik, bicara dengan kolega, menggunakan jaringan sekolah bisnis, mencari di website, menyandarkan penilaian praktek terbaik internal atau sejumlah solusi berbeda. Itu adalah suatu paket kompetitif yang nyata.

Pada ruangan sebuah toko dimana produk dijual tidaklah menyiratkan paket kompetitif anda, bukan juga nama yang analis berikan untuk kategori anda. Alasan konsumen mengambil produk atau layanan anda-lah yang menjelaskan paket kompetitif anda. Makin luas sudut pandang yang datang dari “pekerjaan-harus-dikerjakan” umumnya merupakan cara yang lebih baik untuk menyoroti ancaman yang tersembunyi- maupun mengambil peluang yang tersembunyi.

------------Harvard Business Publishing-------------
Read More ..

Monday, December 01, 2008

Three Questions For Low-Cost Disruptors


From Harvard Online—

Ketika sebuah perusahaan bicara tentang pemisahan kinerja murni (trade off) atas nama harga yang lebih murah, lonceng alarm kekacauan mulai berbunyi. Pada akhirnya, perusahaan seperti Dell Computer, Southwest Airlines, Wall-Mart, Charles Schwab, dan Nucor berhasil mencapai kemakmuran dengan berbagai jenis strategi pengacau biaya-murah.

Sebuah perusahaan pemula bernama LifeSize Communications berharap menjadi daftar berikutnya. Sebagaimana digambarkan dalam artikel BusinessWeek belum lama ini, perusahaan menawarkan layanan videoconefernece kualitas tinggi melalui Internet dengan harga yang sangat tajam di bawah pemimpin pasar Cisco Systems dan Hewlett-Packard. Solusi LifeSize berkisar antara $5,000 sampai $40,000, dibandingkan harga sebesar $300,000,- milik Solusi Cisco.

Hal ini masuk akal memperkirakan bahwa akan terlihat peningkatan jumlah strategi sejenis berbiaya-murah sebagai bencana ekonomi yang berlanjut dan perusahaan pemula berjuang untuk mendapatkan peluang dalam ekonomi yang goncang. Sehingga, hal ini secara alamiah menimbulkan pertanyaan : Bagaimana anda dapat menjelaskan apakah suatu pengacau biaya-murah akan dapat berhasil?

Sebuah analisa tentang perusahaan yang telah berhasil maupun yang gagal mengikuti strategi pengacau biaya-murah mendorong LifeSize untuk berhasil, yakni harus dapat menjawab “YA” atas tiga pertanyaan kunci :

Apakah hal itu menyentuh ambang batas “cukup baik”? Menyimpangkan performansi menuju biaya-murah tidaklah sulit. Namun menyimpangkan terlalu banyak performansi dapat meninggalkan sebuah perusahaan dengan produk yang nyatanya jauh di bawah pengharapan kebutuhan pelanggan. Renungkan sebuah handphone gratis tapi tidak bunyi, atau sebuah laptop computer baru seharga $200 namun dengan battery yang tahan hanya 5 menit. Anda harus menyentuh ambang batas performansi yang bisa diterima sebelum harga masuk kedalam persamaan/hitungan.

Apakah produk perusahaan / performansi bundling berlawanan dengan “jalur peluru perbaikan alami” dari pemimpin pasar? Bertahan pada posisi harga-murah tidaklah berarti jika pesaing tangguh dengan cepat menghantam lambung anda. Cisco sangat gamblang berkeinginan menurunkan posisi harganya guna meminta group-nya pasar yang lebih luas. Jika pembenahan produk alamiah mengarahkan Cisco mengeluarkan fitur yang sama, produk berharga sama maka LifeSize akan menghadapi masalah.

Apakah perusahaan memiliki keunggulan biaya berkelanjutan? Biaya input lebih rendah tidak serta merta diterjemahkan kedalam keberhasilan pasar. Ketimbang, pengacau biaya-murah memiliki peluang terbesar untuk berhasil bila mereka mengubah model dengan cara menyebabkan pesaing makin sulit. Semisal, Nucor tidak hanya menawarkan misalnya baja berharga murah. Digunakan teknologi produksi yang sama sekali beda yang mengakibatkannya mendapat profit menarik pada titik harga murah. Jenis produksi ini atau keunggulan model bisnis jauh lebih sulit ditiru ketimbang fitur tertentu atau fungsi bundling. Tentu saja, pasar videoconference masal yang potensial dapat mendukung banyak pemain. Namun jika LifeSize tidak memenuhi tiga kondisi di atas, peluangnya untuk keberhasilan jangka panjang sangatlah kecil.

Read More ..

Menginventori Ulang Model Bisnis


------------Terjemahan-----------

Sebuah rahasia menjalankan bisnis yang diakui saat membutuhkan perubahan mendasar.

Tahun 2003 apple memperkenalkan iPod dengan penyimpanan iTunes, gaget entertain portable yang revolusioner, menciptakan pasar baru dan mengubah perusahaan. Hanya dalam tiga tahun kombinasi iPod/iTunes mencapai sebuah produk bernilai 10milyar dollar, hitungan untuk hampir 50% revenue Apple. Kapitalisasi pasar Apple melompat dari sekitar 1$ milyar pada awal 2003 menjadi 150$milyar akhir 2007.

Keberhasilan ini cukup kesohor, namun yang tidak banyak diketahui adalah Apple bukanlah yang pertama menciptakan player musik digital ke pasar. Perusahaan bernama Diamond Multimedia memperkenalkan Rio pada 1998. Perusahaan lainnya, Best Data memperkenalkan Cabo 64 tahun 2000. Kedua produk bekerja bagus, portable dan bergaya. Jadi mengapa iPod lebh berhasil ketimbang Rio atau Cabo?

Apple melakukan sesuatu yang lebih smart ketimbang sekedar menggunakan teknologi bagus dan mengemasnya dengan desain unik. Apple menggunakan teknologi yang tepat dan mengemasnya menjadi model bisnis yang hebat. Inovasi sebenarnya Apple adalah membuat download musik digital menjadi mudah dan menyenangkan. Untuk melakukannya perusahaan membangun model bisnis yang menggabungkan hardware, software dan service. Pendekatan ini berjalan layaknya pencukur terkenal Gillete model razor dan blade. Apple memberikan blade (low-margin musik iTunes) serta mengunci pembelian razor (high margin iPod). Model tersebut memberikan nilai dengan cara baru dan menyediakan perubahan game yang menyenangkan bagi konsumen.

Inovasi bisnis model ini telah menginventori ulang keseluruhan industri dan menyebar-kembali milyaran dolar nilai. Pengecer seperti Wal-Mart dan Target yang memasuki pasar dengan memelopori model bisnis, saat itu mencatat 75% total nilai dari sector retail. Penerbangan hemat US tumbuh dari hanya kejapan pada layar radar menjadi 55% nilai pasar dari keseluruhan penerbangan. 11 dari 27 perusahaan yang lahir perempat abad terakhir tumbuh dan masuk Fortune 500 hanya dalam 10 tahun penerapan inovasi model bisnis.

Cerita inovasi model bisnis dari perusahaan mapan seperti Apple, bagaimanapun jarang. Analis dari mayoritas inovasi pada perusahaan yang ada satu dekade terakhir menunjukan sangat sedikit yang memiliki model bisnis yang terkait. Dan asosiasi manajemen US belum lama ini menyatakan bahwa tidak lebih dari 10% investasi inovasi pada perusahaan global yang focus pada pengembangan model bisnis baru.

Setiap orang membicarakan hal itu. Survei 2005 oleh unit intelejen ekonomi melaporkan lebih dari 50% eksekutif percaya inovasi model bisnis akan menjadi lebih penting untuk berhasil ketimbang inovasi produk dan service. Survey CEO IBM 2008 menyuarakan hasil ini. Hampir seluruh CEO melaporkan perlunya penyesuaian model bisnis mereka, lebih dari dua pertiga mengatakan bahwa perubahan besar dibutuhkan. Dan dalam situasi ekonomi yang keras saat ini banyak CEO terus mencari model inovasi bagi pergeseran landscape pasar mereka secara permanen.

Senior manager di perusahaan saat ini lantas mengajukan pertanyaan frustasi : Mengapa sungguh sulit mendapat pertumbuhan baru sebagaimana inovasi model bisnis berhasil membawanya? Sebuah riset menyebutkan dua masalah. Pertama kekurangan definisi. Sangat sedikit studi formal dilakukan untuk proses dan dinamika pengembangan model bisnis. Kedua, sedikit perusahaan memahami model bisnis yang ada secara memadai- pengertian dibalik pengembangannya, ketergantungan alamiah, kekuatan dan keterbatasnnya. Sehingga mereka tidak mengetahui kapan mereka dapat menopang bisnis utama dan kapan keberhasilan menuntut model bisnis baru.

Setelah mempelajari permasalahan ini dengan lusinan perusahaan ditemukan bahwa model bisnis baru sering terlihat kurang menarik bagi pemangku kepentingan internal mapupun eksternal- pada bagian luarnya. Untuk mengetahui batasan dari apa dan kemana area baru, perusahaan butuh istilahnya road map- peta jalan.

Terdapat tiga langkah mudah. Pertama harus disadari bahwa keberhasilan dimulai dengan tidak memikirkan tentang bisnis model sama sekali. Dimulai dengan memikirkan tentang peluang memuaskan konsumen sesungguhnya - yang membutuhkan penyelesaian. Langkah kedua membangun cetakbiru berisi bagaimana perusahaan anda akan memenuhi kebutuhan suatu profit. Pada model tersebut, rencana itu memiliki empat elemen. Ketiga adalah membandingkan model dengan model yang digunakan saat ini untuk melihat seberapa banyak anda telah mengubahnya menuju peluang. Sekali anda kerjakan, anda akan tahu jika anda bisa menggunakan model saat ini dan organisasi atau perlunya memisahkan suatu unit kerja guna melakukan model baru. Setiap perusahaan yang sukses akan sudah memenuhi kebutuhan konsumen yang sebenarnya dengan model bisnis yang efektif, apakah model tersebut secara eksplisit dipahami atau tidak.,,,,,to be continue.
Read More ..

Wednesday, November 26, 2008

Car Modification


Nowadays modification shows increasingly either in number or in style. The more model is applied the more idea is inspired. Some people from different ages go to fight their creativities. Not only in big cities but modification attacks them in rural as well. The object of modification not merely for used car but brand new car often got its modification by owner enthusiastic. Workshop and showroom of modification parts stretches widely in some cities. The more number of cars coming the more demands for modification rose up. For them money is not merely everything but satisfaction of successful beauty car they finally find. Modification becomes interesting and impact new newspaper and magazines born to print out modification issues in its pages.

Some sources mention modification may divide into some categories. Just mention body car modification represents one of that commonly to get attention from. Some owners of car want to change model into better style or rather extreme. The body modification may involve eye catching color or change the model from its originated. Colorful paint often carried out onto the body to get more attractive in style. The color may be result of trial mixing or inspired by specific color from everywhere. The owner just come to workshop and indicates what they want. So, the rest of job will be workshop turn and the owner will pay after finish. It sometimes takes some days until months of workshop.

Plastic or Fiber material is also popular for modification. The character of material that easy to shape is consideration its widely used among the modification workshop. The fiber material may be as the built in of the model or to widen the body of the cars. These two item modification painting and plastic fiber material are most familiar among the hobbies.

Next category may be the suspension of the car. Since wheel and suspension represent the style of the car then it often being object of modification. Street car user often chose the bigger wheel size to theirs. It commonly calls minimalist style since modification just touches the foot of the cars. The suspension has it variety like gas, liquid, combine or air suspension. This often spends more expensive money since its price is pretty high. Liquid suspension is intent to most condition of the road, the gas one for more reactive maneuver, combine gas and liquid suspension is designed for its compromise while air suspension, the sophisticated one is aim to more luxury cars for more comfort.

The last category will be the engine of the cars modification. From Japanese source was mentioned that this category covering first, second and third stage. The first stage covers modification of firing system like ignites, cable and coil. The originated one is replaced by the race parts standard. The second stage further touches the exhaust system. The exhaust system from engine, header to end flow of exhaust got its modification. The design changes into race scheme. The last one will be the parts inside of the engine. Valve, spring and piston of the engine may be replaced by the more performer ones.

The aim of modification will sometimes be subjective and different from one to another. Some just want their vehicle looks more attractive, more style and more eye looking. The others may hope theirs become faster and more in performance.
Read More ..